Rahasia 7 Mata Pedang

Rahasia 7 Mata Pedang
Misteri Tersembunyi Hantu Aira


__ADS_3

“Hmm, … Aku melihat mereka mengikuti Tuan Hades menuju ke dunia bawah,” jawab hantu Aira.


Aira yang sebenarnya ingin menemui Jayden sesuai apa yang dia katakan sebelumnya, memang melihat kepergian Jayden yang membawa paksa kedua temannya melewati portal yang menghubungkan dengan dunia bawah.


“APA?” teriak Vernon yang tentu saja terkejut mendengarnya.


“Yaa Tuhan, seharusnya aku menjaga mereka dengan baik! Bagaimana aku menjelaskan ini pada Tuan Jhon?”


Vernon mengira bahwa kepergian Jayden, Kaison dan Ansel karena apa yang di perkirakan telah benar-benar terjadi.


Jayden dan kedua temannya tidak sengaja bertemu dengan sang pembunuh Jack. Lalu terlibat pertarungan yang berakhir dengan kekalahan dan kematian ketiganya hingga Tuan Hades membawa roh mereka menuju dunia bawah.


“Dimana? Dimana jasad mereka? Tolong antarkan aku pada jasad mereka,” ujar Vernon dengan wajah tertunduk lesu.


“Hah? Jasad yang mana? Mereka masih hidup! Mereka mengikuti sampai di dunia bawah, karena Hades menjanjikan penjelasan padanya,” jelas Aira meluruskan kesalahpahaman Vernon.


“Syukurlah! Tapi mereka benar-benar masih hidup ‘kan? Kau tidak akan membohongiku?” cecar Vernon dengan tatapan menyelidik pada sosok hantu Aira.


“Kau mau di bohongi hantu?” goda hantu Aira pada Vernon.


“Haish, … Kenapa kau tidak ikut bersama mereka saja dan malah mengganggu di sini,” gerutu Vernon.


Setidaknya dia bisa bernapas lega mengetahui Jayden, Kaison dan Ansel dalam keadaan baik-baik saja.


Namun, bukannya pergi sosok hantu Aira itu malah terus menempel pada Vernon dan membantu mengawasi anak buah Vernon mengevakuasi para mayat itu.


...****************...


Disisi lain, di sebuah ruangan yang sangat minim cahaya. Terlihat seseorang tengah melampiaskan kemarahannya pada dua pria yang ada di hadapannya.


Siapa lagi, kalau bukan Luzark yang sedang melampiaskan kemarahannya pada Lunar dan Lucas.


“Aish, … Sialan!” umpat Luzark penuh kemarahan.


“Kenapa kau harus berlari ke tempat itu, Hah!” teriak Luzark pada Lunar.


“Maaf, aku tidak tahu kalau manusia itu akan mengejar ku sampai di dalam hutan,” jelas Lunar.


“Gara-gara kecerobohanmu, aku kehilangan roh yang telah lama aku kumpulkan selama ini. Dan hampir saja aku kehilangan hal paling berharga karena kebodohanmu itu!” seru Luzark.


“Aku juga tidak menyangka kalau manusia itu mampu mengejarku sampai sejauh itu,” ujar Lunar yang berusaha membela dirinya.

__ADS_1


“Alasan!” bentak Luzark.


“Kali ini aku tidak akan terlalu mempermasalahkannya, karena kalian berhasil mengamankan hal paling berharga milikku! Namun, aku tidak akan bisa mentolerir kesalahan lagi di tugas kalian selanjutnya,” ujar Luzark memberi peringatan.


“Kenapa aku harus patuh pada manusia sepertimu, Hah?” tantang Lunar yang tidak terima dengan perlakuan Luzark padanya yang merupakan iblis asli.


“Karena aku manusia yang di percaya oleh Tuan Lucifer dan kau di perintahkan untuk patuh pada perkataanku.” Luzark menekankan statusnya yang lebih tinggi.


“Sudah hentikan! Katakan saja apa tugas kami selanjutnya?” tanya Lucas yang ingin menyudahi perdebatan Luzark dan Lunar.


“Bersiaplah! Kita akan membunuh seseorang yang bisa membuat sang manusia terpilih menjadi terpuruk,” ujar Luzark dengan smirk jahatnya.


“Apakah orang itu yang kau maksud?” tanya Lucas memastikan tebakannya.


“Tentu saja, dia sudah hidup terlalu lama! Sudah saatnya untuk dia mati di tanganku,” jawab Luzark dengan penuh percaya diri.


