
Hari ini adalah hari dimana pertemuan bersejarah bagi perusahaan kiandra atau alfandra corp. di karenakan perusahaan mereka sudah lama mengajukan untuk kerja sama tapi baru kali ini perusahaan besar tersebut merespon ajakan kerja sama pada perusahaannya.
"apa semuanya sudah beres"tanya kiandra kepada han saat mereka di dalam lift menuju lantai tampat ruangannya berada.
"semuanya sudah beres tuan, tinggal menunggu kedatangan mereka saja"ucap han sambil melangkah di sebelah sang atasannya.
"pastikan pertemuan ini tidak mengecewakan Han, kita tau sendiri seperti apa rumor yang beredar tentang Ceo perusahaan tersebut"ucap kiandra untuk memperingati Han agar tidak terjadi ke salahan saat pertemuan pengajuan kerjasama perusahaannya.
"Siap tuan"ucap Han dengan tegas.
Sampainya di lantai ruangan mereka berada Kiandra dan juga Han melihat vanya tengah mempersiapkan beberapa berkas serta file file yang akan di presentasikan nanti.
"Pagi tuan pagi asisten Han"ucap vanya dengan ramah saat ia menyadari bahwa kedua petinggi di perusahaan tempat ia bekerja tengah berjalan ke arahnya, lebih tepatnya menuju ruangan kiandra.
"bagaimana berkas berkasnya?"tanya kiandra kepada vanya.
"sudah siap tuan"jawab vanya.
"berkas kontraknya sudah semuakan?"tanya kiandra lagi.
__ADS_1
"sudah tuan, tinggal menunggu informasi lanjutan lagi dari anda"sahut vanya dengan cepat.
"bagus tunggu instruksi dari saya selanjutnya dan jangan sampai kerjasama ini batas"ucap vanya kepada asisten dan sekretarisnya.
"Baik tuan"ucap keduanya dengan tegas.
Mendengar ucapan keduanya kiandra sedikit merasakan perasaan lega setidaknya dengan ada sedikit peringatan maka akan mengurangi sedikit kesalahan nantinya.
Menuju ruangan dengan di ikuti oleh Han di belakangnya adalah hal biasa bagi kiandra karna itulah fungsi asisten menurut kiandra.
Di dalam ruangan ia di hadapkan dengan beberapa berkas yang sudah setia di atas meja kerjanya. di bantu dengan Han mereka berdua memeriksa berkas di setiap devisi di perusahaannya dengan cermat dan teliti. jika satu kesalahan saja maka kedepannya akan berakibat fatal bagi kelangsungan kelancaran perusahaannya.
kelamaan tenggelamnya pikiran mereka dalam memeriksa berkas berkas yang ada membuat waktu yang di tunggu akhirnya tiba.
tepatnya pukul 10 Kiandra dan Juga Han menyelesaikan pekerjaan mereka dan berlalu keluar untuk menuju ruang rapat.
"Tuan sudah hampir pukul 10"ucap Han sambil melirik ke arah jam tangannya.
"Hufffftt, ayo"ucap kiandra sambil berdiri dan merapikan jasnya.
__ADS_1
di luar ruangan vanya sudah ada di depan ruangan Ceo dan beberapa berkas sudah ada di tangannya.
melihat puntu ruangan atasannya terbuka dari dalam menandakan bahwa sang atasan akan keluar.
Mereka bertiga berjalan menuju lift yang akan membawa mereka menuju lantai 30 dimana tempat ruang rapat berada.
Sampainya di ruang rapat mereka bertiga masuk dan menuju tempatnya masing masing dan mulai mempersiapkan hal hal yang akan di butuhkan saat presentasi nantinya dan tentunya presentasi ini akan di lakukan oleh vanya.
"Apa belum ada kabar tentang tamu kita"tanya kiandra kapada Han karna waktu sedah menunjukkan pukul 10:10 sedangkan waktu yang di sepakati yaitu 10:15.
"Beluam tuan barusan pihak resepsionis menghubungi saya belum ada tanda tanda beliau"ucap Han dengan tenang.
"mungkin lagi di jalan"tuan ucap Han lagi.
"ya sudah kita tunggu saja kalau gitu"ucap Kiandra dengan harap harap cemas karna tamu nya kali ini orang yang sangat penting.
Di depan gedung perusahaan alfandra.corp seorang peria tampan serta tatapan yang tajam serta orang yang dingin baru saja melangkahkan kakinya keluar dari dalam mobil limited edision nya dan di ikuti oleh sang asisten setianya.
Sampai di depan pintu masuk ia menghentikan langkahnya dan menatap ke arah pintu masuk dan
__ADS_1
"Akhirnya"gumamnya dengan senyum tipis pada bibirnya.