Rahasia 7 Mata Pedang

Rahasia 7 Mata Pedang
Ayo, Bekerja Sama!


__ADS_3

“Dan yang lebih penting, kalian tidak bisa mengindentifikasi senjata yang di gunakan sang pembunuh saat itu,” tambahnya.


Seketika Vernon, Ansel dan Kaison pun mematung di tempat masing-masing. Mereka sangat tercengang dan tidak menyangka bahwa Jayden bisa mengetahui semua yang di rahasiakan oleh pihak kepolisian.


Ansel dan Kaison pun tidak menyangka bahwa selama ini masih ada yang Jayden sembunyikan dari mereka.


“Darimana kau tahu semua itu? Jangan-jangan kau ‘lah, _....”


“Bukan aku pelakunya, karena aku sedang tertidur pulas di kamar selama pembunuhan itu terjadi. Dan aku bisa mengetahui semua itu melalui mimpiku,” potong Jayden yang tidak mau di tuduh sebagai pembunuhnya lagi.


“Aku menyadari bahwa mimpiku telah menjadi kenyataan, ketika Kaison dan Ansel datang ke rumahku setelah dua hari setelah aku bermimpi tentang pembunuhan itu,” ujar Jayden lagi.


“Jadi, kedatangan kalian ke apartemen malam itu hanya untuk memastikannya?” tanya Vernon menyelidik.


“Benar,” jawab Jayden membenarkan.


Untuk lebih menyakinkan Vernon lagi, Jayden memberikan taruhan yang sangat besar, jika salah satu di antara Suga dan Jackson ada yang terbunuh sesuai mimpinya Vernon harus bersedia bekerja sama dengan Jayden.


Tapi jika apa yang Jayden katakan salah maka dia akan memberikan mobil pengeluaran terbaru miliknya untuk Vernon.


“Tunggu! Ini sangat mustahil! Hanya dengan melalui sebuah mimpi, kau bisa mengetahui bagaimana pembunuhan itu terjadi?” ujar Vernon yang tak mau mempercayainya begitu saja.


“Hari ini aku juga kembali bermimpi, bahwa tidak lama lagi akan terjadi pembunuhan selanjutnya. Dan korbannya adalah lawan main Liona dalam dramanya yang sangat terkenal,” jelas Jayden.


“Akan ada pembunuhan selanjutnya?” Vernon kembali mengulang perkataan itu.


“Jackson Adrea dan Min Suga, mereka yang akan menjadi target selanjutnya,” ujar Jayden.


“Dan seperti yang kau tahu, kalau mereka berdua saat ini sedang mengadakan syuting bersama dalam satu drama,” imbuh Kaison yang membuat Vernon semakin dilemma antara mau percaya atau tidak.


“Percayalah pada kami sekali saja,” pinta Ansel sedikit memohon.


“Ayo, kita bekerjasama! Jika mimpiku salah, maka aku memberikan mobil sport keluaran terbaru yang sudah aku beli minggu lalu. Selain itu, aku juga akan menjamin jabatanmu melalui bantuan dari Kakekku,” ujar Jayden yang secara tidak langsung mengajak Vernon untuk taruhan dengannya.


“Bagaimana?” tanya Jayden.


“Baiklah, setidaknya itu cukup menguntungkan bagiku. Jika kau memang hanya ingin bermain-main dnegan penyelidikan,” jawab Vernon yang menyetujuinya.


“Kau tidak akan pernah menyesalinya,” ujar Jayden.


Tentu saja Vernon sangat tergiur dengan tawaran Jayden, dia pun akhirnya menyetujui taruhan itu. Lagian kalau dipikir-pikir taruhan itu tidak ada ruginya bagi Vernon, malahan itu membuat Vernon mendapatkan banyak keuntungan.

__ADS_1


Setelah itu mereka membagi tugas, Jayden dan kedua temannya bertugas mengawasi Suga. Sedangkan Vernon dan kedua anak buahnya mengawasi Jackson.


“Lalu apa yang ingin kau lakukan sekarang?” tanya Vernon yang akan mengikuti cara permainan Jayden saja.


“Saat ini keduanya masih baik-baik saja, kita hanya perlu mengawasinya dari jauh untuk sementara waktu,” jelas Jayden.


“Namun, untuk berjaga-jaga sebaiknya kita mencari tahu kapan jadwal mereka akan memakai hutan sebagai lokasi syutingnya. Bukankah dalam mimpimu, mereka akan di bunuh saat berada di dalam hutan?” ujar Ansel mengingatkan.


