Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 46


__ADS_3

Di sebuah restoran dimana tempat pertemuan antara kedua keluarga masih berlangsung terjadi pembicaraan.


"gimana perusahaan kamu kiandra"tanya papanya laura.


"sejauh ini berkembang cukup pesat om"ucap kiandra.


"memang kata orang buah gak pernah jauh dari pohonnya ya"ucap papanya laura dengan tertawah kecil.


"pasti itu"sahut papanya kiandra dengan cepat.


"hahahha kamu masih saja seperti dulu selalu besar kepala kalau ada yang muji kamu"ucap papanya lauran dengan kekehan kecil disusul dengan kekehan papanya kiandra. sedangkan kiandra hanya tersenyum tipis mendengar ucapan papanya laura.


posisi laura saat ini selalu mencuri curi pandang ke arah kiandra. kiandra bukan tidak tau kalau laura selalu melirik ke arahnya tapi ia cuek saja karna itu sudah terbiasa baginya.


pertemuan itu akhirnya berakhir kedua keluarga tersebut langsung pulang menuju rumah mereka masing masing.

__ADS_1


di dalam mobilnya tuang zang atau mobil yang di naiki oleh laura tangah terjadk pembicaraan terkait dengan pertemuan di restoran tadi.


"gimana sayang kamu tertarik dengan kiandra"tanya mama laura kepada laura.


"iya ma"ucap laura dengan muka malu karna mengakui kalau iya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada kiandra.


"hahahaha kamu harus bisa dekat dengan kiandra, karna selain iya pintar berbisnis iya juga tampan bukan"goda mamanya laura. laura hanya menganggukkan kepalanya sedangkan papanya hanya jadi pendengar saja.


tapi ia juga memikirkan bagaimana caranya kiandra menyukai putrinya, jika itu terjadi maka perusahaan ia akan tambah terkenal dan berkembang pesat pikir ayahnya laura.


Pagi harinya vanya tengah bersiap siap ke kantor dengan stelan kerja yang rapi dan highels menjadi pelengkap penampilan vanya saat ini yang tengah berjalan menuju garasinya.


Mobil vanya melaju kekantor alfandra corp dengan kecepatan sedang. sampai di parkiran kantor ia langsung masuk dan menuju lift.


saat sedang menunggu lift terbuka ternya kiandra dan juga han ada di belakangnya, vanya menyadari kehadiran mereka saat vanya sudah masuk ke dalam lift. melihat sang atasan vanya langsung menyapa atasan beserta asistennya.

__ADS_1


"selamat pagi boz,asisten han"sapa vanya


"pagi"ucap Han sedangkan kiandra hanya menganggukkan kepalanya. tidak berapa lama akhirnya mereka sampai di lantai tempat mereka bekerja dan langsung menuju tempat mereka kerja masing masing. sedangkan Han masih setia mengekori kiandra dari belakang sampai masuk ke ruangan kiandra.


Sampainya di ruangan kiandra langsung duduk di kursi kebesarannya sedangkan han berdiri di depannya menunggu perintah dari sang atasan.


"persiapkan seluruh keperluan keberangkatan kita ke kota x, jika pekerjaan cepat selsai maka hanya 2 hari kita di sana, jika kendala di sana cukup sulit kemungkinan akan lebih lama kita di sana"ucap kiandra.


"katakan persiapan serta agenda kita di sana sama vanya supaya ia bersiap berangkat besok"sambung kiandra lagi.


"baik tuan"ucap han dengan tegas


"lanjutkan pekerjaan mu"titah kiandra tanpa menjawab han langsung menundukkan kepalanya setelah itu ia keluar dari ruangan kiandra menuju ke meja kerja vanya.


"persiapkan agenda yang saya kasih dan keperluanmu untuk keberangkatan besok pagi"ucap Han

__ADS_1


"Baik, adalagi?"tanya vanya


"Cukup"ucap Han dan langsung berlalu menuju ruangnnya untuk melanjutkan pekerjaannya.


__ADS_2