Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 25


__ADS_3

Setelah cukup lama kiandra berada di dekat vanya, kaindra pun beranjak keluar untuk melanjutkan pekerjaannya. sedangkan vanya hanya berbaring di dalam ruangan itu. sebenarnya ia bosan hanya tiduran saja. mengingat punggungnya smmasih sakit akhirnya ia memutuskan untuk tidur di kasur empuk yang ada di ruangan itu.


Hari sudah menjelang sore, kiandrapun menyudahi pekerjaannya mengingat vanya ada di ruangan itu. ia pun langsung menghampiri vanya dan ia melihat vanya sedang tertidur di atas ranjang.


"kamu sangat cantik kalau lagi kayak gini"ucap kiandra sambil memandang wajah lelap vanya.


"ya ampunn bibirnya bikin kurang fokus"ucap kiandra dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepalanya. dan tak lama kemudian vanya pun terbangun karna ia tertidur di pengaruhi oleh obat yang ia konsumsi. saat ia bangun betapa terkejutnya ia melihat kiandra tengah memandanginya dengan duduk santai di pinggir ranjang yang di tiduri oleh vanya.


"bpak ngapain di sini"ucap vanya sedikit serak karna ia baru bangun tidur.


"emm, itu saya mau bangunkan kamu. soalny sudah waktunya pulang"ucap kiandra sambil menggaruk belakang lehernya.


mendengar ucapan kiandra vanya langsung melihat jam yang melingkar di tangannya. dan langsung bangkit menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya tanpa merespon ucapan kiandra.


selesai mencuci mukanya, vanya pun bersiap untuk pulang.


"saya pulang duluan ya pak"ucap vanya saat di depan kiandra tengah berdiri juga


"biar saya antar kamu"ucap kiandra sambil berjalan keluar ruangan tempat nya biasa istirahat.


"eh, enggak usah pak, saya bawa mobil soalny"ucap vanya yang menolak tawaran kiandra.


"hmm baiklah kalau gitu"ucap kiandra pasrah. vanya langsung berlalu meninggalkan kiandra dan menuju ke parkiran. sampai di parkiran ia langasung masuk mobilnya dan menuju ke rumah nya.


di perjalanan vanya mampir ke supermarket terlwbih dahulu, mengingat bahwa bahan bahan yang ada di dapur barunya belum lengkap. setelah selesai belanja keperluan dapurnya vanya melanjutkan perjalanannya untuk pulang ke rumah. di perjalanan dia melihat sebuah mobil yang di hadang oleh sepeda motor.


melihat hal itu vanya langsung menepikan mobilnya dan melihat dari kejauhan.


ckitttt

__ADS_1


pengemudi mobil tersebut langsung menghentikan laju mobilnya saat melihat ada sepeda motor yang berhenti mendadak di depan mobilnya. melihat hal itu ia mengernyitkan keningnya. "siapa mereka dan ada perlu apa" pikir si pengemudi


tok tok tok. kaca mobil di ketok oleh sang pemgendara motor itu


"kelua" teriak salah seorang pemotor itu


"astaga aduhh gimana ini"ucap wanita itu sedikit panik. setelah beberapa kali mendengar teriakkan dan gedoran kaca mobilnya dengan keras akhirnya wanita itu keluar dari dalam mobil dengan raut wajah panik.


"apa mau kalian"tanya wanita itu dengan suara gemetar.


"hhahahah, yuhuuu ada cewek cantik ni"ucap pria itu dengan mencolek dagu wanita itu. mendapat perlakuan seperti itu wanita itu mulai menangis takut apalagi melihat kedua mata pria itu sepertinya lagi mabuk.ketakutannya bertambah mengingat jalan mulai sepi karna pada saat ini hari sudah menjelang magrib, jadi wajar saja para lengendara yang berlalu lalang mulai jarang yang lewat.


"kalau kalian mau uang atau mobilnya silakan ambil saja"ucap si wanita sambil menangis.


"hahahaha kami tidak butuh uang mu nona, yang kami butuh tubuhmu"jawab yang satunya sambil menilai penampilan wanita itu dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"ku mohon jangan lakukan itu"ucap si wanita sambil berjalan pelan mundur untuk menghindari tatapan kedua pria tersebut.


vanya yang melihat perempuan itu semakin takut dan kedua pria itu mulai mendekati si perempuan itu. jika di biarkan maka wanita itu akan di lecehkan,pikir vanya. dan benar saja saat salah seorang pria itu mulai memegang tangan wanita itu.


melihat hal itu vanya langsung naik pitam dan sedikit berlari ke arah wanita itu.


"hey berhenti"teriak vanya sambil berlari menuju ke tiga orang tersebut.


"wah wah, ada cewek cantik lagi ni"ujar sang lelaki yang tadinya cuman melihat aksi sang temannya.


"hmm terima kasih bang atas pujiannya"ucap vanya seakan tersipu malu akan pujian lelaki itu.


melihat tingkah vanya lelaki itu mendekat ke arah vanya sedangkan temannya yang satunya mulai menghentikan aksiny saat mendengar serta melihat repon vanya.

__ADS_1


"hay nona manis, mau temenin abang gak?tanyanya lagi.


"hmmm gimana ya bang"ucap vanya dengan kebingungan.


"nona manis tenang saja, ini tidak akan sakit koq"rayu lelaki itu.


mendengar ucapan sang lelaki itu membuat vanya jijik tapi ia todak boleh gegabah. dan harus mengikuti permainan mereka terdahulu sebelum melimpuhkan mangsanya.


"Hmmm bang"ucap vanya dengan suara manja sambil mengalungkan kedua tangannya ke leher pria itu. sedangakn si wanita itu hanya melotot tak percaya akan kelakuan vanya.


"ya sayang"ucap lelaki itu sambil melingkarkan tangnnya ke pinggang vanya.


setelah diam beberapa saat vanya mulai menjalankan aksi dan mulai menendang alat vital lelaki itu.


Buk


"jangan mimpi kamu, mau menikmati tubuh ku"ucap vanya saat sudah menendang aset yang berharga untuk para lelaki.


"akhhhh brengsek"umpat lelaki itu sambil menanhan sakit. melihat temannya menahan sakit ia langsung menyerang vanya akan tetapi langsung dengan mudah di tepis vanya. tidak membuamtuhkan waktu lama kedua pria itu sudah tersungkur ke bawah sambil menahan sakit akibat pukulan dan tendangan vanya.


setelah membereskan kedua pria itu vanya langsung menghampiri wanita itu.


"kamu tidak apa apa?"tanya vanya


"akhh, terima kasih sudah menolong ku. kalau tidak ada kakak mungkin aku tidak akan selamat"ucap wanita itu sambil memeluk vanya dengan sesegukkan.


"shuuutttt tidak apa apa, jangan takut lagi sekarang kamu aman"ucap vanya menenangkan wanita itu.


"ya sudah lebih baik kamu pulang tidak baik lama lama disini. karna disini sangat rawan begal"ujar vanya

__ADS_1


"terima kasi kakak sekali lagi"ujar si wanita sambil menuju mobil nya.


setelah wanita itu berlalu barulah vanya menuju mobilnya dan langsung meninggalkan tempat itu. menuju pulang ke rumahnya.


__ADS_2