Rahasia 7 Mata Pedang

Rahasia 7 Mata Pedang
Bagian Dari Takdir


__ADS_3

Tuan Hades kembali menjelaskan secara mendetail tentang terbentuknya pedang milik Jayden, tetapi penjelasannya kembali menimbulkan tanda tanya besar di kepala Jayden. Dimana Tuan Hades mengatakan bahwa dia memiliki takdir yang sama dengan pedangnya.


“Jangan katakan bahwa Jayden juga berasal dari dosa dan kebajikan itu sendiri!” seru Kaison yang memang selalu cepat tanggap menarik kesimpulan.


“Benar sekali!” Tuan Hades tanpa ragu langsung membenarkan.


“Tapi apa maksudnya itu semua?” Ansel yang masih bingung kembali menuntut penjelasan.


“Seiring berjalannya waktu, kalian akan mengetahui semua rahasia yang tersimpan dari pedang itu dan rahasia yang tersimpan pada teman kalian ini,” ujar Tuan Hades yang tidak bisa membukanya terlalu jauh, karena itu bukan kewajibannya dan harus Jayden sendiri yang menemukan semua kebenarannya.


“Baiklah, aku mengerti mungkin anda tidak bisa menceritakannya lebih jauh lagi. Maka aku bisa mencari tahunya sendiri,” sahut Jayden yang terlihat pasrah.


“Lalu, apakah munculnya satu mata pedangku juga berkaitan dengan semua yang anda ceritakan barusan?” lanjut Jayden yang kembali pada topik pembahasan utamanya.


“Tepat sekali! Kau tahu apa saja yang termasuk 7 Deadly Sins {Tujuh Dosa Mematikan} dan 7 Heavenly Virtues {Tujuh Kebajikan Surgawi}?” tanya Tuan Hades yang menebak Jayden pasti juga pernah membacanya ketika mempelajari tentang asal usul Lucifer .


“Iya, aku membacanya semuanya!” jawab Jayden penuh keyakinan.


“Setiap energi yang di dapatkan oleh pedangmu itu, yang berupa dosa maupun kebaikan! Maka akan membentuk sebuah mata pedang. Apa kau tahu dosa dan kebaikan apa yang membentuk mata pedang pertamamu? Rasakan 'lah energi yang di salurkan pedangmu baik-baik.”


Tuan Hades kembali menguji kepekaan Jayden akan energi yang di salurkan dari pedangnya.


“Envy atau Sang Iri Hati dan Kindness, Sang Kebaikan Hati! Aku merasakan kedua energi itu dari pedangku,” ujar Jayden yang berhasil melalui ujian dari Tuan Hades dengan sempurna.


“Selamat, kini kau telah melalui tahap pertama untuk meraih kekuatan yang lebih tinggi. Semakin banyak mata pedang yang terbentuk, semakin besar pula kekuatan pada pedangmu,” jelas Tuan Hades.


“Tapi bagaimana bisa, _....”


“Liona dan Jack adalah bentuk dari Envy, mereka selalu merasa iri dengan keunggulan dan kepopuleran orang lain. Terkadang mereka juga melakukan sesuatu hal buruk untuk membuat orang itu menderita dan mendapatkan masalah,” jelas Tuan Hades yang membuat Jayden dan kedua temannya mengerti kenapa Liona dan Jack mengalami kematian yang begitu sadis.


“Lalu bagaimana dengan sang kebaikan hati?” tanya Jayden.


“Mereka selalu berada di sampingmu. Lihat dan ingatlah, siapa yang selalu berada di sampingmu dan membuat pedangmu bereaksi,” ujar Tuan Hades yang membuat Jayden saling lempar pandangan kepada Kaison dan Ansel.


“Darah mereka kini sudah menyatu dengan pedangmu, maka sudah pasti mereka akan selalu berada di sampingnya sebagai bagian dari takdir yang telah tertulis,” tambah Tuan Hades.


“Jadi, polisi penakut itu juga bagian dari takdirnya Jayden? Soalnya darahnya juga mengenai pedang Jayden,” ujar Kaison meminta kepastian.


“Benar, kalian berempat akan selalu terikat dan akan menjadi bantuan terbesar bagi Jayden untuk menyelesaikan perjalanan hidupnya,” jelas Tuan Hades membenarkan.


Jayden tiba-tiba terdiam, dia pun mulai berpikir bahwa apa yang di katakan Lucifer benar saat dalam mimpinya.


Bahwa dirinya tidak akan bisa menyentuh Lucifer sebelum ke tujuh mata pedangnya terkumpul. Yang artinya kisah petualangan dan perjalanan Jayden masih sangat jauh.

