Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 33


__ADS_3

Sampainya di parkiran mereka menuju motor masing masing, lio yang mengendarai motor ninja sedangkan kenan motor trail dan Delon motor sport. Sebenarnya diantara mereka yang paling kaya adalah kenan tapi itu tidak terlihat karna kenan hanya berpenampilan biasa saja dan delon keluarga nya tak kalah kaya seperti kenan walaupun iya hanya anak tiri di keluarga itu tapi tidak membuat ia minder. karna sang ayah tiri memberikan kasig sayang dan fasilitas tanpa mendang anak kandung dan anak tiri. sedangkan lio orang yang sederhana, ya walupun tidak terlalu sederhana.


mengingat vanya pernah mengikuti balapan dan tentunya ia selalu menang dan hadiah yang di dapatkan yang berharga cukup fantastis.


Saat vanya memenangkan balapan dan mendapatkan hadiah mobil atau motor maka ia akan menjualnya dan menyimpan hasilnya untuk kebutuhan mendadak atau kebutuhan kedepannya. tapi Lio tidak pernah tau hal itu yang lio tau kakaknya hanya kerja keras dan hanya sekedar berkumpul kumpul saja di arena balapan bersama anak galaksi.


mereka bertiga meninggalkan area parkiran dan melesat ke arah pantai. tidak jauh dari mereka ada sebuah mobil mewah yang memandang kepergian mereka. sedangakn lio dan yang lainnya tidak menyadari itu.


Seolah olah semuanya berjalan baik baik saja, mereka melajukan kecepatannya masih dalam ke adaan normal dan beriringan dengan posisi motor lio di depan, kenan dan delon di belkang lio yang mengendari sejajar.


Jarak laju motor lio dan kedua temannya hanya menyisahkan beberapa meter saja.


saat memasuki area pantai yang tidak terlalu ramai karna mengingat hari masih cukup terik untuk orang orang nongkrong ataupun main ke pantai.


kenan dan delon cukup jauh di belakang lio sedangkan di belkang lio ada mobil mewah yang mengikutinya tanpa rasa curiga lio hanya acuh saja.


Melihat lio terlalu jarak kendaraan mereka akhirnya kenan dan lio menambahkan kecepatan laju kendaraanya dan kendaraan mereka hanya di batasi oleh mobil mewah berwarnah hitam saja.


Saat jalan sepi mobil itu melajukan kecepatnnya cukup kencang dan menabrak motor lio dari belakang.


Brakkkk

__ADS_1


Lio yang di tabrak dari belakang mulai kehilangan kendali laju motornya dan terpental ke sisi tengah jalan dengan beberapa kali terpelanting dan badang lio terhempas saat tangannya terlepas dari stang motor nya.


sedangkan mobil yang menabrak lio tadi langsung tancap gas tanpa melirik ke adaan lio.


Kenan yang melihat motor lio terplanting dan lio terlempar ke tengah jalan langsung berhenti mendadak menjatuhkan motornya tanpa mematikan motor mereka.


"Lio"terik mereka berdua dengan cemas sambil berlari ke arah lio.melihat cara lio terpelanting cukup ekstrim.


"Hey Hey io"ucap kenan sambil menggoyangkan badan lio dan helem yang di kenakan oleh lio ikut terlepas saat ia terjatuh tadi dan itu menimbulkan cukup banyak darah yang mengalir yang mengenai bagian samping pelipis lio.


"jangan buat kita cemas yo"ucap delon.


"Gak keburu, biar gue yang bawak lio elo tunggu disini entar ada yang bakal jemput lo dan menyelidiki apa yang terjadi sekrang"ucap delon sambil mengangkat badang lio dan di bantu kenan naik ke atas motor delon.


"aku tunggu di rumah sakit terdekat dan jangan lupa hubungi kak vanya ya"ucap delon yang berusaha tenang.


"Hati hati yon"teriak kenan dengan suara serak.


melihat saat detik detik lio terjatuh hal itu mengingatkan ia pada sahabat nya sewaktu smp, yang tewas karna kecelakaan. Hal itu yang membuat ia semakin kalut saat melihat ke adaan lio.


setelah delon dan lio sudah tak ter lihat kenan langsung menghubungi orang orang ayahnya untuk menyelidiki kasus kecelakaan temannya lio walaupun delon sudah bertindak duluan.

__ADS_1


Vanya yang tengah berada di kantin bersama ketiga temannya dan mendapatkan panggilan masuk dari kenan.


Drettttttttt Drettttttt Drettttttt


"tumben ni anak telpon"gumam vanya dan langsung mengangkat telpon kenan


"Halo"ucap vanya


"Ha halo kak vanya"ucap dengan suara bergetar.


"Tarik nafas dulu dan ucapkan dengan tenang"ucap vanya.


"Kak, Lio kecelakanan"ucap kenan


"APAA"tanya vanya dengan suara keras.


"tidak mungkin dek, kamu pasti bercandakan?"tanya vanya sambil tertawa kecil walaupun ia merasa kenan tidak bohong kepadanya.


"Kak, sekarang aku sudah di perjalanan menuju rumah sakit xxx"ucap kenan dengan suara bergetar.


mendengar penuturan kenan Vanya sangat shok mendengar kabar dari kenan. dan ia pun mematikan sambungan telpon dari kenan sepihak dan langsung bergegas keluar dari perusahaan dengan raut wajah cemas dan matanya mulai mengeluarkan air.

__ADS_1


__ADS_2