PHOSPHENE : Your Other Side

PHOSPHENE : Your Other Side
Percaya Padaku


__ADS_3

Hari mulai senja, Anna dan Noah masih menikmati kebersamaan mereka di kursi santai dekat kolam renang. Mereka banyak berbincang tentang segala hal.


" Mantan kekasihmu yang Joey bilang sangat banyak itu, siapa mereka? Pasti mereka bukan dari keluarga sembarangan."


Anna tiba-tiba mengungkit masalah itu membuat Noah menyernyitkan dahinya dan menatap Anna yang sedang berbaring memeluknya.


" Kau cemburu?". Goda Noah.


" Tidak, aku hanya ingin tahu wanita seperti apa yang pernah kau kencani."


" Yang jelas tidak sepertimu."


Anna sedikit tertegun dan perlahan ia melonggarkan pelukannya ditubuh Noah.


" Aku tahu, mereka pasti wanita berkelas. Tidak sepertiku."


Sebelum berkata Noah menuntun Anna agar berada dipelukannya dan ia terus membelai rambutnya penuh kasih sayang.


" Dari mereka tidak ada yang sebaik dirimu, Anna. Karena kau sudah tahu dan mau menerimaku, aku akan menceritakan semuanya. Sejak dulu aku hanya mengencani orang yang bisa memberiku informasi."


Anna menengadah untuk melihat wajah Noah dengan tatapan bingung.


" Ya, aku memanfaatkan mereka untuk mengorek informasi orang yang sedang ku incar. Aku melakukan itu agar bisa menemukan kelemahan mereka."


" Jadi kau mengencani orang-orang terdekat musuhmu?."


" Benar. Aku juga mendekati keluarganya, wanita simpanannya dan bahkan.. Istrinya."


Anna bangun dan membelalakan matanya. Tidak percaya dengan ucapan Noah, Anna pun memastikannya.


" Maksudmu kau menjadi selingkuhan orang lain? ".


" Ayolah Anna, aku tidak seperti yang kau pikirkan. Itu semua aku lakukan demi rencanaku."

__ADS_1


Anna terdiam selama beberapa saat sambil memijat kepalanya yang pusing.


" Aku hargai kejujuranmu, Noah. Tapi aku sungguh tidak bisa membayangkan kau dengan wanita-wanita itu... "


" Ssstt.. Aku berani bersumpah aku tidak pernah membiarkan wanita lain selain dirimu menyentuhku sedikit pun. Aku hanya milikmu, Anna."


Wajah Anna memanas, apalagi saat Noah mulai mendekatkan wajahnya. Ciuman penuh gairah dari Noah tidak bisa ia tolak. Keduanya sama-sama hanyut dalam perasaan cinta.


Lama sekali mereka menikmatinya hingga Anna tersentak karena bibirnya tergigit Noah.


" Aaw. "


" Maafkan aku."


Noah terlihat bersalah karena melihat bibir Anna yang sedikit mengeluarkan darah.


" Ini bukan sekali terjadi, jadi aku sudah terbiasa."


Noah semakin merasa bersalah padanya namun Anna malah menggoda Noah.


Anna tersenyum sumringah karena ajakan Noah. Sudah lama ia tidak bisa keluar rumah demi keselamatannya.


Makan malam romantis Anna dan Noah berlangsung disebuah restoran mewah yang sengaja dipesan Noah. Keduanya terlihat menikmatinya.


" Kau belum bilang kepada orang tuamu tentang hubungan kita, kan? Aku sungguh belum siap dan merasa tidak pantas bertemu dengan mereka."


" Tidak ada hal yang tidak diketahui oleh mereka. Kau tenang saja aku yakin mereka akan menyukaimu."


Anna tersenyum tipis mendengar perkataan Noah.


Selesai acara makan malam mereka, keduanya kembali ke kediaman Noah. Mereka terus saja berbincang seru sepanjang perjalanan hingga Noah menyadari ada sebuah mobil asing yang terus mengikutinya.


Noah terus waspada, ia lalu menghubungi pengawal kepercayaannya lewat pesan.

__ADS_1


Di jalanan yang semakin sepi entah mengapa mobil yang mengikutinya semakin bertambah. Noah sudah mengerti situasi mereka, berbeda dengan Anna yang masih terus mengoceh.


" Anna, apa kau bisa menyetir?".


Noah memotong perkataan Anna.


" Iya, tentu saja."


" Baiklah kalau begitu dengarkan instruksiku. Dibelakang kita ada mobil yang mengikuti. Kita tukar tempat kau yang menyetir biar aku yang membereskan mereka."


" Tapi.. Aku.. "


" Anna, tenanglah. Percaya padaku."


Sesuai instruksi Noah, Anna mengambil kemudi dan bergeser ke tempat Noah tanpa menghentikan mobilnya.


Mereka sudah bertukar tempat dengan Anna yang mengemudi dan Noah dikursi penumpang.


" Apapun yang terjadi kau harus tetap fokus menyetir."


Anna mengangguk dengan gugup.


Dor..dor..dor.. Suara tembakan terdengar. Mereka mulai menembaki mobil Noah.


" Aaakkh.."


Anna spontan berteriak namun Noah mencoba menenangkannya.


" It's okay.. Fokus."


Noah membuka jendela mobil dan membalas menembaki mobil dibelakangnya.


Dor.. Duuuar.. Satu mobil tiba-tiba meledak karena tembakan Noah. Namun mobil lainnya tetap mengejar mereka.

__ADS_1


" Ya Tuhan.. Apa yang terjadi. Kita tidak akan mati, kan?." seru Anna yang mulai ketakutan.


" Tidak, percaya padaku."


__ADS_2