“Baiklah! Aku akan menyiapkan segalanya! Katakan saja pada kami jika sudah tiba waktunya,” ujar Lunar.


“Selain itu tetap awasi pergerakan mereka!” perintah Luzark pada kedua iblis itu.


“Okay!” sahut Lunar yang seketika menghilang di susul oleh Lucas. Tak lama kemudian Luzark pun ikut menghilang.


Sementara itu, Vernon menyerahkan pengawasan di proses evakuasi para mayat pasa salah satu rekannya.


“Bro, aku serahkan yang di sini padamu! Soalnya aku harus mendapat keterangan dari saksi Suga yang selamat dari kejadian pembunuhan ini,” ujar Vernon pada salah satu rekannya yang pangkatnya berada satu tingkat di bawahnya.


“Okay, siap! Lagi pula ini akan memakan waktu selama beberapa hari kedepannya,” sahut rekannya itu.


“Jika menemukan petunjuk lain, segera hubungi aku!” pesan Vernon sebelum pergi.


“Siap laksanakan!” sahut rekannya itu.


Setelah itu, Vernon pun keluar dari hutan dan meminjam salah satu mobil dinas di sana untuk menuju ke rumah sakit.


Setelah cukup jauh meninggalkan Kawasan hutan, Vernon baru menyadari bahwa hantu Aira sudah duduk di kursi belakang sejak awal.


Namun sayangnya, Aira tetap mengikuti kemanapun Vernon pergi. Hingga Vernon pun mengunjungi rumah sakit di mana Suga mendapatkan perawat ekslusif di sana.


Akan tetapi, ketika berada di depan rumah sakit tiba-tiba sosok hantu Aira meminta ijin padanya menunggu mobil saja.


“Kenapa kau selalu mengikutiku?” tanya Vernon pada hantu Aira dengan kesal.

__ADS_1


“Karena Jayden dan yang lainnya belum kembali juga! Dan selain mereka bertiga hanya kau yang bisa melihat dan berbicara denganku,” jelas hantu Aira dengan santainya.


“Hay, hantu tempatnya di hutan! Kenapa kau masih saja mengikutiku sampai keluar dari hutan?” ujar Vernon yang mengira dirinya hanya bisa melihat hantu ketika berada di dalam hutan itu saja.


“Kata siapa? Lihatlah mereka yang di sana.”


Hantu Aira seketika berpindah tempat dan duduk di kursi depan di samping Vernon. Kemudian, menunjuk pada sisi kanan jalan, dimana ada beberapa hantu dengan wajah menakutkan di sana.


Bahkan ada satu sosok hantu yang tiba-tiba muncul tepat di mobil Vernon hingga membuatnya mengerem mobilnya secara mendadak.


Cittt, ….


“Astaga, kalau berkendara yang benar! Berbahaya melakukan rem dadakan seperti ini, gimana kalau kita kecelakaan terus mati di tempat?” celetuk hantu Aira yang terkejut dengan aksi rem mendadak dari Vernon itu.


“Hay, sadar dirilah! Kau itu sudah mati, seharusnya aku yang mengatakan seperti itu!” seru Vernon yang menjadi kesal sendiri mendengar celotehan hantu Aira.


“Ouhya, … Benar juga! Hehehee, … Tapi tetap saja tadi itu sangat berbahaya,” ujar hantu Aira yang menertawakan kepolosannya sendiri.


“Haish, … Sudah tahu berbahaya, kenapa kau tidak memberitahu pada teman-teman hantumu itu agar tidak mengganggu pengguna jalan di sini dengan menampakan diri secara tiba-tiba seperti tadi!” ketus Vernon yang kesal dengan kelakuan para hantu yang terus mengganggu dirinya.


“Mereka bukan teman-temanku,” jelas hantu Aira dengan segala kepolosan tingkahnya.


“Bukankah kalian sama-sama hantu, masa tidak berteman!” ketus Vernon yang masih belum melajukan kembali mobilnya dan malah asyik berdebat dengan hantu Aira.


“Kami memang sama-sama hantu, tapi kami punya selera masing-masing untuk berteman. Kami tidak sembarangan berteman begitu saja! Manusia saja pilih-pilih dalam pertemanan yang kaya dengan yang kaya dan yang miskin dengan yang miskin. Kenapa kami para hantu tidak boleh pilih-pilih dalam berteman.” Aira terus mengoceh.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...

__ADS_1


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


__ADS_2