Promiscuity After

Promiscuity After
Healing


__ADS_3

"Aku minta maaf ya, yang tadi cuma bercanda. Tenang aja Mas Barra bukan tipe ku kok, dan juga Dia tipe setia. Satu pesanku. Jangan sakiti hatinya ya, semoga kalian langgeng," jelas Kenza kemudian ia memeluk Cassie dan mencium pipinya.


"Aku juga minta maaf ya Tante, tadi agak kesal. Amiin, makasih doanya ya Tante,"


"Ih aku masih muda ini, jangan panggil Tante hehe. Panggil Mbak Kenza aja atau Kenza ajalah biar akrab. Yaudah yuk keluar, udah di tunggu Mas Barra," Kenza merangkul Cassie untuk keluar bersama.


"Mas, aku balik ke kantor ya. Semuanya bye," pamit Kenza


"Iya, bye. Kenza....jangan lupa ya buat copyan arsipnya," ujar Barra sedikit berteriak karena Kenza sudah pergi menjauh


Kenza hanya menjawabnya dengan menyatukan jari telunjuk dan ibu jari membentuk huruf 'O' pertanda oke.


Setelah Kenza pergi dengan mobil milik kantor yang terparkir agak jauh dari restoran. Barra memberikan kunci mobilnya pada petugas Valet Parkir. Kemudian petugas itu segera mengambil mobil milik Barra dari tempat parkir menuju depan Lobby.


Sambil menunggu, Cassie menggandeng lengan Barra dan berkata, "Om, maaf ya tadi aku pake acara pergi gara-gara cemburu,"


"Iya gak apa-apa, dengan begitu saya jadi tahu seperti apa sifat kamu jika saya begini dan begitu. Lain kali saya akan lebih menjaga perasaan kamu," sahut Barra yang langsung mengerti. Dia tidak menyalahkan sikap Cassie karena cemburu itu wajar. Terlebih lagi Cassie masih usia muda.


"Tapi jangan keseringan cemburu ya Non hehe. Cemburu buta itu juga gak bagus dalam hubungan. Kunci kelanggengan suatu hubungan itu adalah kepercayaan. Mau jadi teman, rekan bisnis atau pasangan hidup kuncinya cuma satu kepercayaan," Sela mbak Markonah memberi nasihat.


"Benar juga ya mbak, makasih nasihatnya," ucap Cassie


"Iya mbak Markonah betul, dalam berbisnis, berteman maupun dalam menjalin cinta juga yang di perlukan sikap saling percaya,"


"Mulai sekarang aku, Cassie akan sepenuhnya percaya dengan perasaan Om, kalau aku salah tegur aja ya,"


"Ya pastilah nanti saya tegur hehe. Kalau sikap saya juga ada yang bikin Cassie gak nyaman dan kesal bilang aja ya, jangan di tutupi. Karena 95 persen laki-laki itu gak bisa peka dengan kode-kode an," ujar Barra


Petugas Parkir Valet tiba dengan mobil milik Barra kemudian Barra memberinya beberapa fee untung tips. Setelah itu Barra membuka pintu mobil untuk Cassie dan mempersilahkan gadis itu masuk.


"Duh romantisnya, seperti di film-film tuan putri dan pangeran ya," ucap Mbak Mar


"Mbak Mar salah. Ini kita lagi ada di dalam novel loh hehe,"


Barra mulai mengemudi, ia menuju Natural History Museum adalah tempat wisata di Inggris yang tidak boleh di lewatkan.


"Kita kemarin lewat didepannya aja, tapi gak masuk," ucap Cassie


"Mau masuk gak?" tanya Barra

__ADS_1


"Ya dong, kan penasaran dalamnya,"


"Emang di dalam isinya apa Non?" tanya Mbak Markonah


"Yang jelas bisa buat mbak Mar ber-selfie ria hahaa," ucap Cassie dengan tertawa


Barra juga ikut tertawa lepas, sampai Cassie tidak ingin mengedipkan mata. Tawa Barra sangat minim, dia lebih banyak tersenyum dan tertawa kecil. Jarang sekali tertawa lebar.