“Kau benar! Untuk sekarang seperti itu dulu, aku akan memberitahu rencana selanjutnya nanti,” sahut Jayden membenarkan.


Vernon pun mengikuti rencana Jayden, dia mengirim beberapa anak buahnya untuk mengawasi Jackson dan Suga dari jauh.


Rencana mereka sudah berjalan semenjak dua hari yang lalu, tapi selama itu mereka belum menemui hal aneh apapun di sekitar Suga dan Jackson.


Hingga tiba waktu syuting di dalam hutan, Jayden pun menyuruh semua orang untuk datang ke lokasi tersebut.


Dan untuk keamanan mereka selama mengawasi target, Vernon memberikan alat pertahanan diri dari kantor polisi kepada Jayden dan kedua temannya.


Di saat Jayden, Ansel dan Kaison sedang terus mengawasi Suga, ternyata Lucifer menyamar menjadi manusia biasa.


Dia menawarkan sebuah peran utama dalam sebuah drama yang di bayar kepada Suga dengan tujuan untuk mengecoh Jayden.


Hal itu membuat focus Jayden hanya tertuju pada Suga, hingga tanpa sadar dia melupakan tentang mimpinya. Dan tanpa Jayden sadari, Lucifer juga menawarkan hal yang sama kepada Jackson.


“Iya, aku dengar dia seorang investor film,” jawab Ansel.


“Investor film apanya? Dia itu Lucifer yang sedang menyamar sebagai manusia biasa,” ujar Jayden memberitahu kedua sahabatnya itu tentang kebenarannya.


“APA!?” seru Kaison dan Ansel bersamaan.


“Ji-jika dia adalah Lucifer, ke-kenapa dia menemui actor itu?” ujar Ansel yang masih terkejut.


“Dan kenapa dia terlihat lebih tampan di bandingkan denganku?” tanya Kaison yang lagi-lagi salah focus.


“Kau ini kenapa menjadi salah focus terus ‘sih!” ujar Jayden yang terlihat sedikit kesal dengan Kaison.


“Hay, kemana perginya dia?” tanya Ansel yang ternyata Lucifer sudah menghilang dari sana.


“Apa? Cepat, cari kemana perginya dia!” perintah Jayden pada kedua sahabatnya.


“Kenapa kami? Lalu kau sendiri?” tanya Kaison melihat Jayden tidak bergerak dari tempatnya.

__ADS_1


“Aku tetap mengawasinya ‘lah! Kalau kita semua pergi siapa yang akan melindunginya?” jelas Jayden.


“Kalau begitu biar aku saja yang di sini,” ujar Kaison.


“Sudah, Ayo cepat kita cari dia!”


Tanpa banyak bicara, Ansel pun langsung menarik Kaison untuk mengikutinya. Namun, sayangnya mereka tidak menemukan keberadaan Lucifer dimana pun.


Jayden memang tak terlalu memikirnya, tetapi dia menyuruh semua orang untuk tetap bersikap waspada.


Setelah kejadian Lucifer menemui Suga dengan menyamar sebagai manusia biasa, pengawasan Jayden menjadi semakin ketat saja.


Dengan menarik kesimpulan bahwa kemungkinan besar suga yang akan menjadi korban selanjutnya dari sang pembunuh.


Namun untuk berjaga-jaga, Jayden tetap meminta Vernon untuk terus mengawasi Jackson dengan baik untuk memastikan bahwa semua ini bukanlah tipuan untuk mengecohnya.


Selama beberapa jam berlalu, baik kelompok Jayden maupun Vernon masih terus mengikuti dan mengawasi Suga dan Jackson dari kejauhan saja.


Sampai kini mereka mengikutinya sudah berada di dalam hutan untuk melakukan beberapa adegan perkelahian yang memang merupakan drama kolosal bertemakan tentang kerajaan yang ada di masa lalu.


“Kau tidak apa-apa, Jay? Wajahmu dari tadi terlihat tidak baik,” tanya Ansel yang menyadari raut wajah Jayden sejak awal.


“Aku tidak apa-apa! Hanya sedikit trauma di awal memasuki hutan, tapi sekarang sudah lumayan mendingan,” jelas Jayden yang tak ingin membuat sahabatnya khawatir.


“Ans, suruh semua orang kita untuk lebih berhati-hati. Karena sepertinya tempat inilah yang ada di dalam mimpiku,” perintah Jayden yang menyuruh Ansel mengatakan itu pada yang lainnya.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...

__ADS_1


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


__ADS_2