
Noah kembali ke rumah dengan wajah kusut dan pakaiannya penuh darah Anna yang sudah mengering. Jika saja Julia tidak memaksanya untuk pulang dan beristirahat mungkin Noah masih menunggu di rumah sakit meskipun sudah hampir 24 jam ia berada disana.
Selesai membersihkan diri Noah duduk ditepi ranjangnya dengan melihat sekelilingnya. Baru ia sadari tak melihat Anna disekitarnya begitu terasa sepi. Ia menoleh ke sisi dimana Anna selalu tidur tapi kini wajah yang selalu ia perhatikan setiap malam itu tidak ada lagi.
Air matanya kembali keluar tanpa seijinnya. Sesak didadanya tak bisa hilang meskipun berapa kali ia menangis dan berapa banyak air matanya yang terbuang.
" Berapa banyak lagi orang yang ku sayangi harus kau ambil? Apakah belum cukup juga, kapan kau akan puas, Tuhan?."
Noah menangis sambil meringkuk memeluk dirinya sendiri. Kenangan masa kecilnya dimana ia kehilangan orang-orang yang berarti baginya satu persatu muncul.
Dan kini membayangkan Anna yang sedang berjuang antara hidup dan matinya membuat ia semakin meraung penuh ketakutan dan terus mengulang doanya agar Anna kembali padanya.
.............
" Aku sudah menyerahkan Reynsoft pada manajemen baru jadi aku sekarang sudah bukan presdirnya lagi."
Julia dan Laura saling berpandangan.
" Baiklah jika itu keputusanmu kami bisa apa."
Julia terisak tak kuasa melihat kondisi Noah yang memprihatinkan. Ia terlihat tak mengurus dirinya sendiri dengan tubuh yang sedikit kurus.
" Laura, bekerjalah dengan baik aku mempercayakan Reynsoft padamu."
__ADS_1
" Tapi kak, aku..."
" Aku sangat tahu kemampuanmu, jangan takut orang-orang kepercayaanku akan membimbing mu sampai kau siap mengambil alih tugasku."
" Baiklah."
Noah tersenyum tipis sambil mengusap kepala adiknya. Beberapa minggu berlalu tanpa ada tanda-tanda Anna akan segera bangun namun Noah harus tetap menunaikan janjinya pada dirinya sendiri dan Anna tentunya meskipun ia tahu Anna tidak menginginkannya.
Hari itu Noah seperti biasa mengunjungi Anna dirumah sakit dan dilihatnya Michael pun sudah ada disana.
" Kau datang.."
Noah lalu duduk disampingnya dengan wajah lesu.
" Hari ini biar aku yang menjaganya kau bisa beristirahat." ucap Michael.
" Jadi kau benar-benar mundur dari posisimu di Reynsoft?."
" Sejak awal tempat itu memang bukan milikku." Noah tersenyum getir.
" Michael.. ah maksudku.. ayah. Apa aku bisa mempercayakan Anna padamu untuk sementara waktu?."
Michael mengerutkan dahinya tak mengerti dengan ucapan Noah.
__ADS_1
" Tentu saja, dia putriku yang akan aku lindungi dengan segenap jiwa ragaku."
" Ya, kau benar. Jadi aku tidak akan terlalu khawatir."
" Apa yang sedang kau rencanakan, Noah?."
" Aku hanya akan pergi sebentar untuk melepaskan beban ini dan akan kembali dengan diriku yang sebenarnya."
" Jangan bilang kau..."
Noah tiba-tiba berjongkok dihadapan Michael seperti sedang berlutut dengan memegangi tangannya.
" Aku menitipkan Anna padamu, tolong jaga dia sampai aku kembali."
Mata Michael bergetar penuh kebingungan ia tak menyangka Noah akan meninggalkan Anna begitu saja disaat ia masih belum bangun dari komanya. Namun Noah menjelaskan segalanya padanya hingga ia pun tidak bisa lagi melarangnya.
Noah masuk ke ruangan presdirnya. Ia memandangi pemandangan didepannya yang selama bertahun-tahun ia lihat. Dari dinding kaca yang tinggi itu ramainya kota, pesisir pantai yang tak pernah sepi biasa ia lihat dari pagi sampai malam hari.
Namun itu mungkin yang terakhir kali baginya, Noah melihat arlojinya dan kembali murung. Tidak lama setelah itu pintu terbuka dan masuk beberapa orang berpakaian rapi.
" Tuan Elnathan Noah anda ditangkap atas tuduhan keterlibatan mafia."
Noah menoleh dan terlihat Edward menurunkan lencananya. Noah hanya tersenyum namun tidak bagi Edward yang mempertahankan wajah lurusnya.
__ADS_1
Hallo para pembaca setia semuanya yang author sayangi 🤗...
Author hanya ingin mengingatkan pembaca sekalian bahwa author mengedepankan sisi cerita jadi segala latar belakang, penokohan, sistem hukum dan peradilan yang akan author ceritakan di episode kedepannya semuanya adalah fiktif ya. Bukan yang sebenarnya terjadi ditempat yang jadi latar belakang cerita yaitu Los Angeles, Amerika Serikat. Mohon kebijaksanaan dan pengertian semuanya, ya.. dan ikuti terus cerita Noah dan Anna❤️❤️