
“Kurasa itu mustahil! Meskipun kita menyatukan kekuatan, segel itu sepertinya tidak akan bisa di hancurkan mengingat segel itu sama seperti kekuatan kita,” jelas Tuan Hades yang langsung bisa memprediksinya dengan tepat.
“Tapi sepertinya anak itu bisa menghancurkannya,” ujar Malaikat maut yang di maksudkan pada Jayden.
“Kita tidak akan tahu hasilnya sebelum mencobanya. Benar, bukan?” sahut Tuan Hades yang satu pemikiran dengan sang malaikat maut.
Keduanya pun langsung berteleportasi ke tempat Jayden berada. Sedangkan Jayden dan Ansel menjadi satu kelompok, karena mengikuti sebuah aura yang sangat kuat dari salah satu ruangan yang ada di dalam rumah itu.
Tersisa Vernon dan Kaison yang terpaksa menjadi satu kelompok, karena sama-sama penasaran dengan sebuah sumber cahaya yang mereka kira sebagai tempat penyimpanan harta karun.
Dan benar saja, begitu memasuki ruangan itu baik Jayden maupun Ansel menemukan sebuah peti mati berlapis emas dan di penuhi dengan tanaman bunga mawar putih.
Peti mati tersebut terlihat begitu indah dari kejauhan, di tambah dengan aura kegelapan yang tercampur dengan aura keemasan yang begitu kuat.
Keduanya yang sudah sangat penasaran langsung saja mendekati peti mati tersebut untuk memeriksa apakah ada mayat di dalamnya.
Namun, ternyata itu hanya sebuah peti kosong saja dan lebih anehnya peti mati tersebut terlihat seperti baru saja di tinggalkan oleh pemiliknya.
“Ans, bukankah ini terasa sangat aneh?” tanya Jayden.
“Benar, peti mati ini seperti baru saja di tinggalkan atau lebih tepatnya ada seseorang yang telah memindahkan mayat dari dalam peti ini. Tapi untuk apa orang itu hanya membawa satu mayat saja, sedangkan banyak sekali mayat yang terdapat di tempat ini?”
Ansel pun merasakan keanehan yang sama di rasakan oleh Jayden.
Disaat keduanya sedang hanyut dalam pemikiran masing-masing. Tiba-tiba keduanya merasakan ada seseorang yang sedang mengawasi mereka dari kejauhan.
Aura orang tersebut samar-samar mereka rasakan dari balik tirai yang ada di sana, baik Ansel dan Jayden perlahan mulai mendekatinya untuk memastikan.
“Apa yang kalian berdua lakukan dengan mengendap-endap seperti itu?”
Namun, baru saja ingin membuka tirai tersebut sebuah suara mengejutkan keduanya. Jayden dan Ansel bahkan terlonjak kaget dan langsung berbalik dengan raut wajah kesal mereka.
Akan tetapi, setelah mengetahui bahwa orang yang mengacaukan rencana mereka adalah Tuan Hades dan Malaikat malam keduanya pun langsung memasang senyuman pokernya.
“Hehehee, … Kami hanya ingin memastikan apakah ada sesuatu di balik tirai ini atau tidak,” jawab Ansel yang mengeluarkan senyuman termanisnya.
“Tunggu, aura di dalam peti mati ini sangat bertolak belakang!”
__ADS_1
Tuan Hades dan Malaikat maut segera menyadari keanehan yang terdapat pada peti mati yang terlihat sangat indah itu. Tuan Hades pun mulai mendekatinya dan menyentuh kedua aura tersebut.
Dari raut wajahnya yang terkejut sepertinya dia mengenali pemilik dari kedua aura yang sangat bertolak belakang itu.
“Ini aura milik Luzark dan adiknya!” ujar Tuan Hades memberitahu Malaikat maut.
“Apakah selama ini dia menjadikan semua roh ini untuk membangkitkan dan menyatukan roh adiknya yang sudah lama meninggal?”
Malaikat maut juga tampak terkejut, sedangkan Jayden dan Ansel yang tidak mengerti apa yang sedang keduanya bicarakan hanya diam memperhatikan serta mendengarkan pembicaraan tersebut.
