
"Saya tanya sekali lagi SIAPA YANG MEMBAYAR KALIAN"tanya vanya dengan berteriak keras. seketika di dalam ruang bawah tanah itu terlonjak kaget akan ucapan vanya. karna awalnya vanya mengeluarkan suara yang lembut.
"masih tidak mau jawab"tanya vanya.
"oh ya aku lupa muluy kalian kak di tutup"ucap vanya terkekeh pelan.
"arion bukak penutup mulut mereka"perintah vanya tanpa memandang arion dan langsung di jalan kan oleh arion tanpa menunda waktu lagi.
"akhhh berengsek lepaskan kami"ucap salah satu pelaku tersebut.
"Mimpiiiiiii"ucap vanya sambil memandang tajam keduanya dengan bergantian.
"kami tidak buat masalah sama kalian"teriak pelaku satunya.
"tidak usah teriak teriak paman nanti tenggorokan mu sakit dan tidak bisa berbicara lagi gimana?"tanya vanya sambil seolah olah berpikir.
"Rion, jelaskan"ucap vanya sambil berbalik badan untuk duduk di kursi yang sudah ada di luar ruang bawah tanah yang sempit dan pengap serta minimnya cahaya. hanya mengandalkan cahaya lampu saja di ruangan tersebut.
Mendengar perintah vanya, arion langsung menjelaskan apa yang menjadi penyebab mereka berada di sana, serta keterkaitan geng galaksi dalam kejadian tersebut.
Mendengar penjelasan arion mereka berdua hanya diam dan merutuki kebodohan mereka yang berurusan dengan keluarga inti dari geng galaksi.
"apa kalian sudah mengerti apa dan dimana letak kesalahan kalian?"tanya vanya sambil berdiri dari duduknya dan mulai berjalan mendekati arion dan kedua pelaku tersebut.
__ADS_1
Sedangkan mereka berdua hanya diam dan menunduk kan kepalanya sebagai tanda mereka menyesal telah berurusan dengan geng yang tidak suka di usik ketenagannya.
"Ma maaf kan kami, kami hanya dibayar nona"ucap keduanya dengan suara menyesal.
"jujur nona kami melakukan ini karna uang, karna memang kami sangat butuh uang. dan juga dalam jaman sekarang mencari uang yang cukup banyak sangat susah. saat kami menerima tawaran orang tersebut membayar kami dengan harga yang tinggi hanya untuk membuat orang yang
"Huffhhhh" vanya mengembuskan nafas lelahnya, saat mendengar penuturan orang itu.
"alahhhhh alasan klasik itu"ucap vanya dengan santai.
"arion beri mereka hadiah"ucap vanya dan langsung di turuti oleh arion dengan senang hati.
plakkkk plakkkk plakkk plakk
"hmm nona, ampuni kami, kami akan melakukan apa pun yang kau perintahkan asalkan kami bisa bebas nona"
"Benar nona, kasihani kami" ucap mereka dengan memelas serta tatapan penuh harap akan permohonan mereka.
"Kalian pikir saat kalian menjalankan misi itu kalian tidak kasihan sama korban kalian Hahhh"ucap vanya dengan lantang dan tegas.
"yang kalian celakai itu adalah orang yang sangat berharga bagi saya"ucap vanya dengan tatapan tajam sambil menarik rambut keduanya dari belakang.
keduanya hanya bungkam atas ucapan vanya.
__ADS_1
"Akhhhh sebenarnya aku malas melihat wajah kalian seperti ini"ucap vanya dengan nada pura pura sedihh.
"Hmm baiklah aku akan membebaskan kalian"ucap vanya sambil menatap keduanya.
"Benarkah nona"tanya mereka dengan serentak dengan mata berbinar saat mendengar penuturan vanya mereka akan di bebaskan. mereka sangat senang bukan kepalang.
"queen apa sebaiknya kita bunuh saja mereka berdua, sepertinya mereka tidak akan di butuhkan"ucap rion seolah olah mengompori vanya. sedangkan keduanya mulai panik mendengar ucapan arion.
"Nona kami mohon kami akan melakukan apa saja asalkan nona mau bebaskan kami"ucap pelaku dengan memohon sedangkan yang satunya hanya menganggukkan kepala serta tatapan penuh harap dengan vanya.
"Hmmmmmm"gumam vanya sambil seolah olah berfikir.
"Hahahha kalian tenang saja aku akan membebaskan kalian tapi ada satu syaratnya"ujar vanya dengan tersenyum licik.
"apapun itu nona kami siap"ucap keduanya.
"Baiklah aku akan memberitahukan nya, dan harus melakukannya dengan baik. jika tidak kalian akan terkena akibatnya"ucap vanya
mereka berdua menganggukkan kepala mereka sebagai jawaban iya.
Vanya pun memberitahukan rencanya dan apa saja yang harus mereka lakukan, serta waktu rencana itu sendiri. karna vanya tidak mau mereka melakukan kesalahan walaupun sedikitpun.
Mereka yang mendengar rencana vanya mulai bersemangat apalagi vanya menjanjikan bayaran yang cukup tinggi. jadi kapan lagi mereka memdapatkan uang jika tidak dengan cara tersebut.
__ADS_1