
Melihat mobil yang membawa Alex sudah menghilang dari parkiran restoran tersebut. vanya yang sudah memesan taksi online pun sudah tiba.
tanpa mengggu waktu lama taksi tersebut melaju menuju perusahaan alfandra corp atau tempat vanya bekerja.
Sampainya di depan gedung kantor vanya keluar dari dalam taksi dan langsung masuk kedalam kantor setelah membayar taksi yang memebawanya tadi.
............
Sedangkan di dalam mobil saat mobil yang membawa Alex kembali ke kantornya ia memerintahkan Greg untuk memberikan pengawal jarak jauh untuk pada.
Mengingat vanya adalah orang yang penting dalam hidupnya. karna kedua orang tua nya sudah meninggal di karenakan kejamnya dunia bisnis.
Hal itu berpengaruh terhadap kehidupan keluarga mereka dan kejadian tersebut juga mengakibatkan nyawa kedua orang tua yang sangat ia sayangi telah tiada.
tiada tekad selain menjaga peninggalan kedua orang tuanya dan membahagiakan orang yang spesial dalam hidupnya saat ini.
Menjadi pribadi yang tampak luarnya kejam dingin serta arogant itu hanyalah sebagai topeng belaka agar ia tidak mudah di tindas oleh para lawan yang terlihat ataupun lawan yang mengusiknya secara halus.
Menjadi pimpinan atau kingnya geng Galaksi ia harus mempunyai kekusaan agar hal hal yang tidak seharusnya terjadi akan kembali terulang.
"Greg tempatkan beberapa orang orang kita mengawasi kekasih ku"
"dan buat orang untuk menjaga nona, tanpa sepengetahuannya yang juga ikut bekerja disana"ucap Alex dengan tegas tanpa mengalihkan pandangannya dari luar jendela mobilnya.
"Baik tuan" sahut Greg.
Tidak ada salahnya orang yang spesial bagi kita, kita mencoba memberikan kenyamanan serta keamanan untuk orang terkasih pikir Greg.
karna jika ia di posisi orang orang yang seperti itu ia akan melakukan hal yang sama. mengingat kejam dunia bisnis yang tidak adanya rasa kasihan dimana yang kuat dan berkuasa yang akan bertahan sedangkan yang lemah dan mudah di tindas akan hilang bak di telan bumi.
Sampainya di depan gedung perusahaan yang menjulang tinggi.
seorang lelaki tampan keluar dari dalam mobil mewah.
melangkah dengan tegas dan di ikuti oleh sang asistennya di samping kananya.
kedua lelaki tampan dan mempunyai sifat yang sama sama dingin keduanya mendapat banyak kekaguman dari para karyawati yang tak sedikit mencuri curi pandang ke arah keduanya.
__ADS_1
para karyawan wanita yang merasa kagum kepada kedua atasannya itu hanya bisa menghayalkan untuk memiliki salah satu di antara keduanya.
karna bagi mereka memiliki salah satu keduanya hanyalah orang yang memiliki keberuntungan yang luar biasa menurut mereka.
Perusahaaan Glax Crop semenjak di pimpin oleh Alex. perusahaan yang awalnya dulu cukup besar serta cukup terkenal yang di pimpin oleh orang tuanya sekarang perusahaan ini semakin maju dan berkembang pesat berkat kepandaian yang ia miliki dari kedua orang tuanya.
Karyawan yang bekerja di Glax Crop adalah pekerja pilihan dari sekian banyak pelamar dan tentunya banyak melewati serangkaian tes yang cukup rumit.
Tes kemampuan dasar, tes kemampuan akademik serta non akademik bahkan tes etika juga diadakan. semuanya memiliki pointnya masing masing untuk setiap skor yang dicapai oleh calon pelamar di perusahaan Glax Crop.
Memiliki karyawan yang berkompenten dan memiliki kemampuan di bidang nya masing masing. tentunya itu menjadi nilai tambahan yang luar biasa dalam bentuk untuk memajukan suatu perusahaan.
Seleksi yang cukup rumit dan tentunya beberapa tahapan yang harus di lalui agar diterima bekerja di Glax Crop tentunya menjadj tantangan tersendiri pagi orang yang ingin mengadukan nasib mereka..
