Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 28


__ADS_3

"Jelaskan"ucap vanya dengan lembut sambil mengelus sudut bibir lio yang memar.


Lio pun mulai menceritakan kejadian yang mereka alami


Saat perkelahian belum terjadi:


Lio, kenan dan Delon sedang makan siang di kantin sekolah saat mereka tengah fokus makan datanglah kelima kakak kelas mereka yang suka membuli dan berbuat semena mena kepada adik kelasnya.


Brakkk


meja yang di gebrak oleh ketua geng kakak kelas itu sedikit menumpahkan beberapa minuman dan kuah bakso yang mereka pesan.


"pindah, ini tu meja kami dan kalian tidak pantas duduk di sini"ujar ketua geng itu.


kenan pun langsung mengedarkan pandangannya se isi kantin dan melihat ada beberapa meja kosong di kantin tersebut.


"perasaan masih ada deh yang kosong mejanya"ucap kenan yang sudah menghentikan acara makannya begitu pula dengan Lio dan Delon.


"kita maunya duduk disini"ucap yang lain.


"Baiklah kalai begitu, kami akan pindah"ucap lio mengalah, karna ia malas terjadi keributan. melihat Lio mulai beranjak kenan dan delon pun langsung ikut beranjak sambil memegang makanan mereka. dan mulai meninggalkan meja yang di inginkan kelima kakak kelas mereka.


"eh mau kemana kalian"tanya saah satu kakak kelasnya

__ADS_1


"mau pindahlah"ucap Delon dengan santai.


"nah gitu donk, seharusnya kalian itu tau diri karna kalian itu gak ada apa apanya di bandingkan kami yang kaya raya ini"ucap ketua dari kelima murid itu.


"ya iyahlah yang satunya miskin, satu lagi orang tuanya perayu pengusaha dan satu lagi ups kakaknya ******"ucap mereka


"yoi, kalau gak ****** dari mana ia bisa membeli mobil dan motor dengan harga yang tidak murah itu"ujar salah satu di antra mereka dan yang lainnya hanya tertawa mendengar ucapan salah satu temannya.


mereka bertiga mendengar hinaan dari kelima kakak kelas mereka mulai emosi terlebih lagi Lio saat kakaknya di katakan ****** langsung memukul orang yang sudah menyebutkan kakaknya ******.


"Berengsek"umpat lio smabil menendang lelaki itu dan langsung terjatuh diikuti oleh keempat temannya.


melihat lio mulai menendang salah satu dari mereka membuat delon dan kenan langsung berdiri di samping lio sambil menahan amarahnya.


melihat lio menendang temannya serta membuat mereka terjatuh. salah seorang kakak kelasnya langsung berdiri dan memukul lio sedangakn ke empat lainnya langsung ikut menghajar lio melihat lio di pukul membuat delon dan kenan tidak tinggal diam dan langsung membantu lio. karna mereka juga sangat kesal mendengar ucapan kakak kelasnya itu.


Lio yang sangat marah langsung menghajar membabi buta dan di bantu oleh kenan dan delon. saat mereka menghajar satu sama lainnya Guru Bk langsung menghentikan perkelahian itu.


Berhenti" teriak guru Bk yang terkenal tegas dan killer tersebut. mendengar suara guru Bk nya mereka pun menghentikan perkelahian mereka.


"mau jadi preman di sekolah ini, mau jadi orang hebat"tanya guru Bk dengan suara lantang dan menatap kedelapan siswanya itu dengan tatapan tajam.


"kalau sudah merasa hebat lebih baik kalian tidak usah sekolah, jadi preman pasar sana"ucap guru Bk dengan ketus

__ADS_1


"kalian semua ikut ke ruangan saya" lanjutnya lagi.


mereka pun langsung masuk ke dalam ruangan Bk. sampainya di ruangan Bk kedelapan siswa itu langsung berbaris menghadap sang guru.


"sudah merasa jagoan"tanya sang guru sambil melipatkan tangannya kedepan dadanya. mendengar pertanyaan sang guru mereka hanya bungkam dan tidam menjawab.


"karna tidak ada jawaban jadi saya akan memanggil wali kalian semua untuk datang kesini"ucap guru tersebut dengan santai


mendengar ucapan sang guru lio langsung menatap sang guru,karna ia tidak pernah terlibat masalah apalagi sampai memanggil vanya kesekolah dan hal itu membuat lio takut kalau sang kakak akan membencinya.


"apa tidak aada cara lain buk, seperti di hukum bersih beraih atau yang lainnya?"tanya Lio dengan sedikit memohon.


"tidak bisa,ini harus di bicarakan kepada orang tua kalian biar masalah ini selesai"jawab guru tersebut.


kalian berdiri saja di sana sampai orang tua kalian datang kesini"ucap sang guru sambil menghubungi orang tua maupun wali sang murid yang bermesalah tersebut.


Didalam ruang rapat saat ini:


setelah mendengar perkataan Lio vanya hanya tersenyum walaupun ia merasa geram mendengar apa yang di katakan kakak kelas mereka.


"sudah tidak apa"ucap vanya sambil menegelus rambut Lio delon dan kenan. setelah mendengar perkataan Lio, vanya langsung menatap kepala sekolah.


"jadi hukuman apa yang di terima mereka?"tanya Vanya dengan santai.

__ADS_1


"saya mau adik anda ini di hukum seberat beratnya, coba anda lihat muka anak saya ini"ucap perempuan paruh baya dengan marah.


"oh itu pantas di terimanya karna sudah menghina adik adik saya"ucap vanya dengan santai sedangkan ibu delon dan kenan hanya diam saja karna ia yakin. jika vanya sudah angkat bicara makan akan baik baik saja dan bisa di atasi dengan mudah oleh vanya. karna mereka sudah cukup lama mengenal vanya dan Lio.


__ADS_2