"Cakep banget," gumam Cassie


"Eh kenapa Cass?" tanya Barr


"Ga apa-apa," Cassie langsung membuang muka dan melihat keluar jendela.


"Di museum Natural History itu di dalamnya ada macam-macam koleksi benda-benda bersejarah Mbak, seperti fosil binatang buas, ikan paus, fosil dinosaurus dan masih banyak jenis yang lainnya. Ada WiFi juga sih jadi Pas banget kalo mbak Mar mau tiktokan atau YouTube-an hehe," jelas Barra lebih mendetail


"Wah, seru koyoke yok. Tapi di Indonesia juga ada kan fosil-fosil,"


"Ada sih cuma yang ini bisa bikin mbak tercengang,"


"Yang penting akooh bisa berselfie ria sama Dino walo kerangkanya aja haha," ucap Mbak Mar



"Daebak! Museumnya dah kayak kastil ya?" ujar Mbak Mar dan meminta Cassie untuk memotret dirinya.


"Sini saya saja yang foto, kamu foto juga dong cil," sahut Barra


"Cil cil emang kancil, gak mau ahh ganti panggilan om Bewok,"


"Panggil honey mau?"


"Gak,"


"Trus panggil apa?"


"Dek Cassie hihihi,"


"Lalu Kamu panggil saya Bang Barra,"

__ADS_1


"Hihi, kakanda,"


"Adinda,"


"Hissshhh kapan selesainya ini, kapan fotonya! Mbak udah keringatan nih," pekik Mbak mar yang langsung mode galak.


"Hahaa iya ya mbak, santey kayak di pantey," ucap Barra dan langsung memotret Mbak Mar lalu bergantian memotret Cassie.


Selepas menjelajahi museum, mereka memutuskan untuk pergi ke tempat museum lilin, Madame Tussauds terletak di London, Inggris, dengan cabang-cabang di beberapa kota besar di dunia. Museum ini pertama kali didirikan oleh pematung lilin Marie Tussaud.


"Yaolo Yaolo Yaolo, mirip banget ya Non, Mas sama aslinya. ada artis Hollywood ihhh Ketwinslet, bruswilis, ada mantan mbak mar juga nih non,"


"Siapa mbak?" tanya Cassie


"Sarungan eh salah Shah Rukh Khan hihi potoin dong," pinta Mbak Mar


"Ya deh," dan Mbak Markonah pun bergaya dengan pose sedang mencium sang Artis idolanya Shah Rukh Khan.


"Ada juga tokoh-tokoh kenegaraan seperti Barack Obama hingga tokoh keagamaan seperti Mother Teresa dan Mahatma Gandhi. Tokoh-tokoh olahraga seperti Lionel Messi. Bintang-bintang James Bond yang fenomenal pun ada di Madame Tussauds, dari Pierce Brosnan sampai Daniel Craig," jelas Barra


"Mbuh Mas pierce sopo Daniel sopo, aku ngertine pak Barack Obama," jelas mbak Mar


"Haha makannya lihat-lihat yang lain dulu yuk, biar kenal," ucap Cassie


"Oh ya Om Bewok katanya disini ada tempat interaktif ya?"


Hemmm balik lagi om Bewok, batin Barra


"Ya sayang, ada Marvel Super Heroes 4D, disana letaknya. Arena khusus interaktif dengan efek spesial berupa guncangan, getaran, sampai percikan air," ucap Barra sambil menunjuk arah yang sedikit hapal karena dia pernah ke tempat ini beberapa kali


Museum itu tutup sampai 17.30 namun dihari-hari tertentu seperti musim panas tutup pada pukul 19.00 dan saat weekend tutup pukul 18.00. Tidak ada hari libur kecuali hari natal.


"Kita langsung ke London Eye aja yuk, mumpung masih sore," ajak Barra


"Loh tapi ini masih banyak lagi loh yang belum di lihat," protes Mbak Markonah


"Soalnya ngantri panjang mbak, nanti terbayar puas deh pas udah di dalam kincir," jelas Barra


"Iya aku juga gak sabar pengen ke sana, yuk yuk,"

__ADS_1


"Oke deh," jawab Mbak Mar akhirnya


__ADS_2