Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 14


__ADS_3

Saat ini vanya tengaj siap siap untuk pergi ke mall sesuai dengan janjinya dengan vanya tadi. dirasa penampilannya sudah cukup vanyapun mengabari keyra melalui pesan singkat kepada keyra kalau dia sudah siap.


"key, gue udah siap ni. gue tunggu didepan rumah ya"pesan pun terkirim ke ponsel keyra.


keyra yang mendengar ada pesan masuk langsung membacanya setelah membaca pesan vanya dia langsung mempercepat laju kendaraannya. walaupun dia saat ini cukup dekat di kediaman vanya.


didepan kediaman vanya, keyra membunyikan klakson mobilnya. ya walupun ia sudah melihat vanya duduk di teras rumahnya. vanya yang saat itu tengaj memainkan ponsel langsung mengalihkan pandangnnya ke arah keyra dan langsung berjalan dan masuk kedalam mobil keyra.


"Eh gantian nyetir donk, masak gue jemput gue yang jadi sopir"ucap keyra dengan suara di buat pura pura kesal.


"cih, orang mau nyantai malah jadi sopir" gerutu vanya. setelah bertukar posisi vanyapun melajukan mobil vanya ke mall.


di sepnjang perjlanan hanya alunan lagu yang menemani mereka walapun sesekali mereka ikut bernyanyi dengan mengikuti alunan nada di setiap baitnya.


beberapa menit terlewati sepnjang perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. vanya maupun keyra langsung turun dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam mall.


"eh bener deh kata orang bahwa bidadari tu ada yang gak bersayap"ucap si A


"ah ngawur kamu"ucap si B


"gak percaya?. tu lihat kedua cewek yang baru masuk itu"tunjuk si A


"eh busettt keren amat tu cewek, cantik berkarisma lagi"ucap si B dengan mata berbinar.

__ADS_1


"Tu kan ap gue bilang lo sih kagak percaya sama gue"ucap si A dengan kesal.


saat ini vanya dan keyra tengah berjalan beriring iringan masuk kedalam mall dan sedikit berbincang bincang. saat ini vanya menggunakan kaos oblong jaket jeans yang kebesaran, rambjt di kuncir atas dan celana panjang levis yang robek di kedua lututnya dan tentunya sepatu snekers sebagai pelangkapnya.


sedangkan keyra yang sedikit berdandan pemnim menggunakan kaos cukup pres body dan celana levis pendek dan sepatu sekersnya. jadi tak menutup kemungkinan mereka jadi pusat perhatian para kaum lelaki, yang melihat mereka di setiap langkah kaki mereka.


mereka berdua saat ini tengaj berada di toko pakaian, yang cukup mahal untuk kalangan biasa. keyra dan vanya memang suka berbelanja apalagi yang berhubungan pakaian walaupun selera pakaian mereka cukup bertolak belakang. Tapi tidak menutup kemungkinan vanya terkadang membeli gaun maupun rok, hanya ia akan memakai pakaian yang terliahat nyaman di mata serta di tubuhnya. hal itulah salah satu pemicu ia berdandang cukup tomboy.


"eh van, coba elo beli rok deh, untuk di pakai kerja dan beberapa kemeja ink cocok deh sama lo"ucap keyra sambil memilah milah pakain yang sekiranya cocok untuk di kenakan oleh vanya.


"elokan tau gue ke kanyor pakai motor ninja, ya kali gue pakai motor itu dan pakai rok selutuk kagak bisa gerak gue mah"ucap vanya


"Elo pakai mobil aja, ni yah sekretaris itu kebanyakannya pakai rok van. coba deh elo sekali kali peminim dikit"ujar keyra


sebenarnya vanya punya mobil tapi di markas galaksi, lagi pula ia sangat nyaman pakai motor maka dari itu ia meletakkan mobilnya di markas. walaupun mobil tersebut mobil hasil balapan dan pastinya sudah di modif sedemikian rupa dan saat ini mobil tersebut menjadi mobil ke banggaaannya si vanya.


"terserah elo aja ya, jangan banyak banyak duit gue entar kagak cukup"bisik vanya kepada keyra.


"sipp lah kalu itu mah"ucap keyra dengan semangat.


Setelah acara berbelanja pakain di rasa cukup vanya dan keyra melangkah kan kaki mereka di sebuah restoran di dalam mall tersebut. karna mereka cukup lelah menyusuri mall dan beberapa toko. ya walaupun mereka terkadang hanya melihat lihat saja.


setelah sampai di restoran mereka langsung duduk di kursi yang ada di pojokkan. katna di pojokkan itu selain tempatnya tidak terlalu mencolok dan terdapat pemandangan indah di dinding dinding tempat makan tersebut.

__ADS_1


"mau pesan apa lo"tanya vanya


"kayaknya gue pesan lemon tea sama kue ini mbak, tanpa tping keju bisa kan mbak"ucap vanya


"gue jus jeruk sama steak aja mbak"ucap keyra sambil memberikan daftar menu kepada sang pelayan. dan sang palayan hanya mencatat apa yang di pesan sang pengunjung dan langsung kembali ke tempat penyerahan daftar menu yang diinginkan sang pelanggan.


Menunggu beberapa saat akhirnya pesanan mereka sampai dan langsung saja mereka memakan pesannya tanpa rasa sungkan sedikitpun yang kondisi restouran cukup ramai.


ternyata ada sepasang mata yang memperhatikan mereka serta mendengarkan apa yang mereka bicarakan selama didalam restoran tersebut. yang tak jauh duduk di sebelah meja vanya dan keyra.


Setelah selesai menyelesaikan makannya vanya dan keyra bergegas untuk pulang terlebih lagi keyra karna rumahnya cukup jauh dari kediaman rumah vanya. sampainya di parkiran mereka langsung masuk kedalam mobil dan mobil pun melaju ke rumah vanya.


"eh van kapan lo jadi pindah rumah" tanya keyra sambil sesekali melirik sang sahabat yang di sampingnya yang saat ini sedang mengemudi.


"tunggu gajian dulu key, biar tabungan gak terlalu terkuras. takutnya nanti Lio punya kebutuhan mendesak"ucap vanya


Selama ini vanya berusaha menyisihkan uangnya untuk membeli rumah, mengingat rumah yang ia tempati adalah rumah lama dan hanya ngontrak. jadi ia berencana akan memberikan tempat tinggal yang cukup bagus untuknya dan sang adik.


"entar jangan lupa kabarin ya kalau mau sudah jadi pindah, soalny gue mau bertamu yang pertama"ucap keyra dengan tawanya.


mobil keyra sudah sampai di halaman rumah vanya.


"iya bawel, udah gue turun dulu ya. elo hati hati di jalan kalau ada apa apa telpon gue"ucap vanya sambil turun dari dalam mobil keyra.

__ADS_1


Setelah vanya turun keyra melajukan mobilnya ke kediamannya.


"


__ADS_2