
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuuk"
"Assalamualaikum baba"
"Wa'alaikumussalam sayang" Shaijiee langsung menaruh pulpen yang ia pegang lalu berjalan menuju Ziya
"Rame banget tau yank di bawah.. Emangnya buka loker apa aja sih?" tanya Ziya
"Banyak sayang, sampai OB pun juga aku buka"
Shaijiee mengajak bercanda Zanna.. Ia menciumi pipi sang anak hingga Zanna tertawa lepas..
Tak lama suara ketukan pintu terdengar dan ternyata seleksi untuk rekruitmen sekretaris untuk Shaijiee sudah mau di mulai..
Shaijiee, Ziya dan Zanna menuju ruang rekruitmen.. Terlihat kurang lebih 2 orang yang melamar sebagai sekretaris..
Untuk bagian lain itu bagian HRD yang memilih..
"Silahkan mbak" kata Andre menyuruh nomor urut 1 memperkenalkan diri
Jadi setiap orang dapat nomor urut..
"Perkenalkan nama saya Susan, usia saya 25th, saya lulusan universitas H" kata Susan
"Pernah pengalaman sebagai sekretaris?" tanya Shaijiee
"Belum pernah, tapi saya akan belajar"
"Tapi menguasai word dan Excel?" tanya Shaijiee
"Iyaa" jawab Susan
__ADS_1
"Sayang, bagaimana?" tanya Shaijiee
"Saya suka sama mba Susan" kata Ziya
Susan tersenyum saat di puji, seperti ada peluang untuknya dapat di terima..
"Tapi maaf, apa ada pakaian yang lebih sopan lagi?" lanjut Ziya
"Apa saya kurang sopan bu?" tanya Susan
"Kalau nanti keterima tolong lengan bajunya jangan terlalu pendek yaa.. Paling tidak se siku" kata Ziya
Perusahaan tidak memaksakan karyawan muslim untuk berhijab, bagaimanapun itu hak mereka.. Tapi setidaknya pakaiannya yang sopan dan sedikit tertutup.. Yang lebih penting lagi tidak membentuk lekuk tubuh karena percuma sudah berpakaian lengan panjang dan celana panjang tapi masih saja berbentuk..
"Ahh begitu yaa, baik akan saya perbaiki penampilan saya" kata Susan
Penyeleksian begitu lama, yang tadinya Zanna ceria hingga Zanna tertidur di pangkuan Shaijiee..
"Wa'alaikumussalam.. Sebelumnya apa pernah menjadi sekretaris?" tanya Shaijiee
"Alhamdulillah pernah"
"Pasti kamu sudah mengetahui dunia bisnis yaa? kita kan disini perusahaan sebuah prodak.. Bukan jasa.. Pasti sudah paham dong tentang penjualan prodak dll nya?" tanya Ziya
"Alhamdulillah sudah" jawab Habibah
"Oke, hal yang paling pertama jika kita ingin membuka usaha itu, kita harus siap apa?" tanya Ziya
"Yang pertama yang harus kita lakukan untuk membuat usaha itu adalah modal" jawab Habibah
"Salahhh" saut Ziya
Habibah mengerutkan keningnya seolah bertanya kenapa salah..
__ADS_1
"Hal utama yang harus kita siapkan adalah mental kita.. Jika kita malu dalam membuat usaha, percayalah usaha itu tidak akan maju dan sukses" jelas Ziya
Selesailah penyeleksiannya, sembari Shaijiee dan Andre berunding.. Shaijiee juga menanyakan kenapa Ziya bisa sepintar itu.. Shaijiee pun tak terpikirkan untuk bertanya seperti tadi..
"Yaa kita lihat dong dari pengusaha sukses.. Seperti merek teh terkenal di Indonesia? awalnya ia menjual teh, dengan sistem icip icip. Akhirnya? bisa sesukses sekarang..
Terus ayam goreng yang terkenal di seluruh dunia.. Yang ada gambar kakeknya.. Ia berdagang ayam, sempat sukses.. Terus bangkrut.. Ia akhirnya berusaha bagaimana caranya ia bisa mendapatkan uang lagi.. Ia jual resep itu dari warung ke warung.. Awalnya di tolak.. Tapi akhirnya ada juga yang mau memakai resepnya.. Makin lama makin sukses cabangnya di setiap negara ada..
Itulah pentingnya mental kalo ingin buka usaha.. Jatoh? ya bangkit lagi.. Jangan perduliin omongan orang.. Tutup rapet rapet telinga kita.. Yakin sama diri kita kalo kita bisa sukses.. Percaya prodak kota itu baik.. Bisa di terima di masyarakat luas.. Terus kita pikir deh gimana caranya ini laku di pasaran? kita bikin iklan atau promosi yang menarik" kata Ziya
Andre yang mendengar hanya bisa tepuk tangan tanpa berkata kata.. Ternyata istri bosnya pandai berbisnis.. Tau gitu Ziya saja yang jadi CEO nya..
Yee keenakan ente dree 😂
Akhirnya yang terpilih adalah Habibah.. Selain tutur kata yang lembut, dan pintar.. Pakaian yang Habibah pakai juga tertutup dan sopan.. Ia memakai hijab.. Itulah yang Ziya suka..
Karena sang istri memilihnya Habibah, jadinya Shaijiee pun memilih Habibah sebagai sekretarisnya..
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1