Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 4


__ADS_3

Vanya pun langsung masuk kedalam ruang tersebut dan dapat ia lihat bahwa terdapat 3 orang yang sedang duduk menunggu pihak yang akan mewawancarai penerimaan pekrjaan di kantor ini.


setelah tiga orang itu sudah di wawancara sekarang giliran vanya yang maju


"vanya vanessa, lulusan manajemen bisnis dengan predikat terbaik di universitas xx" ucap Han. iya asisten han lah yang menginterview secara langsung keempat orang tersebut termasuk vanya.


"iya benar pak"ucap vanya sambil menatap mata han.


Han yang melihat tatapan datar dari vanya hanya mengernyitkan dahinya, dapat ia lihat dari tatapan vanya ia bukanlah seorang yang mudh di tindas dan sepertinya akan cocok untuk menjadi sekretaris tuan kiardra alfandra pikir asisten han.


"ekhemmm nona vanya, di karenakan lowongan yang terisisah hanya lowongan sekretaris tuan kiandra. jadi saya menempatkan anda sebagai sekretarisnya tuan kiandra, dan anda mulai bekerja besok pagi dan ingat tuan kiandra sangat membenci keterlambatan"ucap asisten han


"Benarkan, ya tuhan baik pak terima kasih banyak"ucap vanya dengan mata berbinar dengan diiringi senyum tipis dari bibirnya. sedangkan asisten han hanya menganggukkan kepalanya saja dan langsung melapor kepada kiandra bahwa ia sudah menemukan sekretaris yang cocok untuknya.


tok tok tok


ketukan pintu terdengar dan pintupun terbuka setelah mendapatkan izin masuk.


"Tuan saya sudah menemukan sekretris yang cocok untuk anda, dan mulai besok iya akan mulai bekerja" ucap Han


"Hmm suruh dia keruangan saya besok dan kamu siapkan apa saja yang perlu ia kerjakan"ucap Kiandra


"Baik tuan" ucap Han

__ADS_1


"kalau lagi berdua aja gak usah panggil tuan cukup kiandra saja elokan sahabat gue dan udah gue anggap sodara juga"ucap kiandra


"hahhaahah baiklah baiklah kan biar formal lagipula kan ini tempat kerja jadi wajar saja" jawab Han. "ya sudahlah gue banyak kerjaan ni gue keruangan gue dlu" ucap Han dan langsng menuju ruangannya yang ada di sampaing ruangan kiandra.


sedangkan kiandra masih dalam memikirkan tentang sang sekretaris barunya itu seperti apa. "Huffff semoga sekretarisnya enggak kayak yang dulu dulu"gumam kiandra. pasalnya ia sangat malas melihat wanita yang besikap murahan untuk menarik perhatian seorang lelaki. memikirkan hal itu kiandra merasa jijik dengan pemikirannya.


Vanya saat ini sedang menuju ke cafe milik keyra ia ingin memberitahukan kabar terimanya ia bekerja di kantor itu. dengan mengndara motornya vanya telah sampai di cafe milik keyra.


"Key gue keterima kerja di perusahaan alfandra key gue seng banget key"ucap vanya dangan tangis bahagia


"syukurlah van kalau gitu ingat elo harus buktikan elo bisa sukses van dan ingat elo gak usah kerja sini lagi kayak biasanya tapi kalau elo mau main kesini gak papa" ucap keyra


"iya van, makasih ya elo udah mau jadi sahabat gue yang bukan apa apa ini" ucap vanya sambik tertawa kecil.


"oke oke siapp mah kalau itu"ucap vanya


Sore harinya vanya izin sama keyra karna ia telah memberitahukan sang adik bahwa dia akan menjemputnya di sekolah.


vanya meljukan motor ninjanya yang ia dapatkan dari balapan tahun lalu. tapi sekarang ia tidak lagi ikut di karenakan ia memiliki banyak kesibukan dalam urusan pekerjaan. walaupun sesama teman komunitas anak jalannya banyak yang menawarkan bantuan tapi ia tidak menerima karna ia merasa masih mampu untuk bekerja sendiri.


hal inilah menjadi daya tari vanya walaupun penampilannya terksan tomboy tapi tidak dapat menutupi kecantikkannya.


motor vanya pun sudah sampai di parkiran sekolah sang adiknya. ia pun bergegas untuk masuk ke dalam untuk mencari sang adik. karna biasanya lio saat sore hari akan latihan basket sama teman temannya.

__ADS_1


dari kejauhan iya melihat lio lagi bersiap siap untuk pulang, akhirnya ia memutuskan untuk mendekati lio.


"Abang"teriak vanya. sambil bejalan


Lio yang mendengar suara sang kakak pun menoleh dan langsung tersenyum lebar kepada sang kakak. teman temannya pun hanya geleng geleng melihat sikap lio. karna para sahabat lio sangat paham jika lio lagi dekat dengan vanaya iya akan bertingkah seolah sang adik berwajah imut dan bersikap manja. hal itupun mereka memakluminya.


"kakak"ucap lio dan kedua teman lio.


"buset cantik juga kakaknya lio" pikir mereka berdua.


"hy kak nama ku Delon, cowok terkeren di sekolah ini"ucap delon sambil mengulurkan tangannya kearah vanaya.


"hy juga kak, kenalkan nama aku kenan, cowok omut dan termanis di sekolah ini" ucap kenan yang tak mau kalah dengan delon.


sedangkan vanya hanya tersenyum melihat tingkat teman teman sang adik.


"nama kakak Vanya"jawab vanya


"eh kalian pada ngapain sih kayak gitu ngomngnya sama kakak gue. udah kak ayok kita pulang nanti pada ikut gila lagi kayak mereka"ucap lio


"Hahhaha oke oke, baiklah delon kenan kakak png dulu ya jangan lupa sering sering main kerumah "ucap vanya


"oke kakak cantik"ucap delon dan kenan bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2