Hingga Tuan Hades dan Malaikat maut pun teringat dengan kumpulan para roh yang tersegel di ruangan lain yang mereka temukan.
“Tidak ada waktu untuk memikirkan ini, sebaiknya kita segera mengurus jiwa para roh yang telah lama tersegel,” ujar Tuan Hades yang di tanggapi sebuah anggukan oleh malaikat maut.
“Kalian berdua ikut dengan kami!”
Malaikat maut langsung memegang pundak Jayden dan Ansel, setelah itu dia kembali menggunakan teleportasi ke tempat sebelumnya.
Tuan Hades pun segera menyusul ketiganya dengan teleportasi, tapi sebelum itu dia menghilangkan jejak kedua aura yang saling bertentangan satu sama lain agar nantinya tidak menimbulkan masalah.
...****************...
“Aakh, … Hantu! Ada hantu cantik di sana!” teriak Kaison ketakutan, dia yang pertama kali melihat sosok wanita cantik tersebut.
Sontak saja, Vernon pun segera berbalik dan dia juga melihat sosok yang sama dengan yang di lihat oleh Kaison. Namun, anehnya sosok tersebut terlihat seperti manusia biasa.
Wajahnya benar-benar cantik, tubuhnya kecil dengan warna kulitnya yang begitu putih dan rambutnya panjang terurai. Sosok itu tengah tersenyum manis menatap ke arah mereka, bahkan sempat melambaikan tangannya.
“Syukurlah, kedatangan kalian akhirnya bisa menolong mereka semua untuk menuju ke tempat yang lebih baik,” ujar wanita itu seraya tersenyum dengan manisnya.
“Lalu bagaimana dengan kau?” tanya Vernon yang mencoba bersikap berani sebagai seorang anggota detective kepolisian.
“Aku masih ada yang harus di selesaikan di dunia ini, makanya aku tidak bisa pergi sekarang! Bisakah kalian berdua merahasiakan tentang pertemuan ini,” pinta sosok wanita cantik itu dengan wajah memohon yang membuat baik Kai maupun Vernon tidak bisa menolak permintaannya.
“Baiklah, tapi sebelum itu katakan siapa dirimu?”
Akhirnya Vernon kembali pada kesadarannya sebagai seorang detective kepolisian, dia pun menanyakan tentang kebenaran identitas wanita tersebut.
__ADS_1
“Perkenalkan namaku Aira! Aku adalah roh yang tidak bisa meninggalkan dunia, sebelum masalah yang aku sebabkan di selesaikan,” jelas sosok roh bernama Aira tersebut, raut wajahnya yang awalnya ceria berubah dengan kesedihan.
“Kenapa kau tidak minta tolong saja pada si Tuan Hades atau Malaikat maut itu. Mereka ‘kan ahlinya berurusan dengan roh seperti dirimu,” ujar Kai yang sudah mulai memberanikan diri untuk berbicara.
“Jika masalahnya semudah itu, maka sejak awal aku sudah pergi dari dunia ini!” ketus Aira yang kesal dengan kebodohan dua pria yang di temuinya itu.
“Kan siapa tahu bisa membantumu cepat menyebrang,” gumam Kai yang sebenarnya tidak terima dengan perkataan Aira, tapi dia tidak berani berdebat dengan hantu.
“Ouhya, … Pria berbaju putih dengan pipinya yang chubby. Apakah kalian tahu siapa namanya?” tanya Aira yang terlihat sangat antusias.
“Memangnya kenapa? Apa kau menyukainya?” goda Vernon yang sudah mulai berani bercanda dengan hantu cantik itu.
“Tidak boleh! Hantu sepertimu tidak boleh menyukai manusia, apalagi Jayden adalah sahabatku!”
Kai menegaskan agar Aira tidak macam-macam baik pada Jayden maupun Ansel.
“Ooh, … Jadi, dia namanya Jayden! Nama yang sangat indah seindah wajahnya,” puji Aira yang menyukai nama tersebut.
^^^Bersambung, ....^^^
Ilustrasi Tokoh, ....
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
__ADS_1
...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...