
Noah terduduk dilantai sel nya. Ia hanya merasa rindu pada Anna yang sejak ia masuk penjara tidak lagi bertemu.
" Aku memang manusia hina yang tidak pantas meminta apapun padamu, tapi aku ingin berdoa untuk istriku. Apa boleh Tuhan?."
Gumam Noah dengan suara parau karena air matanya tidak pernah bisa dibendung jika ia mengingat Anna.
Dirumah sakit.
Anna yang kini kondisinya sudah stabil dipindahkan keruang rawat biasa. Kemajuan yang dialaminya cukup mengejutkan para dokter yang merawatnya. Michael yang duduk disampingnya sesekali mengusap wajahnya yang sudah mulai terlihat segar dengan luka-luka yang hampir hilang.
Saat Michael akan beranjak ia dikejutkan oleh gerakan kecil pada tangan Anna. Ia yang tidak terlalu yakin dengan penglihatannya kembali memperhatikannya dan benar saja kepala Anna pun mulai menunjukkan gerakan hingga Michael dengan segera memanggil dokter.
Sebelum dokter datang mata Anna mulai terbuka dan ia dengan suara lemah memanggilnya.
" A..yah.."
Michael tidak dapat menahan haru karena Anna bangun dari komanya. Saat dokter tiba Michael mundur agar dokter bisa memeriksanya.
" Nona, apa anda bisa melihat saya dengan jelas?.
__ADS_1
Anna mengangguk.
" Bagus sekali. Apa anda bisa menggerakkan tubuh anda?."
Anna mencoba menggerakkan kedua kaki dan tangannya sesuai perintah dokter tersebut.
" Sedikit."
" Tidak apa-apa, kita akan melakukan fisioterapi mulai sekarang agar anda bisa memulihkan fungsi-fungsi anggota tubuh anda."
" Baik dokter."
" Apa anda mengingat sesuatu saat kejadian kecelakaan itu?."
" Iya, aku sedang naik bis saat itu lalu tiba-tiba bis itu masuk jurang."
Deg. Michael saling berpandangan dengan dokter itu.
" Nona, apa anda ingat kejadian itu tahun berapa?."
__ADS_1
" 20XX. Saat aku baru menyelesaikan kuliahku."
Michael terduduk dengan lesu. Dokter dan perawat yang mendengar kesaksian Anna pun tak kalah terkejut. Ingatannya berhenti hanya sampai 5 tahun yang lalu lebih tepatnya saat kecelakaan sebelumnya yang pernah ia alami.
Setelah itu dokter segera melakukan tindakan MRI dan juga beberapa pemeriksaan penunjang lainnya. Hingga akhirnya dapat disimpulkan kondisi yang terjadi pada Anna adalah amnesia pasca trauma.
" Ini kasus langka namun juga keajaiban yang sangat patut untuk disyukuri. Cedera parah pada otaknya membuat nona Anna tidak bisa lagi mengingat kejadian 5 tahun terakhir tapi kita masih bisa mengusahakan yang terbaik untuknya. Dan kalaupun ingatannya hilang permanen itu tidak akan mempengaruhi kehidupannya namun untuk sekarang sebaiknya dia tidak dipaksa untuk mengingat ditakutkan itu akan mengganggu psikis nona Anna."
Michael hanya tertunduk dengan tatapan kosong. Mendengar penuturan dokter ada perasaan sakit yang ia rasakan membayangkan bagaimana perasaan Anna dan Noah.
Kenapa ujian takdir kalian sungguh berat.
…..........
Noah terdiam seribu bahasa. Lidahnya terasa kelu untuk bicara. Ia mengepalkan kedua tangannya sekuat tenaga hingga terlihat pucat.
Entah sudah sebanyak apa air matanya yang ia keluarkan untuk Anna. Hingga Michael pun tak tega.
Ia memeluk Noah yang menangis sesegukan berusaha menguatkannya dengan menepuk-nepuk bahunya.
__ADS_1
" Dia tidak akan mengingatku, kan? Aku akan benar-benar hilang dari hidupnya."
Noah meracau dihadapan Michael. Ia lalu kembali mengingat pertengkarannya terakhir kali dengan Anna yang mengatakan ia sangat membenci Noah dan memintanya untuk menghilang dari hidupnya dan ternyata semuanya benar terjadi membuat Noah semakin terluka.