
Malam hari, keluarga dirumah sedang membuka kado dari semua orang yang memberi Zanna kado..
Ada yang memberikan sepatu, sendal, baju, mainan dll..
Zanna sangat senang karena banyak hadiah.. Ia mengambil ini mengambil itu sampai di tangannya tidak muat..
"Sini nak, disimpen dulu.. Jangan semuanya di pakai" kata Ziya
"Enan.. Auu enan (Mainan.. Mau mainan)"
"Iyaa tapi jangan semua gitu dibawa nanti gak bisa pegang nya" kata Ziya
"Banyak banget ini kadonya yaa" kata mbok Nah yang ikut membantu membuka kado
"Alhamdulillah banyak yang kasih hadiah buat anak sholihahnya mamah" kata Ziya
"Sayang, aku laper lagi.. Masih ada lauk gak?" tanya Shaijiee
"Kamu kan baru selesai makan sejam yang lalu.. Mbok masih ada lauk gak?" tanya Ziya
"Maaf non, sudah gak ada" jawab mbok Nah
"Sudah habis sayang.. Kamu pesan online aja" kata Ziya
"Yaudah, kamu mau pesen makanan gak?" tanya Shaijiee
"Aku mau boba aja" jawab Ziya
"Yaudah aku pesenin" lalu Shaijiee turun ke ruang keluarga untuk memesan makanan dan bersantai
Ziya dan yang lainnya membuka kado di kamar Zanna yaa..
Setengah jam berlalu, acara membuka kado sudah selesai.. Zanna pun juga sudah tidur nyenyak karena kecapean..
"Saayaaang, boba nya sudah dateng nih" teriak Shaijiee dari bawah
"Jangan teriak teriak, anaknya lagi tidur" saut Ziya
"Hehehe maaf sayang"
"Kamu pesen apa?" tanya Ziya
__ADS_1
"Aku pesen pizza sayang, aku lagi pengen banget makan pizza" kata Shaijiee
"Tumben banget" kata Ziya heran
"Itu banyak boba, bagiin ke yang lain juga" kata Shaijiee
"Mboook" panggil Ziya sambil berjalan ke dapur
"Iyaa non" saut mbok Yem
"Ini ada boba, bagiin semua yaa masing masing 1, kalau ada sisa taruh di kulkas" kata Ziya
"Baik non, makasih banyak"
"Makasihnya sama bapak, karena dia yang beliin bukan saya.. Hihi"
"Sama aja atuh non"
"Hehehe iyaa mbook"
Ziya menemani Shaijiee makan pizza di ruang keluarga sambil menonton tv.. Ziya tercengang saat melihat pizzanya tinggal 2 potong saja..
"Kamu laper apa ngidam?" tanya Ziya
" Sayaaang, kamu hamil??" tanya Shaijiee
"Aku gak bilang begitu.. Aku cuma tanya kamu" kata Ziya
"Coba cek besok kamu hamil apa tidak" kata Shaijiee
"Orang aku sehat koo" kekeh Ziya
"Cobaa cekk, kamu belum datang bulan kan? di kalender aku seharusnya kamu sudah datang bulan" kata Shaijiee
"Ya Allah sayang kamu ngitungin masa haid aku?" tanya Ziya sambil tertawa
"Iyalah biar aku tau kapan kamu masa suburnya kapan tidaknya" kata Shaijiee
"Oke oke besok aku tes yaa" kata Ziya yang masih tertawa
"Yuukk istirahat kita tidur" kata Shaijiee
__ADS_1
Lalu mereka ke lantai atas menuju kamar dan beristirahat..
Paginya di kediaman Nawir, ia sedang membantu Nisrine yang sedang memasak.. Tak ada kata lelah untuk membantu sang istri, padahal ia baru saja mencuci pakaian..
Nawir sosok suami idaman, ia membantu pekerjaan rumah demi meringankan beban istrinya yang sudah menjaga anak mereka.. Tapi ya tetap, kadang tingkah konyolnya gak berubah dari kecil..
"Nih kasih ini" kata Nawir sambil memasukkan buncis ke nasi goreng yang sedang dibuat Nisrine
"Ihhh mana enaakk" teriak Nisrine kaget
"Enak sayang, cobain aja nanti" kata Nawir
Akhirnya Nisrine tetap memasak.. Walau ia sedih karena nasi gorengnya dibuat aneh aneh sama Nawir tapi ia tetap memasaknya..
"Cobain sayang, enak nih" kata Nawir menyuapi Nisrine
"Ihh sayang"
"Enakkan?" tanya Nawir
Nisrine hanya menutup mulutnya.. Tak baik mencela makanan.. Ia lalu mengambil air untuk minum lalu ia makan makanan yang lain..
"Enakkan? kretes kretes gitu" kata Nawir
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung