PHOSPHENE : Your Other Side

PHOSPHENE : Your Other Side
Perkenalan


__ADS_3

Perjalanan Noah dan Anna dipenuhi canda tawa. Keduanya menikmati waktu kebersamaan mereka meskipun tidak lama.


" Kita sudah sampai tuan, nona." ucap supir Noah.


Saat tersadar ternyata mereka sudah berada didepan mansion orang tua Noah. Anna tiba-tiba gugup menyadari hal itu Noah menggenggam tangannya dan memberi semangat lewat senyum diwajahnya.


Anna sangat terpukau dengan kediaman keluarga Noah, mansion itu sangat mewah dan memanjakan mata orang yang melihatnya.


Seorang wanita paruh baya menyambut mereka dengan sopan dan senyum hangatnya. Ia adalah Emily pelayan keluarga Noah yang sudah mengabdikan diri selama puluhan tahun.


" Selamat datang tuan Noah, nona Brianna."


" Panggil aku Anna saja, nyonya Emily."


Tandas Anna yang mencoba akrab dengan Emily karena Noah sering bercerita bahwa ia sangat dekat dengan Emily bahkan sejak ia masih kecil.


" Baiklah Anna, asal kau pun tidak memanggilku nyonya karena aku ini masih muda."


Canda Emily yang dibalas tawa kecil oleh Noah dan Anna.


Ketiganya lalu menuju ruang keluarga, tempat semua orang menunggu kedatangan mereka. Anna semakin mengeratkan genggamannya pada tangan Noah apalagi saat Emily hanya mengantar sampai depan pintu dan ia pun berlalu untuk kembali melakukan pekerjaannya.


Tiga pasang mata lalu menatapnya membuat jantungnya semakin berdebar. Namun sedetik kemudian, Laura adik Noah bisa mencairkan suasana.

__ADS_1


" Waaw.. Sekarang aku mengerti kenapa kakakku tergila-gila padamu. Hai..aku Laura. "


" Laura, jaga sikapmu." ucap Noah tegas.


Ia menghampiri Anna dan mengulurkan tangannya.


Anna menyambut dengan senyum cantik diwajahnya.


" Senang bertemu denganmu, Laura. Aku Brianna."


Noah lalu membawa Anna kehadapan orang tuanya, Jeffrey dan Julia yang sejak tadi sudah berdiri untuk menyambutnya.


Selesai mengenalkan diri, Anna dan Noah lalu duduk disofa panjang diruangan itu dengan Laura berada disisi Anna berhadapan dengan Jeffrey dan Julia.


" Aku sudah mendengar kejadian yang menimpa kalian, Noah melakukan hal yang benar dengan membawamu tinggal bersamanya."


Ucap Jeffrey yang hanya dibalas senyuman oleh Anna.


" Karena kau sudah mengetahui latar belakang keluarga kami, jadi aku harap kau mau membantu kami..."


Jeffrey menjeda ucapannya, dan Anna langsung menimpalinya dengan serius.


" A-Aku tidak akan memberitahu orang lain masalah itu, aku janji akan merahasiakan semuanya. "

__ADS_1


" Hahaha.. " Jeffrey tertawa mendengar ucapan Anna apalagi ia terlihat kikuk.


" Bukan, maksudku bantulah lindungi kelompok kami karena Noah mengancam akan membubarkannya jika aku tidak merestui kalian."


Julia kini mulai tertarik dengan pembicaraan mereka, ia melirik suaminya juga Anna secara bergantian.


Noah menjadi gila karena gadis ini. Siapa dia sebenarnya.


" Apa pekerjaan orang tuamu?"


Julia tiba-tiba menyela ucapan suaminya yang sedang berbicara pada Anna. Semua orang langsung menatapnya termasuk Anna yang langsung menjawab.


" Ayahku..."


" Ayahnya seorang pebisnis. Dia pemilik dari banyak perkebunan dan peternakan yang dia sewakan. Dia juga investor beberapa hotel dan resort di Woodstock."


Anna menatap bingung Noah yang memotong perkataannya dan bahkan ia mengatakan hal yang tidak sesuai dengan yang akan ia katakan namun Noah tidak merubah ekspresinya. Ia malah menyeruput kopinya dengan santai tanpa beban.


Anna hanya bisa tersenyum canggung didepan mereka ia lalu menundukkan kepalanya, sejujurnya ia ingin membenarkan ucapan Noah namun itu akan membuat suasana semakin tidak menyenangkan untuknya.


Acara perkenalan Anna dilanjutkan dengan makan bersama setelahnya Noah dan Anna berpamitan untuk kembali ke rumah.


Berbeda dengan saat mereka berangkat, Anna sepanjang perjalanan pulang hanya diam melihat keluar jendela. Noah sangat mengerti apa sedang dipikirkannya untuk itu ia tidak mencoba membuka obrolan dengannya.

__ADS_1


__ADS_2