
Hari ini Nawir mengajak anak dan istrinya belanja ke supermarket.. Sekali kali nyenengin istri kalau kata Nawir..
Nisrine begitu senang, karena jarang jarang mereka keluar seperti ini.. Apalagi sampe ke supermarket yang komplit..
"Sayang abi mau beli apa nak? biskuit mau biskuit?" tanya Nawir kepada Dilara
Mereka memasuki supermarket dan Nisrine mengambil stroller belanjaan..
"Kamu mau beli apa sayang?" tanya Nawir
"Bumbu dapur kaya penyedap rasa, kecap, saus gitu.. Nanti kita beli ikan segar ya mas.. Dilara harus makan ikan biar pintar" kata Nisrine
"Iyaa ntar kita beli ikan paus"
"Dilara mau ikan paus nak?" tanya Nawir
"Uuss" kata Dilara
"Iyaa beli ikan paus" saut Nawir
"Aneh aja sih.. Masa ikan paus"
Mereka mengitari supermarket dan membeli yang mereka butuhkan..
"Ko lama banget cuma milih santen doang" kata Nawir
"Aku lagi mikir mas, kalau beli kemasan kecil harganya 3.500, nah kalau beli yang kotak seperti ini itu cuma 12ribu.. Kalo diitung itung, mahalan yang kemasan kecil mas kalau diliat dari ml nya" kata Nisrine
"Emang bedanya berapa duit?"
"Seribu doang si"
"Allahu akbar kabiirooh.. Cuma beda seribu aja ampe musingin otak.. Kamu pasti udah ketularan emak emak indo nih.. Begini emang emak emak indo.. Seribu perak aja di masalahin.. Sama kaya Umi nih begini" kata Nawir greget
"Heheheh irit lah mas"
"Mana bisa kaya kalau cuma ngirit seribu.. Ketawan iritnya ini mah"
"Lah bisa lah, seribu itu berharga mas.. Coba kalau kita beli nih santen 500pcs, dikali seribu berapa? lumayan kan?" kata Nisrine
"Buat apa santen sebanyak itu cantiknya akuuuu? buat hajatan sekampung juga masih lebih"
"Yaudah ambil yang ini aja deh, kamu ini yang bayar" kata Nisrine berlalu pergi
Nawir langsung melihat tajam ke arah santen..
"Gara gara ente, ane ribut ama bini ane" grutu Nawir
__ADS_1
Perkara santen beda seribu doang jadi lama 😂
"Mas sini deh" kata Nisrine
"Apalagi sayang?"
"Aku mau cemilan yaa.. Boleh yaa" pinta Nisrine
"Iya boleh sayang.. Beli yang kamu mau.. Aku liat liat minuman dulu sama Dilara"
"Okee"
Sekitar 15 menit mereka bertemu lagi..
"Astaghfirullah sayang.. Kamu belanja banyak banget.. Mana cukup uang aku sayang 😟"
"Yaa tinggal gesek aja"
"Apanya yang di gesek? kalau kurang gimana? aku gak mau yaa disuruh ngepelin ini supermarket"
"Ihh sedikit ini.. Tuh aku cuma beli ciki, coklat, wafer, biskuit Dilara, susu, pempers, bubur bayi, yogurht, ikan salmon, pisang, strawberry sama kebutuhan dapur ko" jelas Nisrine
"Okee kita liat harganya"
"Totalnya jadi Rp. 1.386.000 pak.. Mau kartu atau tunai?" tanya kasir
"Kartu saja mbak" jawab Nawir
Setelah membayar mereka pulang..
"Terimakasih cintaa, aku seneng deh belanja kaya gini.. Biasanya kan selalu belanja di pasar terus, gak pernah ke supermarket" kata Nisrine
"Ya Allah sedih banget" ledek Nawir
"Yeeee kamu tuh.. Aturan emang begitu nyenengin istri"
"Maafin aku yaa jarang bawa kamu pergi begini.. Aku janji, insya lah besok besok gak gini lagi.. Ehh salah.. Maksudnya gini lagi" kata Nawir
"Huhh kamu tuh.. Iya iya.. Aku tunggu hari itu yaa" kata Nisrine
Malam harinya, selepas shalat isya Nawir mengisi waktu bersama para santri.. Ia memberikan sedikit ilmunya kepada santri tentang menuntut ilmu..
"Ilmu mempunyai peran penting dalam perjalanan hidup ini,karena dengan ilmu yang dimilikinya seseorang akan mampu membedakan yang haq dan batil. Dengan ilmu seseorang akan lebihmantap dalam menjalankan ibdah kepada Allah swt.,karena tau dasarnya dan tujuan yang sebenarnya..
Namun, sebaliknya bagi seseorang yang buta akan ilmu pengetahuan agama, maka segala yang dikerjakan tidak akan tau dasar dan tujuan sebenarnyah. Agar hal semacam itu tidak sampai menimpa pada diri orang islam, maka kita harus menyadari, bahwa setiap orang islam mempunyai kewajiban untuk menuntut ilmu. Berkaitan dengan hal tersebut Nabi saw. Bersabda:
“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang islam laki-laki dan permpuan”.
__ADS_1
Nabi saw juga bersabda:
“Carilah ilmu walau ke negeri cina. (HR.Ibn Ady dan Baihaqi)
Cari dah tuh ilmu dimana pun.. Kalian anak perantauan.. Kalian sudah mencari ilmu sampai sini.. Maka jangan sia siakan waktu yang ada.. Terus gali ilmu dari guru guru kalian sampai ilmu guru guru kalian habis kalian kuras..
Segitu aja yaa, besok kita lanjut lagi..
Upin ipin main disawah (Cakeepp)
Kotor bajunyaaaa" kata Nawir dan membuat yang lain tertawa.. Dikira akan pantun..
"Nih ane ada pertanyaan buat kalian"
"Apa gus?" teriak santri
"Orang orang apa yang berenang rambutnya gak basah?" tanya Nawir
"Pake jas ujan gus"
"Salah"
"Kepalanya gak nyelem gus"
"Salah.. Mau tau?"
"Apa gus?"
"Orang botak 🤣" jawab Nawir
"Sekian dari pengeran Arab, kurang lebih nya mohon di lebih lebihin.. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh" kata Nawir
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung