Perjalanan Ziya

Perjalanan Ziya
76. Perjalanan Ziya


__ADS_3

Ziya yang berada di Makkah menelpon Nawir.. Ia ingin bertanya akan di bawakan oleh oleh apa.. Sekaligus menanyakan kabar pesantren..


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumussalam.. Ty Ziya gimana disana? semua sehat kan?" tanya Nawir


"Alhamdulillah semua sehat.. Oh iya, Nisrine mana?" tanya Ziya


"Dirumah, Nawir lagi di kantor guru nih lagi kumpul kumpul"


"Owhh yaudah, ane cuma mau nanya mau pada di bawain oleh oleh apa?" tanya Ziya


"Apa aja ty kata anak anak sini"


"Iyaa buat para asatidz mah nanti apa aja.. Nanti di beliin.. Maksudnya ente gitu loh.. Maunya apa?" tanya Ziya


"Ane minta bawain onta arab second aja" jawab Nawir


"Ngaco kamu.. Mana ada onta second" kata Ziya tertawa


"Lahh yaudah dah apa aja dah terserah.. Kalo gak, bawain yogurht aja" kata Nawir


"Asem banget loh yogurht disini, yang asli yaa itu makanya asem tapi enak" kata Ziya


"Aseman mana si ty sama ketek Nawir 🤣" kata Nawir


"Waahh asem nte mah semerebak😅" kata Ziya


"Yaudah apa aja dah terserah.. Gamis kek, atau sorban atau apa ajalah" kata Nawir


"Okeee, yaudah ana tutup.. Assalamualaikum"


"Wa'alaikumussalam"

__ADS_1


Hari terus berlalu.. Hari ini rombongan Ziya pulang dari tanah suci Makkah..


Nawir dan beberapa santri menjemput mereka menggunakan beberapa mobil..


"Alhamdulillah menapakkan kaki lagi di tanah kelahiran" kata Ziya


"Zanna senang nak? anak baba pinter yaa.. Dari berangkat terus beribadah bareng di Makkah sampai pulang gak rewel" kata Shaijiee


"Alhamdulillah yaa baa, Zanna pinter.. Hajah cilik ini" kata Ziya


"Nanti saat usianya 17 tahun balik lagi beribadah kesana, kalau bisa Haji sekalian.. Biar afdhol rasanya dipanggil Hajah.. Usia segini kan belum ngerti apa apa nak" kata Gus Afnan


" Iyaa yaah, Insya Allah semoga kita semua bisa kesana lagi.. Aamiin" kata Ziya


Ziya tidak pulang kerumah, melainkan pulang kerumah gus Afnan.. Sesampainya di pesantren, mereka langsung disambut oleh para santri..


Banyak yang datang para tetangga dan para santri untuk menjenguk kepulangan mereka dari Makkah..


Ziya juga membagikan oleh oleh dari Makkah berupa kurma, air zamzam dll..


Zanna? ia sudah tertidur dari tadi..


Dilihat sang istri merebahkan badannya di ranjang, akhirnya Shaijiee menghampiri.. Diangkat kaki Ziya ke pahanya, lalu di urut kaki Ziya oleh Shaijiee..


"Sayang, gak usah.. Kamu pasti juga cape" kata Ziya


"Gak ada kata cape buat istri aku" saut Shaijiee


"Makasih ya sayang, kamu sudah memberikan keluarga aku kebahagiaan bisa pergi umrah bareng bareng.. Semoga Allah panjangkan umur kamu, Allah sehatkan badan kamu, Allah tambahkan rezeki yang melimpah untuk kamu karena sudah menyenangkan hati orang terlebih khusus orang tua" kata Ziya


"Aamiin, doakan saja suamimu ini sehat terus yaa biar bisa bahagiakan kamu sama anak anak kita nanti" kata Shaijiee


"Aamiin.. Sudah ah jangan dipijat lagi.. Sini kamu istirahat" kata Ziya menepuk kasur sebelahnya yang kosong

__ADS_1


Shaijiee menaiki kasur dan ikut merebahkan dirinya di kasur bersama Ziya.. Dan mereka tertidur..


Di kamar lain, Maheer sedang sibuk mencoba baju baju yang di belikan oleh kakaknya..


"Nak tidur, besok sekolah" kata Shahia


"Iyaa bubu, sebentar.. Maheer masih liat baju bajunya"


"Besok kan bisa.. Udah tidur gih" kata Shahia


"Iyaa bu" kata Maheer


Lalu mereka semua beristirahat untuk menyambut hari esok..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2