
... Yudhistira...
Putri melambaikan tangan saat mobil Pajero sport hitam milik Yudhis sudah berjalan. Yudhis memutar balik tepat diputaran ujung area parkir sebelum mobil tiba di palang gerbang keluar Rumah Sakit.
Yudhis memarkirkan mobilnya di area yang sedikit jauh dari pintu masuk IGD. Ia turun dari mobil lalu berjalan menuju masjid yang berada di Rumah Sakit untuk melaksanakan kewajiban sholat isya. Selepas melaksanakan sholat, ia berjalan kembali sambil melihat ke arah pintu masuk IGD dan melihat sekilas pintu IGD sedang terbuka sebelah. Dilihatnya Putri sedang berbincang dengan dua orang pria yang ia yakini rekan kerja kantornya di depan meja perawat IGD. Kemudian langkahnya berbelok ke kanan menuju kantin rumah sakit yang terlihat tidak terlalu ramai.
Yudhis memilih tempat duduk dengan posisi menghadap ke pintu keluar IGD. Posisinya tidak akan nampak jelas jika dilihat dari luar pintu masuk IGD, kecuali seorang tersebut memang serius mencari pandangan ke arah Yudhis menunggu sekarang.Yudhis menunggu sambil memesan teh manis hangat, karena perutnya masih merasa cukup akan asupan makan malam di resto pizza tadi.
30 menit kemudian terlihat Putri keluar bersama dengan dua pria. Salah satunya menggunakan seragam operasional PT. ZEN Express, satu lagi menggunakan kaos biru tua dengan celana jeans hitam. Putri berjalan ke arah parkiran motor di sisi kiri kantin, kemudian menaiki motor matic merah bersama dengan pria berkaos biru tua tadi.
Yudhis sudah berada di dalam mobil saat Putri berjalan di parkiran motor tadi. Ia menjaga jarak cukup jauh dengan motor yang ditumpangi Putri karena jalanan sudah sepi malam ini. Sehingga mengendarai mobil pun tidak menemui banyak hambatan. Hingga akrinya Yudhis melihat motor yang ia buntuti tersebut berbelok ke semua gang yang cukup dimasuki satu mobil.
Ia menunggu dengan jarak sekitar 20 meter dari gang tersebut, tak lama ia pun melihat pengendara motor matic tersebut sudah keluar dari gang seorang diri.
“Sepertinya Putri sudah diantar sampai rumah” ucap Yudhis kemudian ia mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan whatsapp pada Putri.
Yudhis : belum pulang?
Setelah pesan terlihat ceklis dua, ia pun segera melajukan mobilnya untuk pulang. Cukup menempuh waktu 15 menit kemudian ia pun sudah tiba di rumahnya di daerah Bogor Raya.
Mobil Yudhis sudah tiba di dalam garasi. Ia menutup pintu mobil dan berjalan menuju pintu dapur yang terhubung dengan garasi. Kemudian melepas sepatu di depan rak-rak sepatu yang tersimpan rapih.
Saat berjalan ke ruang keluarga, ia meraih ponsel pada saku celana kemudian melihat balasan dari Putri beberapa menit yang lalu. Yudhis mendudukan bokongnya pada sofa ruang keluarga dan membalas pesan sambil menyandarkan punggung dan kepalanya di sofa yang nyaman itu.
“De baru pulang? Bukannya tugas di Bogor hari ini?” tanya Mama yang sedang menuruni tangga melihat kearah putra bungsunya.
“Iya Ma, tadi makan malam dulu sama Putri” jawab Yudhis yang masih terduduk santai dan memandang ke arah sang Mama.
“Putri? Siapa? Mantan kamu yang dulu bukan De?” tanya Mama yang sudah tiba diujung tangga lalu berjalan ke arah Putranya.
Mama duduk disebelah Yudhis ketika putranya menjawab “Iya Ma”.
__ADS_1
“Kamu jadian lagi De?” tanya Mama sambil mengusap rambut putranya.
“Nggak Ma, kebetulan Putri jadi HRD di kantor cabang Bogor. Kita ketemu saat meeting tadi dan Ade ngajak dia makan malam sepulang kerja” jawab Yudhis yang bicara jujur pada Mama, karena orang tuanya memang mendidik putranya untuk saling komunikasi terbuka dengan sesama anggota keluarga.
“Kamu masih sayang sama dia De?” tanya Mama dengan tatapan sayangnya.
“Ya Ma, tapi entahlah Putrinya masih bisa kasih Ade kesempatan atau nggak. Semua memang salah sikap Ade dulu yang terlalu kekanak-kanakan” ucap Yudhis sambil memijat pelipis matanya.
“De, jodoh itu sudah diatur sejak kita belum ada di dunia. Kalau dia jodoh kamu pasti ada jalannya kalian untuk bersama lagi. Mama hanya mendoakan segala yang terbaik untuk anak-anak Mama” ucap Mama sambil tersenyum.
“Doain ya Ma supaya Putri yang jadi mantu Mama nanti”
“Iya De, Mama doain supaya Putri nanti jadi mantu Mama. Dah sekarang kamu istirahat dulu. Besok udah ngantor di Jakarta lagi?” tanya Mama sambil mengelus punggung Putranya.