__ADS_1


“Apakah sampai di sini sudah cukup?” tanya Tuan Hades ketika melihat sikap diam Jayden.


“Ada satu lagi yang ingin aku tanyakan,” ujar Jayden.


“Apa itu?” Tuan Hades menunggu pertanyaannya.


“Bagaimana caranya aku mengumpulkan sisa mata pedang yang lainnya?” tanya Jayden.


“Pedangmu akan selalu memberikan petunjuk melalui mimpi! Kau hanya perlu menyelesaikannya seperti sebelumnya,” jawab Tuan Hades.


“Apa hanya itu saja yang ingin kau tanyakan?” imbuh Tuan Hades.


“Iya, sepertinya itu sudah cukup!” jawab Jayden.


“Baiklah, aku akan mengirim kalian kembali sekarang!” ujar Tuan Hades yang bersiap mengirim ketiga bocah itu kembali ke dunia nyata melalui teleportasi.


“Hay, … Tunggu dulu! Kami berdua masih memiliki banyak pertanyaan!” seru Kaison yang menghentikan Tuan Hades.


“Silahkan tanyakan apa yang ingin kalian ketahui,” ujar Tuan Hades yang memberikan kesempatan pada Ansel dan Kaison untuk bertanya.


Tidak ingin membuang kesempatan begitu saja, Ansel dan Kaison pun menanyakan apapun terkaitan kejadian demi kejadian yang mereka alami selama beberapa hari ini.


Dengan menahan kesabarannya, Tuan Hades pun menjawab satu persatu apa yang di tanyakan Kaison dan Ansel. Sedangkan Jayden hanya diam.


Sementara di dalam hutan, Vernon masih mengawasi proses evakuasi semua kerangka manusia yang mereka temukan itu.


Menyadari keberadaan Jayden, Ansel dan Kaison menghilang begitu saja. dia pun sempat panik dan memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mencari.


Vernon benar-benar khawatir dan takut jika Jayden dan kedua temannya bertemu lagi dengan pembunuh Jack.


Dan terjadi pertarungan yang membuat ketiganya terluka di suatu tempat atau bahkan semakin jauh masuk ke dalam hutan.


Di tengah keputusasaannya mencari keberadaan Jayden dan yang lainnya, dia malah bertemu lagi dengan hantu Aira.


“Bagaimana? Apa kalian sudah menemukan jejak mereka?” tanya Vernon pada anak buahnya.


“Belum, Pak! Kami akan berusaha menyisir dan mencari mereka lebih dalam lagi memasuki hutan,” jawab anak buahnya.


“Temukan mereka secepatnya!” perintah Vernon.


“Siap laksanakan, Pak!” sahut anak buahnya.


“Aish, … Kemana perginya ketiga anak nakal itu! Sudah aku katakan untuk tidak pergi kemana pun, tapi mereka malah menghilang sekalian,” gerutu Vernon raut wajahnya terlihat jelas sedang panik.

__ADS_1


“Hay, apakah kau sedang mencari Jay dan kedua temannya!”


Sesosok hantu cantik yang Vernon ketahui bernama Aira tiba-tiba menampakan diri tepat di hadapannya.


Hal itu tentu saja membuat Vernon menjerit ketakutan sampai jatuh terduduk di tanah dengan wajah ketakutannya.


“Yakh, … Bisakah kau tidak mengejutkanku!” teriak Vernon pada hantu Aira.


“Maaf, … Aku tidak sengaja,” ucap Aira dengan polosnya.


“Haish, … Kenapa kau masih di sini? Kenapa tidak mengikuti malaikat maut saja dan pindah alam,” ujar Vernon yang mencoba membiasakan diri dengan keberadaan hantu cantik itu.


“Sudah aku katakan bahwa aku tidak bisa pergi dengan mudah,” sahut Aira yang menjadi tertunduk sedih.


“Kenapa?” tanya Vernon penasaran.


“Ada yang mengikat rohku di sini,” jawab Aira.


“Maksudnya?” Vernon semakin bingung.


“Aku bagian dari takdir Jayden dan kalian bertiga,” ujar Aira.


“Apalagi yang kau bicarakan? Aku semakin tidak mengerti arah pembicaraanmu!” ketus Vernon yang menganggap Aira sedang mempermainkannya.


“Ouhya, … Apa kau melihat keberadaan Jayden dan dua bocah nakal itu?” Akhirnya Vernon mencoba menanyakan keberadaan Jayden dan kedua temannya.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...

__ADS_1


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


__ADS_2