PHOSPHENE : Your Other Side

PHOSPHENE : Your Other Side
Menyelesaikan Masalah


__ADS_3

Mansion Jeffrey dan Julia.


Julia sedang berada di balkon kamarnya. Ia berdiri bersandar pada tembok menatap kosong pemandangan dibawahnya.


Jeffrey memasuki kamar dan mengedarkan pandangannya. Melihat pintu balkon yang terbuka ia sudah bisa menebak keberadaan istrinya.


Ia menghampiri perlahan dan kembali merasa sedih karena Julia masih diam dan dingin padanya.


" Julia, sampai kapan kau akan mendiamkanku?."


Julia tidak menjawabnya ia masih terdiam seolah tidak ada yang berbicara padanya.


" Ayolah Julia kumohon, ayo kita bicarakan ini baik-baik."


" Tidak ada yang perlu kau jelaskan padaku, aku sudah mengerti sekarang kau menjadikan orang asing sebagai anakku. Apa yang kau pikirkan sampai kau tega menipuku."


" Aku melakukan semua ini demi dirimu apa kau pikir aku bisa melihat kau seperti orang yang tak bernyawa. Kau hidup tapi seperti mati karena anak kita menghilang."


Julia tertegun mendengar penjelasan Jeffrey. Bagaimanapun sandiwara Jefri dan Noah sangat melukai hatinya namun mengingat rasa sayang kepada Noah yang sudah ia anggap sebagai putranya membuatnya bimbang apakah ia harus membenci Noah atau tidak.


Dari semalam ia sudah berpikir apa yang harus ia lakukan. Hati nuraninya tidak bisa berbohong yang ada dalam pikirannya adalah menemui Noah untuk mendengarkan semua penjelasannya.


Julia melewati suaminya begitu saja namun Jeffrey segera menyusulnya.

__ADS_1


" Kau mau pergi kemana?"


" Aku harus menemui Noah sekarang."


"Memang apa yang kau harapkan kau sudah tahu semuanya."


" Aku tidak tahu, tapi aku merasa harus mendengarkan semua darinya bukan hanya darimu."


Dirumah Noah.


Anna mencari kesana kemari ia tak menemukan Noah dimanapun.


Ia mulai khawatir terlebih beberapa hari ini Noah terlihat sangat stres dan juga lebih pendiam.


Tidak ingin mengejutkan Noah anak sedikit berdehem untuk menyadarkan Noah dari lamunannya.


" Aaron..kau baik-baik saja?"


" Tentu saja memangnya aku kenapa."


Noah yang sejak tadi diam dan bersedih langsung merubah ekspresinya. Anna terus menatap sedih wajah Noah yang ia paksakan tersenyum.


Tanpa diduga Anna mendekat dan memeluk Noah dengan penuh perasaan seolah sedang menguatkan Noah.

__ADS_1


" Semuanya akan baik-baik saja. Mari kita berjuang dan melewati semua ini bersama. Aku akan selalu berada disisimu."


Noah yang diam terpaku mulai berkaca-kaca karena ucapan Anna. Ia lalu membalas pelukan Anna dengan air mata yang berlinang.


" Terima kasih, Anna. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku kalau kau tidak ada."


Noah yang gagah dan tak pernah takut akan hal apapun terlihat rapuh didepan Anna. Ia sangat bersyukur memiliki Anna disisinya sebagai penyemangat dan selalu memberi kekuatan padanya.


Anna melepaskan pelukannya lalu menangkup wajah Noah dan menghapus air mata di pipinya.


Tatapan mata Anna yang penuh ketulusan dapat dirasakan olehnya hingga Noah tidak bisa menahan lagi perasaannya. Ia lalu mendekatkan wajahnya dan mencium lembut bibir Anna.


Anna membalas tak kalah dari Noah, ia lalu melingkarkan kedua tangannya dileher Noah. Keduanya kini larut dalam perasaan cinta yang menggebu, hingga tak sadar pengawal Noah, Felix sudah berdiri menyaksikan adegan intim mereka.


Noah segera melepaskan ciumannya membuat Anna sedikit terkejut.


" Ada apa, Felix?."


" Maaf mengganggu waktu anda tuan, saya ingin memberi tahu Nyonya Julia datang menemui anda."


Noah melebarkan matanya, ia lalu melirik Anna yang sama terkejutnya. Noah sangat ragu untuk melangkah menemui Julia hingga Anna menggenggam tangannya dan sedikit mengangguk. Ia memberi isyarat agar Noah menyelesaikan masalahnya dengan Julia.


Noah menghela nafas dan akhirnya berjalan menuju ruang tamu diikuti oleh Anna untuk menemui ibunya.

__ADS_1


Hallo readers...maaf sebelumnya karena author sudah lama tidak update karena sedang sakit. Tapi semoga readers semua selalu menunggu karyaku dan terhibur dengan semua episodenya. Dukung terus author dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan.❤️❤️


__ADS_2