Diperusahaan Glax Crop tentunya tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik saja bahkan non akademik juga.
bahkan perusahaan Glax Crop menerima pekerja yang ingin bekerja tapi tidak memiliki gelar pendidikan tinggi tetapi tentunya akan melewati beberapa tes calon pekerja tentunya.
Bahkan Glax Crop mempunyai selogan saat membuka daftar lowongan pekerjaan yaitu "Punya Kemampuan Tapi Pendidikan Kurang Itu Bukan masalah bagi Glax Crop"
Gaji yang besar membuat mereka bekerja dengan senang hati dan tentunya jangan lupakan bonus akhir tahun yang akan menanti di setiap golongan yang mempunyai nilai yang berbeda beda.
............
Sampai di lantai khusus petinggi mereka sudah di sambut sekretaris Alex yang tak kalah setianya dengan Greg.
Nahira seorang wanita yang mempunyai segudang kemampuan bekerja di Glax Crop adalah mimpi besarnya yang awalnya hanya angan angan saja karna ia hanya lulusan S1 dari universitas yang terbilang biasa saja di salah satu daerah yang jauh dari perkotaan besar.
mengadukan nasib untuk bekerja di Glax Crop adalah cita cita nya karna selain gaji yang besar Glax Crop juga menerima pekerja yang memiliki kemapuan tentunya.
"Selamat datang tuan"sapa nahira dengan sopan.
dan tentunya hanya di balas anggugkan oleh kedua lelaki itu.
"Kembali bekerja"perintah Alex dengan tegas tanpa milirk ke arah sekretarisnya.
Bagi nahira itu adalah hal yang biasa bagi seluruh pekerja di kantor itu karna sifat dingin sang bos adalah menjadi ciri khas tersendirinya.
__ADS_1
Melewati Nahira yang sudah menyapa keduanya. keduanya melanjutkan langkahnya.
didepan ruangan yang bertuliskan CEO dengan cekatan Greg membuka pintu untuk mempersilakan Alex untuk masuk.
Saat Alex sudah melangkah masuk ia berhenti di dekat pintu dan menoleh ke arah asistennya.
Greg yang melihat gelagat Alex mulai sigap akan perintah tuannya.
"Tinggalkan aku"perintah Alex dan langsung di angguki oleh Greg tanpa banyak pertanyaan di benaknya.
Pintu ruangan yang sudah tertutup Alex berjalan menuju ke meja kerjanya.
duduk di kursi kerjanya Alex hanya memutar mutar kursinya sambil memejamkan matanya dan membayangkan wajah sang kekasihnya.
"Hufff kenapa kamu semakin hari makin cantik"
"Harus kah aku mengurung mu biar para lelaki di luar sana tidak bisa melihat kecantikan di wajah mu itu"ucap Aelx dengan dirinya sediri.
Alex adalah lelaki yang terlalu posesif yang akan mengekang wanitanya karna kebahagiaan orang yang dicintainya adalah yang paling penting baginya.
Walaupun Alex tidak membatasi pergaulan vanya bukan berrti ia tidak mengawasi vanya. tentunya wanita yang sudah di klaim menjadi wanita tidak sembarangan orang bisa menyentunya.
Sibuk akan pemikiran tentang vanya Alex hanya duduk saja di dalam ruangannya tanpa mengerjakan pekerjaannya.
...........
Di perusahaan Alfandra Crop vanya tengah di sibukkan dengan komputer di depannya. memeriksa email yang masuk serta membalasnya adalah pekerjaan yang biasa ia lakukan.
Jika ada email yang masuk penting makan vanya akan mengirimkan kepada Han dan tentunya semua itu memiliki prosedurnya masing masing sebelum sampai di tangan Kiandra tentunya.
Menyibukkan diri dengan komputernya tidak di sadari waktu pulang kantor hampir tiba.
mengingat ucapan Alex yang akan menjemputnya vanya mendadak tersenyum sendiri karna pertemuan dari sekian lamanya akhirnya bertemu juga.
Bersiap untuk pulang vanya mulai membereskan beberapa barang barangnya dan membawa beberapa file yang akan ia periksa nantinya saat di rumah.
Melangkahkan kaki menuju lantai dasar dangan raut wajah bahagia vanya tampakkan saat ia membalas sapaan para karyawan yang menyapanya.
__ADS_1