
"Assalamua'alaikum" salam Putri saat memasuki ruang HR kantor cabang, yang saat ini sudah disekat terpisah dengan ruang sales sejak minggu lalu.
"Wa'alaikumsalam" dijawab bersamaan oleh Alfian dan Wijaya yang sedang duduk di meja kerjanya masing-masing.
"Oke gaes, berhubung udah lengkap semua kita briefing dulu" ucap Putri yang telah meletakkan tas kerjanya di bawah meja PC.
"Siap Mbak" jawab Alfian.
"Siap" jawab Wijaya, kemudian mereka berdua berdiri di depan meja kerjanya masing-masing mengikuti putri.
"Bismillahirahmanirrahim, Assalamua'alaikum, Selamat pagi semua" kemudian dijawab oleh peserta briefing pagi.
"Terima kasih atas kehadirannya untuk bisa hadir tepat waktu, pagi ini saya akan menyampaikan beberapa hal yang perlu diketahui oleh teman-teman diantaranya MOM pertemuan dengan DGM kemarin yang akan saya kirimkan ke email kalian mohon untuk bisa dipahami dan dilaksanakan. Selain itu, setelah briefing ini saya perlu berdiskusi lebih lanjut dengan wijaya perihal kejadian kecelakaan kerja Ardy kemarin. Informasi dari korwil ada pengaturan jam kerja karyawan yang over sehingga mengakibatkan kelelahan. Salah satu impactnya ialah kejadian kecelakaan kerja kemarin". ucap Putri menjelaskan secara singkat.
"Wi, saya butuh data lembur dan piket 2 bulan terakhir ini ya dan data shifting karyawan operasional inbound khususnya kurir dulu aja" ucap Putri kembali kepada Wijaya.
"Siap, ada lagi Mba?" tanya Wijaya meyakinkan atasannya apakah ada data lainnya yg diperlukan sebagai pertimbangan analisa.
"oh ya rekapitulasi absensi 2 bulan terakhir juga ya saya tunggu maksimal jam 11 siang ini ya Wi" Putri berkata sambil menunjukkan telunjuknya pada Wijaya.
"Siap Mba" Jawab Wijaya.
"Baik, dari saya cukup. Dari kalian ada yang akan disampaikan?" tanya Putri dengan menyapu pandangannya pada dua orang dihadapannya.
"Cukup" Jawab Wijaya dan Alfian bersamaan.
"Baik kalau gitu Fian minta tolong dipimpin doa ya" perintah Putri sambil melihat ke arah Alfian.
"Baik, sebelum kita memulai aktifitas hari ini agar kegiatan kita diberikan keberkahan kita mulai dengan berdoa. Ya berdoa saya persilahkan" ucap Alfian kemudian diikuti dengan keheningan dengan menundukan kepala dan mengangkat tangan di depan dada seraya meminta kepada Sang Pencipta melalui lantunan doa yang dilafalkan dalam hati.
"Berdoa selesai, ZEN EXPRESS BOGOOOR!" ucap Alfian yang diikuti dengan semua kepala yang tertunduk mulai naik ke posisi semula, lalu mereka semua melakukan Yel yel penyemangat.
Putri dan kedua rekan kerjanya mulai duduk kembali di meja kerjanya untuk memulai kesibukan pekerjaannya masing-masing.
......................
Drrrtt
Notifikasi whatsapp Putri berbunyi menandakan pesan masuk.
Yudhis : Siang Putri. Sorry bisa minta tolong cek grafik benefit 3 bulan terakhir ga? Aku lihat ada yang ga normal.
Deg
"Koq Yudhis yang baru liat data aja bisa langsung ngeh kalau memang ada sesuatu yang sedang ga beres di data benefit lembur&piket karyawan. Padahal data ini aku buat setiap bulan. Bodohnya aku sampai ga ngeh kalau ada yang aneh perubahan bulannya" gumam Putri dalam hati.
