
Keesokan paginya ketika Putri sudah rapi dengan Blouse coklat muda berkerah shanghai dipadukan celana panjang berwarna hitam, ia merasakan sesuatu yang tidak nyaman di perut. Rasanya seperti ada sesuatu yang berputar dan membuat sedikit nyeri tak tertahankan, sehingga perlu dilepaskan yang dapat menimbulkan sesuatu keluar dari pembuangan akhir usus besar dan terdengar lah......
Pruuuuttttttttt
"Alhamdulillah lega banget kalau udah kentut panjang gini" ucap Putri dengan leganya. Ini nih akibat tidak makan malam ditambah lagi, Putri lupa mematikan AC kamarnya sebelum tidur. Alhasil sejak bangun tidur ia merasakan sesuatu yang tidak nyaman diperutnya dan ini adalah sesuatu yang sangat Putri khawatirkan ketika sedang jauh dari rumah adalah masuk angin.
Mungkin untuk beberapa orang merasakan masuk angin ringan bisa dengan mudah dilalui dengan mengonsumsi obat masuk angin cair atau tablet. Tapi ini tidak berlaku untuk Putri karena ia harus melakukan pelepasan sepanjang hari dan akan selesai keesokan harinya. Sungguh terbayang beratnya hari ini untuk Putri.
"Ya Allah masih pagi aja udah sepuluh kali kentut, gimana ntar di kantor". Putri merasakan tekanan kegelisahan yang menambah rasa mulas dan frekuensi kentutnya.
"Masa harus ditahan sih, duh gimana dong! Calm down Putri, be positive" gumam Putri lalu bernapas dalam untuk menenangkan diri.
Putri sudah keluar meninggalkan kamar dan menuju ke arah lift. Lift terbuka lalu Putri masuk ke dalamnya.
"Duh, pengen keluar lagi gimana dong" dilihatnya di dalam lift ada sepasang pasangan yang saling melingkarkan lengan dipinggang.
"Please jangan keluar sekarang" gumam Putri dalam hati memohon panggilan alamnya yang sudah tak terhitung berapa kali pelepasan sejak bangun tidur tadi.
ting
Lift terbuka di lobby kemudian Putri berlari dengan cepat ke arah toilet. Syukurlah tidak ada orang di dalam sana. Putri masuk ke salah satu bilik yang kosong.
Selesai urusannya di toilet, Putri menuju resto hotel untuk sarapan. Putri menaruh ranselnya di salah satu sofa di dalam kemudian berjalan menuju meja dengan hidangan bubur nasi serta segala kelengkapannya.
Putri meraih ponsel di saku celananya, kemudian mengetik pesan pada aplikasi WhatsApp.
"Mas Aldi, saya sudah di resto ya. Nanti Mas langsung ke sini aja kita sarapan dulu" ketik Putri kemudian terlihat pesan sudah terceklis dua lalu ditaruhnya kembali ponselnya di atas meja dan melanjutkan sarapannya.
Putri dan Aldi sudah tiba di kantor pusat daerah Jakarta Barat.
"Put, kamu sakit?" tanya Aldi yang menghentikan langkahnya sebelum masuk ke gedung kantor.
__ADS_1
"Nggak mas" Putri menjawab sambil menggelengkan kepala.
"Wajah kamu agak pucat dan seperti menahan sesuatu" ujar Aldi kembali sambil menatap Putri.
"Ya jelas aja pucat aku kan dari tadi nahan kentut" batin Putri yang pastinya hanya berani di dalam hati.
"Nggak ah kamu beda nih, apa lagi ada masalah?" tanya Aladi lagi karena merasa memang ada sesuatu yang tidak biasanya sedang dirasakan Putri.
"Beneran mas gak apa-apa koq. Yuk ke atas" ajak Putri kemudian berjalan lebih dahulu untuk menghindari pertanyaan Aldi lagi.
"Duh kalau lagi mode kepepet gini rasanya butuh ama si Yuki" ucap Putri dalam hati.
Yuki adalah salah satu teman baik Putri sejak SMP selain Hani. Nama lengkapnya Yukito Nawasena Pamungkas. Yuki sangat baik, cerdas, dermawan, dan selalu bisa diandalkan dalam segala hal. Tak ayal kalau Yuki menjadi salah satu lulusan terbaik di Kota Bogor dan meraih beasiswa kedokteran di National University of Singapore. Yuki adalah anak pasangan dokter, sehingga sedari kecil Yuki sudah sangat bersemangat untuk bisa menjadi dokter yang hebat dan bisa bermanfaat bagi banyak orang melalui ilmunya.
Yuki sangat berperan pada saat Putri kehilangan Yudhis yang pergi begitu saja. Yuki sangat mencintai olah raga basket. Sejak Sekolah Dasar dia sudah mengikuti club basket anak di Kota Bogor dan tak heran, saat SMP Yuki tergabung dalam tim inti yang mewakili Jawa Barat untuk tingkat nasional. Namun demi menemani Putri yang bergabung dengan team softball dan kateda, maka Yuki memutuskan untuk ikut bergabung dengan Putri.
Yuki selalu memiliki pemikiran-pemikiran strategis serta ide-ide cemerlang yang terkadang belum Putri pahami pada saat itu, namun Putri yakin bahwa segala hal yang diputuskan Yuki memiliki tujuan yang baik untuk semua orang. Yuki selalu bisa mempertimbangkan berbagai aspek dalam setiap keputusannya. Entah bagaimana orang tuanya mendidik Yuki sehingga sudah memiliki pemikiran yang sangat luar biasa pada usianya. Tak heran jika Hani menyimpan perasaan kagum dan mungkin Hani juga sudah jatuh cinta dengan Yuki karena Hani cukup tertutup untuk hal percintaan.
*) Kompensasi dan Benefit
trrtttt
Ponsel Putri bersuara tanda pesan masuk pada salah satu aplikasinya saat ia baru saja duduk di salah satu kursi tunggu ruangan komben.
"Pagi princess" isi chat yuki
Putri : Yuuukiiii my best all.. tau aja nih lagi butuh bantuan.. would u?
Yuki : Anything for u.
__ADS_1
Putri: Masalah alam gw kambuh nih karena nggak makan malam dan lupa matiin AC pas mau tidur.
Yuki :Hahhahahaha
jawaban singkat Yuki yang membuat Putri sebal
Putri : Serius gw lagi training di kantor pusat ini.
Yuki : Lo jangan panik, relax aja. Kalau harus dilepasin ya lepasin aja gak boleh ditahan karena kentut itu anugerah. yang perlu lo lakukan aja meminimalisir frekuensi kentut lo selama training. Coba lo cari kesibukan untuk mengalihkan pikiran. Selama lo masih khawatir akan kentut lo malah buat makin parah. Jadi cari kesibukan.
Putri : U'll always be my best friend Yuki.
Yuki : I hope more
Putri : Ngarep.com
Yuki : biarin
Yuki itu suka jail dan menggoda Putri, tetapi karena mereka sudah berteman lama maka Putri sudah sangat terbiasa dengan tingkah Yuki.
Putri : Thanks ya ki
Yuki : U're welcome and have nice day
Putri : U too
Balas Putri yang kemudian masuk ke ruang komben dan memulai OJT nya sehari penuh.
Bersambung
^_^ Mohon dukungannya untuk memberikan, like dan comment ya.. kalau suka silahkan klik favorit dan berikan vote ya readers
__ADS_1
Terima kasih