
Setelah cukup berbincang bincang dengan anak anak galaksi vanyapun pamit pulang karna ia akan kerja besok paginya.
"guys gue balik dulu ya, soalnya besok mau kerja"pamit vanya
"O oke oke, hati hati elo ingat kalau ada apa apa kabari kita kalau enggak habis kita di basmi oleh king"ucap dimas dan di benarkan oleh kevin dan lainnya.
karna mereka paham vanya adalah oarang yang sangat spesial di geng mereka. apalagi mereka mempunyai prinsip satu di ganggu maka semuanya membalas, begitulah cara anak galaksi untuk mempertahankan ke solidtan kelompok mereka.
"Hahahaha amanlah kalau itu mah"ucap vanya sambil melajukan motornya.
Saat di perjalanan pulang vanya berhenti di warung pinggir jalan untuk membeli makanan. setelah selesai makan di peinggir jalan. vanya melajukan motornya pulang kerumah di sepanjang perjalanan jalanan nampak sepi karna hari sudah menunjukkan pukul dua dini hari.
setelah sampai dirumah vanya langsung bersiap siap untuk tidur karna ia harus bangun pagi agar tidak telat ke kantor.
Pagi pun menjelang vanya bergegas pergi ke kantor menggunakan taksi karna motornya di bawak oleh lio karna lio ada acara pertandingan beladiri antar sekolah dan arahnya pun berlawanan dengan tempat kerjanya vanya.
setelah taksi yang di tumpangi oleh vanya sampai di depan kantor ia pun bergegas masuk kedalam dan tak lupa membayar ongkos taksi online yang di pesannya.
sampai di meja kerjanya ia langsung berkutat dengan berkas berkas yang ada di meja kerjanya.
kring kring kring, bunyi telpon di meja kerjanya, vanya menghentikan aktifitasnya. "Hallo selamat pagi saya sekretarisnya alfandra corp"ucap vanya
"Segera keruangan saya"ucap si penelpon. ya yang menelpon vanya adalah kiandra dan vnya pun lungsung masuk kedalam ruangan kiandra dan di belakang vanya masuklah Han.
__ADS_1
"kita akan ketemu dengan klien sebelum jam makan siang di restoran xx jadi vanya siapkan berkasnya dan kamu han bantu vanya melakukan persiapan"ucap kiandra
"baik pak"ucap Han dan vanya secara bersamaan.
Setelah selesai kiandra memberikan perintah Han dan vanya langsung bersiap siap untuk mempersiapkan dokumen dokumen yang di butuhkan untuk ketemu klien. setelah semuanya beres ketiga orang tersebut melangkah kan kakinya keluar kantor untuk menemui kliennya.
sampai di parkiran mereka langsung masuk mobil, Han yang menyetir dan vanya duduk di samping Han sedangkan kiandra duduk di belakang kursi penumpang.
Saat ini mereka berada di dalam ruangan vvip di restoran tersebut untuk membahas pekerjaan. namun di sini ada yang menarik bagi vanya dimana permuan bisnis ini terdapat ada gadis muda yang bisa di pastikan dia adalah anak klien sang bos. vanya pun hanya menyunggingkan senyum tipisnya.
"Senang bertemu dengan anda tuan alfandra"sapaan ramah yang terlontarkan oleh sang klien
"tidak perlu basa basi pak robert"ucap kiandra dengan raut wajah datar dan dingin
Setelah membahas pekerjaan waktunya mereka makan siang bersama dapat dilihat bahwa kiandra risih akan tatapan dari amanda yang sedari tadi mencuri curi pandang kearahnya dan hal itu tidak luput dari pengamatan vanya dan Han.
Acara makan siangpun selesai serang mereka hanya berbincang bincang maslah bisnis dan ada juga membahas masalah pribadi. karna semua orang tau bahwa kiandra lelaki yang masih tergolong muda itu belum menikah dan juga belum memiliki kekasih jadi banyak kolega bisnis yang berbondong bondong untuk menjodohkan putri mereka dan hal itu semua di tolaj mentah mentah oleh kiandra.
Hari sudah menunjukkan pukul setengah dua siang mereka masih berbincang bincang. dan vanya pun berpamitan kepada Han bahwa ia akan ketoileh dan Han hanya menganggukkan kepalanya sebagai meng iya kan pertnyaan vanya.
vanyapun bergegas ke toilet, setelah dari toilet sudut matanya tidak sengaja menemukan adiknya Lio yang saat ini sedang berkumpul dengan teman temannya. saat ia akan mengahmpiri adiknya ada suara keributan di pintu masuk restoran. vanyapun membatalkan untuk menghampiri sang adik ia pun berjalan ke ruangan vvip tempat pertemuan kliennya kiandra.
saat beberapa lngkah lagi ia akan masuk ke ruangan ia mendengar suara Lio sangat keras ia pun berbalik melihat keadaan adiknya dan ternya keributan yang terjadi adalah berasal dari meja adiknya yang saat ini sedang duduk.
__ADS_1
vanyapun hanya hanya mengamati apa yang terjadi dan membaca situsi yang saat ini tengah di hadapi oleh adiknya. dapat ia lihat bahwa ada tiga orang yang mencoba untuk saling baku hantam dengan adiknya.
vanyapun tak tinggal diam iapun menghampiri mereka, Lio yang saat itu sydah terkena pukulan dan tidak biasa mengelak lagi di karenakan ia tidak siap alhasil sudut bibirnya berdarah. melihat hal itu vanya tak tinggal diam.
"Berhentiiiiii"teriak vanya. al hasil pertarungan itupun berhenti saat mendengar suara yang mereka kenali khususnya Lio dan kawan kawan pada saat ingin membalas pukulan lawan.
"Ada apa ini sehalio"tanya vanya dengan suara yang cukup dingin dan penuh penekanan. Lio yang ditanyapun hanya diam dan menunduk karna saat sang kakak menyebutkan nama lengkapnya itu tanfanya sang kakak akan marah besar.
karna tidak ada jawaban akhirnya vanya berdiri di depan Lio, ia melihat sudut bibir adiknya pecah dan hal itu menbuat iya semakin marah. karna ia melihat bahwa ketiga orang tadi langsng datang membawa keributan.
vanya pun berbalik ke arah ketiga pemuda yang memukul adiknya, dengan tatapan tajam dan menusuk iya memperhatikan ketiga orang itu.
ketiga orang itu dapat merasakan aura intimidasi dari wanita yang ada di depannya ini. dengan cukup keberanian salah satu di antara mereka malah bertanya kepada vanya.
"Heii kau tak perlu ikut campur urusan kami dan pergilah dari sini sebelum kami memukul wajah cantik mu ini nona"ucap pemuda itu yang sedikit gugup karna melihat tatapan dari wanita yang ada di depannya itu
"ohh kau ingin memukulku, tapi sebelum itu ada yang ingin aku sampaikan kepada kamu"ucap vanya dengan santai
vanya pun mendekat kearah pemuda tadi yang bisa di pastikan ia adalah pemimpinnya. dengan sedikit menekan bahu sang pria itu vanyapun berbisik.
"mengganggu adik ku sama dengan mengganggu queen galaksi"ucap vanya dengan suarat berat dan penuh penekanan
setelah mengatakan itu pemuda tersebut cukup pias dari raut wajahnya dangat ketakutan. karna siapa yang tidak mengenal geng galaksi yang terkenal dengan pembnuh berantainya dan selalu menghancurkan sampai ke akar akarnya.
__ADS_1
setelah terdiam sesaat ketiga pemuda itu langsng pergi dengan tergesa gesa keluar dari restoran tersebut.