Walaupun Putri sudah mengenal Yudhistira sebelum menjadi atasan kantor pusat, namun tetap saja Putri merasa tertegur karena ia bisa kecolongan monitoring dari data yang biasa dia kirimkan setiap bulannya. Dia baru menyadari kejanggalan data itu sejak pembicaraan dengan korwil Ali semalam.
"Wi, udah?" ucap Putri sambil mengarahkan pandangannya pada Wijaya.
"Done, udah saya email barusan Mbak" jawab Wijaya sambil melihat ke arah Putri.
__ADS_1
"Danke Wi" jawab Putri kemudian mengarahkan fokusnya ke layar monitor dihadapannya.
*) Lembur itu pekerjaan overtime pada hari kerja karyawan, sedangkan piket itu melakukan pekerjaan pada saat libur.
Putri mengamati data lembur&piket dengan seksama. Dia melihat dalam 1,5 bulan terakhir ada kenaikan biaya piket sebesar 20% dari bulan sebelumnya. Sedangkan tanggal merah pada kalender jumlahnya normal seperti bulan-bulan sebelumnya.
Setelah mengamati data benefit, ia beralih ke data shifting dan rekap absensi karyawan. Terlihat pada shifting karyawan hampir 75% kurir tidak sesuai dengan rekapitulasi absen check in dan check outnya.
Misalkan pada shifting nama A masuk di Shift C2 yakni hari kerja senin-sabtu jam kerja 08.00-16.00 , sedangkan pada rekapitulasi absensinya ia masuk jam 10.00 dan pulang jam 1 dini hari.
"Ini pasti ada yang nggak beres" Lirih Putri dalam hati kemudian ia teringat belum memberikan respon dari Whatsapp Yudhis. Dengan segera ia membalas pesan tersebut.
Putri : Siang Pak, iya sedang kami cek memang ada yang terlihat tidak beres dan diperlukan investigasi lebih lanjut di sana.
"Wi, udah liat data yang kamu kirim tadi" tanya Putri pada Wijaya.
"Udah Mbak, banyak yang aneh ya?" tanya Wijaya kembali.
"Banget dan kita harus investigasi ke inbound" ucap Putri sambil memikirkan beberapa strategi yang akan dilakukan untuk investigasi nanti.
"Lapor Pak Dadang dulu ga Mba?" tanya Wijaya kembali.
"Kita susun dulu strategi kita seperti apa. Nanti abis makan siang kita meeting internal sama Fian juga ya di ruang kita aja". ucap Putri yang di jawab anggukkan kepala oleh Wijaya.
Drrrtt
Terdengar notifikasi whatsapp dari ponsel Putri.
Yudhis : Hati-hati berbenturan dengan operasional karena mereka adalah roda bisnis kita.
Putri : Siang ini aku akan berdiskusi dengan team HR cabang mengenai strategi nanti Pak Yudhis.
Yudhis : Malam saya akan ke rumah kamu untuk bahas ini. Mungkin sekitar jam7 malam saya tiba di sana.
Deg
"Yudhis please gak perlu segininya kali sampai bahas di rumah aku! Gimana respon ibu? Gimana kalau ibu malah bilang ke Aldi? Sedangkan aku belum cerita apa-apa ke Aldi?" gundah Putri dalam hati sambil memikirkan solusi terbaik untuk menjawab pesan Yudhis. Sejujurnya ia sangat membutuhkan arahan untuk melakukan investigasi di operasional ini.
Putri : Pak, jangan di rumah saya. Kita janjian di luar aja.
Yudhis : Kamu gak apa-apa pulang malam?
Putri : Saya memang niat mau menginap di kostan Rina untuk kerjain tugas kuliah di sana.
Yudhis : Kenapa sampai nginap? Memang tugasnya banyak?
