
Malam harinya vanya, berniat mengunjungi keyra sang sahabatnya. setelah bersiap ia keluar dari dalam kamarnya, dan ia melihat lio tengah menonton Tv di ruang tamu sambil memakan cemilannya. ia pun menghampiri Lio
"abang, mau ikut ke tempat keyra gak"tanya vanya.
Lio pun berfikir sejenak dan akhirnya menyetujui ajakan vanya untuk datang ke temapat cafe keyra.
"Boleh deh, soalnya bosan di rumah sendiri"ucap Lio sambil beranjak berdiri.
"Ayo kak"ajak lio
"kita pakai mobil saja kak"ujar Lio.
mengingat ada mobil di garasi rumahnya setelah kepindahan mereka ke rumah barunya, vanya mengambil mobilnya di markas geng galaksi. mengingat ada tempat untuk meletakkan mobilnya.
"iya"ucap vanya sambil menggandeng tangan Lio.
mobil pun melaju dengan santai mengingat jam menunjukkan pukul 7 malam. Tak butuh waktu lama akhirnya vanya dan lio sampai di cafenya milik keyra. setlah memarkirkan mobi, vanya pun langsung keluar dan langsung di ikuti oleh Lio.
"Hay kak key"sapa Lio saat berdiri di depan keyra.
"Eh tumben bareng kesininya?"tanya keyra
"Bosan kak dirumah jadi ikut kak ava aja kesini, itung itung makan gratis hehehehe"ucap lio
"Kamu ini, ya sudah kamu pesan saja, biar kakak yang teraktir malam ini"ucap keyra.
"Asikk,nah gitu dong kakak cantik"ucap Lio dengan mengediplan matanya ke arah keyra. sedangkan vanya hanya geleng geleng melihat tingkah sang adik.
Keyra, vanya dan Lio menuju tempat duduk yang ada di lantai dua. mengingat suasana malam cukup bagus beserta pemandangan dari lantai dua cukup memnjakan mata yang melihat pemandangan tersebut.
__ADS_1
Makanan yanh di pesan mereka pun sudah ada di meja tersebut. dengan semangat lio langsung melahap makanannya. vanya yang melihat ini hanya tersenyum simpul melihat sang adik begitu lahap memakan makanannya.
"makannya pelan pelan bang"tegur vanya.
"Hmmm"sahut lio sambil sibuk memakan makanannya.
Lio yang sibuk memakan makanannya, sedangkan vanya dan keyra berbincang bincang tentang cafe.
"kayaknya makin sukses aja ni cafe?"sindir vanya.
"iya van, gue bersyukur va, dengan pencapaian aku bisa sampai tahap ini"ujar keyra dengan tersenyum lebar.
"Gimana pekerjaan kamu va?apa banyak kendala?"tanya keyra.
"ya gitulah, masih bisa di handle sejauh ini"ucap vanya dengan santai.
"gue sangat yakin akan kemampuan elo, jadi gue yakin elo sangat mudah mengatasi hal yang seperti itu"ujar keyra.
"wihh ide bagus tu"seru keyra dengan senang.
"ya gak papa sekali kali"sahut vanya.
Hari sudah menunjukkan pukul sebelas malam vanya dan lio berpamitan kepada keyra, untuk pulang mengingat mereka besok punya kesibukkan masing masing.
"key, kita pamit pulang dulu ya, biasa soalny besok gue sibuk" ucap vanya.
"iya iya gue juga udah mau balik ni, bentar gue tutup cafe dulu"ucap keyra sambil mencari kunci cafenya.
"ya sudah kita antar elo kalau gitu"ucap vanya sambil melangkah turun ke lantai dasar.
__ADS_1
"eh gak usah van, kan kita beda arah"ujar keyra ia merasa gak enak karna vanya mau mengantar keyra pulang sedangkan arah rumah mereka berbeda.
"gak papa ayok, kita antar santai aja kali key"ucap keyra langsung menuju ke parkiran.
"Bang kita antar kak keyra dulu ya, abang ikutin mobilnya kak keyra"ujar vanya.
"oke"jawab singkat Lio.
vanya saat ini berada di dalam mobil keyra sambil berbincang bincang selama perjalanan menuju rumah keyra.
Di tengaj perjalanan mobil keyra di hadang oleh beberapa pengendara motor dan itu membuat laju kendaraan mobil keyra dan lio terhenti.
"aduhh gak tau waktu ni para pengndara motor malah nongkrong di tengah jalan"gerutu keyra
melihat ada beberapa pengendara motor itu berhenti di tengah jalan, vanya, keyra dan Lio langsung keluar dari dalam mobilnya.
"eh permisi mas kalau mau nongkrong jangan di jalan donk, gak bisa lewat soalny"ucap keyra dengan sopan.
melihat ad dua cewek cantik yang keluar dari dalam mobil membuat, beberapa cowok pengandara motor itu langsung turun menghampiri vanya dan keyra serta lio.
"hallo cewek manis, ngapain ni malam malam masih keluyuran"ucap salah satu preman dengan tatapan menggodanya.
"iya nih, apa jangan jangan kangen sama abang ya neng"ujar salah satu preman lainnya.
"idihhh ogah, amit amit"ucap keyra dengan nada sinis.
"mimpi"ujar vanya dengan suara sangat sinis.
mendengar jawaban vanya dan keyra salah satu preman memegang tangan vanya dengan kuat. melihat hal itu vanya hanya bersikap tenang dalam kondisi yang tengah di hadapi saat ini.
__ADS_1
Lio yang melihat tangan vanya di pegang oleh salah satu preman dengan kuat merasa sangat geram. alhasil ia memukul preman yang memegang tangan vanya dan seketika langsung terlepas dari genggaman tangan preman tersebut.
"kurang ajar"umpat lio sambil melayangkan pukulan tepat pada bagian perut.