Pesona Sang Sekretaris

Pesona Sang Sekretaris
Bab 39


__ADS_3

Lain hal nya dengan vanya yang tengah menuju ke markas untuk mengintrogasi yang telah membuat sang adik kecelakaan.


maka posisi kiandra saat ini tengah di sidang oleh kedua orang tuanya perihal calon istri mengingat umur kiandra sudah 29 tahun. waktu yang sudah memasuki kehidupan baru atau berumah tangga. mengingat umur kiandra sudah hampir kepala 3 dan kedua orang tua kiandra juga terus mendesak ia untuk menikah cepat. akhirnya kiandra setuju untuk bertemu terlebih dahulu untuk menghormati usaha sang mamanya.


"bagaimana kak, sudah ada tanda tanda kapan kamu akan kenalkan calin istri mu kepada mam"tanya mama kiandra yang memandang anak laki laki satu satunya.


kiandra yang mendengar ucapan sang mama hanya menghela nafas berat serta mengusap wajahnya dengan kasar.


"Mah, menikah itu bukan pekara mudah dalam menjalaninya. kami harus saling memahami satu sama lain"ucap kiandra dengan lembuat sambil memandang sang mamanya


"dan juga aku gak mau nantinya akan ada penyesalan dalam mengarungi rumah tangga ku. karna penyesalan akan tiba di kemudian hari"sambung kiandra lagi.


"Son cobalah untuk membuka hatimu dengan begitu kamu bebas menentukan pilihan mu yang menurut mu itu yang terbaik kami selaku orang tua akan menyetujui keinginan mu"ucap sang papa dengan bijak.

__ADS_1


"kak, apa kamu mulai suka sama cewek"tanya mama kiandra dengan selidik.


"sejauh ini belum ma, dan ada seseorang yang membuat kiandra kagum akan diri nya. tapi kiandra belum yakin ini hanya sekedar perasaan kagum atau perasaan cinta"ujar kiandra.


"Yakinkan dahulu perasaan mu son, dan jangan pernah permainkan seorang wanita jika kamu sudah yakin berusahalah untuk meyakinkan dia untuk menerima perasaan mu itu"sahut papa kiandra.


"iya pa, akan kiandra ingat selalu nasihat mama dan papa dan kiandra akan berusaha untuk tidak mengecewakan kalian"ucap kiamdra dengan tulus.


"Kak, jangan lupa kosongkan jadwal makan siang besok datang ke restoran xx, mama mau kenalkan kamu sama seseorang"ucap mam kiadra


"ini bukan menjodohkan kak, hanya memperkenalkan saja siapa tau kamu tertarik, lagi pula keputusan juga ada padamu kak. mama hanya ingin mengenalkan saja"ujar mama kiandra


"Hufffhhh baiklah kalau begitu kiandra akan datang apapun kepusatan kiandra nanti harus terima mam, dan ingatkan juga teman mama itu. karna besok hanya sekedar perkenalan bukan ajang perjodohan"ucap kiandra tegas mengingat kelakuan sang mama yang masih ngotot untuk mencarikan calon istri untuk kiandra.

__ADS_1


"Sudah, kiandra rasa pembahasan ini sudah clear jadi kiandra mau balik ke aprtemen dulu"ucap kiandra sambil bangkit berdiri.


"mengapa tidak menginap disini saja son"pinta pap kiandra.


"pekerjaan kiandra menumpuk pah, banyak yang harus deselesaikan"ucap kiandra sambil memeluk sang papa dan bergantian sang mama.


"Baiklah hati hati kak,jaga kesehatan ya"pinta sang mama sambil melepas pelukan kiamdra


"iya ma,doakan kiandra sehat selalu ya"ucap kiandra sambil mencium pipi sang empunya.


"kiandra pamit pulang dulu ma pah"pamit kiandra lagi sambil berjalan keluar rumah. sedangkan kedua orang tua kiandra hanya memandang mobil sang anak yang mulai melaju keluar gerbang kediaman alfandra.


"Pah semoga anak kita cepat menemukan jodohnya"ucap sendu sang mama yang masih menyandarkan kepalanya ke pundak sang suami.

__ADS_1


"iya ma kita doakan yang terbaik untuk anak anak kita"ucap papa kiandra sambil membelai rambut sang istri tercintanya.


__ADS_2