“Iya Ma, besok meeting sama beberapa Manajer divisi Sales dan Marketing” ucap Yudhis sambil menguap dan berjalan menuju halaman samping rumah. Ia biasa menyempatkan diri untuk berenang selesai melakukan aktifitas hariannya, walaupun hanya 10x bolak balik kolam. Namun, renang adalah jadwal wajib hariannya untuk menjaga kebugaran dan postur tubuhnya.
......................
Tok tok tok
“Ya masuk” ucap Yudhis sambil melirik ke arah pintu ruang kerjanya.
“Permisi Pak, saya mau mengingatkan kalau 20 menit lagi ada meeting dan Divisi Sales & Marketing” ucap Arif sekretaris Yudhis.
“Baik Mas Arif, thanks” ucap Yudhis kepada sekretarisnya.
Yudhis sekilas mengecek sisa berkas di atas mejanya kemudian, berdiri dan meraih Tabnya berjalan ke luar menuju meja Arif.
“Mas, ikut saya ke ruang meeting” perinta Yudhis pada sekretarisnya.
“Baik Pak” ucap Arif seraya berdiri dan membawa laptop, buku catatan, serta alat tulisnya. Kemudian berjalan bersamaan dengan Yudhis menuju ruang meeting di Gedung A lantai 4.
__ADS_1
Yudhis dan Arif sudah tiba di ruang meeting dan di lihatnya 3 orang perwakilan dari Divisi Sales & Marketing telah hadir disana, diantaranya Manajer Sales Development, Manajer Sales Retail, dan Manajer Sales Corporate. Ada dua perwakilan dari Divisi Sales & Marketing yang nampak belum hadir di sana yakni Manajer
Marketing Communication serta Senior Manajer atau Sales & Marketing Division Head.
Yudhis berjabat tangan dengan peserta yang sudah hadir disana, tak lama setelah ia duduk terlihat masuk dua orang peserta yang tadi belum nampak kehadirannya. Terlihat seluruh peserta yang hadir hormat kepada salah seorang yang Yudhis yakini sebagai Division Head.
Meeting berjalan kurang lebih 2,5 jam membahas berbagai program yang akan dijalankan oleh Divisi Sales & Marketing Pusat sebagai support untuk meningkatkan revenue dan kualitas Sales & Marketing di kantor-kantor cabang yang berada di bawah kepemimpinan Yudhis. Posisi Yudhis di perusahaan sebagai Deputy General Manager atau setara seorang Senior Manajer membawahi seluruh kantor cabang yang tersebar di wilayah Sumatera dan Jawa.
Arif sebagai notulen dengan cermat mencatat setiap berbagai hal maupun kesepakatan yang dibahas dalam meeting tersebut. Adapun beberapa poin yang disepakati diantaranya meliputi peningkatan kualitas SDM sales melalui training soft skill, sosialisasi dan refreshment bagi seluruh SDM sales di kantor cabang yang akan di support oleh kantor pusat. Kesepakatannya akan dilakukan pengaturan training tersebut melalui timeline training yang melibatkan HR bagian Development di setiap kantor-kantor cabang.
Meeting berakhir saat makan siang, para peserta melaksanakan sholat dzuhur bersama di mushola lantai 4 dan kemudian pergi makan siang bersama ke salah satu resto makanan oriental yang kebetulan terletak beberapa blok di samping Kantor Pusat.
Selesai melaksanakan sholat dzuhur, ketika sedang duduk di bangku depan musola ia duduk bersebelahan dengan Manajer Marketing Communication yang kemudian memulai pembicaraan dengan Yudhis sambil menunggu peserta meeting tadi keluar dari mushola.
“Pak Yudhis tinggal di Bogor?” tanya Aldi dengan ramah.
“Iya, rumah orang tua saya di Bogor. Pak Aldi sering main ke Bogor?” Jawab Yudhis dengan sopan.
“Lumayan bisa seminggu sekali atau paling jarang tiga minggu sekali saya pasti ke Bogor” ucap Aldi.
“Ada keluarga di Bogor Pak?” tanya Yudhis.
“Calon isteri saya orang Bogor Pak” ucap Aldi sambil tersenyum.
“Walah pantas sering ke sana, kapan-kapan kalau lagi main ke Bogor kabar-kabari sayalah. Sekalian ajak calon isteri Pak Aldi juga nanti kita jalan-jalan bareng” ucap Yudhis dengan nada yang semakin akrab, maklum saja karena mereka juga memang seusia.
“Siap, nanti di kabar-kabarin deh kalau saya ke sana” ucap Aldi yang kemudian menoleh ke arah pintu keluar mushola dan dilihatnya semua telah selesai memakai sepatu dan kemudian mereka semua pergi bersamaan menuju resto tempat makan siang yang sudah di booking sebelumya.
Bersambung
^_^ Mohon dukungannya untuk memberikan, like dan comment ya.. kalau suka silahkan klik favorit dan berikan vote ya reader
__ADS_1