Putri : Gak terlalu sih cuma buat laporan praktikum dan presentasi aja. Tapi aku butuh printer makanya mau ikut print di kostan Rina dan daripada pulang malam jadi sekalian nginap aja di sana.
Yudhis : Oke, jadi kita ketemu dimana?
Putri : Di kostan Rina aja di Jalan Riau. Nanti aku shareloc kalau udah di sana.
__ADS_1
Yudhis : Oke. Oh ya kenapa manggil Pak sih ga enak dengernya kan ga ketahuan teman kantor kamu juga kali.
Putri : Abisnya serasa ditegur atasan karena data tadi, jadi keterusan deh. he..he..
Yudhis : Oke, see u
......................
Putri sudah tiba di pintu depan kamar kost Rina.
tok tok tok
"Rin.. Rina"
Sudah 3x Putri memanggil Rina, namun tidak kunjung ada respon dari pemilik kamar di dalam.
Putri meraih ponsel di dalam tas ranselnya, kemudian terlihat pesan whatsapp yang ia kirimkan pada Rina sebelum berangkat ke sini masih juga ceklis satu. Putri mencoba menelepon Rina namun ponselnya tidak aktif.
"Duh Rina.... kalau emang batalin kan bisa hubungin gw dulu Rin!" Batin Putri.
Putri teringat janji dengan Yudhistira, kemudian ia mengirim pesan Whatsapp padanya.
Putri : Yudhis, aku udah di depan kostan Rina, tapi Rina nya ga ada dan ga bisa aku hubungi.
Beberapa saat kemudian terlihat Yudhis sedang mengetik.
Yudhis : Tunggu disana, aku udah mau keluar Tol Bogor. 10 menit lagi sampai.
Putri : Oke
Tak sampai 10 menit kemudian Yudhis sudah tiba di depan area kost Rina. Putri yang melihat kedatangan mobil Yudhis, segera berjalan ke arahnya.
Yudhis membuka pintu samping mobil dan berkata "Masuk dulu Put".
Putri pun masuk ke dalam mobil dan berkata "Jadi kita mau bahas dimana?"
"Di rumahku aja" jawab Yudhis yang langsung melajukan mobilnya.
"Hah! Ih aku malu ah sama Mama kamu" jawab Putri sambil mengalihkan pandangan ke jendela luar.
"Santai aja sekarang kan kita lagi mau diskusi masalah kerjaan, terus kamu bisa bawa aja laptop dan printer aku. Kebetulan memang udah jarang banget dipakai, jadi kamu bawa pulang aja buat kebutuhan tugas-tugas kuliah kamu, dan kita juga bisa makan malam gratis. haha.." ucap Yudhis sambil tertawa ringan dan menatap lembut ke arah Putri.
"Benar juga sih, tapi aku ga enak deh kalau sampe repotin Yudhis sejauh ini" gumam Putri dalam hatinya.
"Koq diem Put?" tanya Yudhis yang membuat Putri berhenti memikirkan rasa enggannya.
"Duh repotin kamu deh Yud" jawab Putri sambil meremas ujung kemejanya sendiri.
"Nggaklah, efisien dan efektif itu namanya Put. Sebenarnya ada sih yang jauh lebih efisien dan efektif lagi" ucap Yudis sambil melirik dan tersenyum penuh arti kepada Putri.
"Apa tuh?" tanya Putri sambil menoleh ke arah Yudhis dengan ekspresi penuh tanya.
__ADS_1
"Ya kamu nginap aja di rumahku, jadi kita diskusi di sana, ngerjain tugas dan print, makan malam di sana, trus tidur juga di sana. Jadi nanti pagi kamu berangkat langsung dari rumah aku juga habis sarapan dan mandi di sana. Satu tujuan tempat yang bisa menggantikan fungsi kost Rina tadi kan?" ucap Yudhis yang hanya di jawab Putri sambil menggeleng cepat dan hal itu membuat Yudhis tertawa lepas.
Bersambung,