Rahasia 7 Mata Pedang

Rahasia 7 Mata Pedang
Bangkitnya Kekuatan Satria Pelindung


__ADS_3

Tentu saja Vernon, Kai dan Ansel di landa kebingungan akan fenomena berhentinya waktu yang ada di sekitar mereka pada saat itu.


Berbeda dengan Jayden yang di landa kesedihan, karena pandangan matanya hanya tertuju pada sang Kakek yang masih terjebak di dalam mobil dalam keadaan terluka parah.


“Apa yang terjadi?” gumam Vernon yang terus memperhatikan semua yang ada di sekitarnya.


“Aku juga tidak tahu! Tapi yang terpenting saat ini adalah Jayden dan Kakek Jhon,” ujar Ansel yang segera menghampiri Jayden yang masih bersimpuh di depan mobil yang ringsek sambil menatap penuh kesedihan pada sang Kakek.


“Cepat! Kita harus menyelamatkan Kakek Jhon terlebih dahulu.”


Kai menambahkan dan bergegas menyusul Ansel dan Jayden. Mendengar perkataan Ansel dan Kai yang ada benarnya, Vernon pun segera menyusul dua bocah itu dan mengabaikan kebingungannya.


Saat itu juga sosok Lucifer dan ketiga iblis kepercayaannya muncul tepat di hadapannya Jayden yang tengah dalam keadaan terpuruk.


“Bagaimana? Apa kau menyukainya? Hadiah special dariku seperti yang telah aku janjikan,” ujar yang berdiri tepat di belakang Lucifer. Sedangkan sosok Lunar dan Lucas berdiri di belakangnya.


“Kau, _....”


Jayden mendongakkan wajahnya, menatap tajam pada Lucifer dan ketiga iblis di belakanganya yang selalu muncul di dalam mimpinya.


Sementara Vernon langsung menghentikan langkahnya dan menyuruh Kai dan Ansel juga untuk berhenti.


Ketiga iblis tingkat tinggi tersebut adalah Luzark, Lucas dan Lunar yang masih mengenakan jubah bertudung mereka.


Sementara Lucifer sendiri selalu mengenakan pakaian khas bangsawan eropa yang menunjukan kesombongan akan kekuatan dan kekuasaannya.


“Benar! Inilah yang aku maksud dengan hadiah yang sangat special yang aku maksud. Apa kau menyukainya?” tanya Luzark seraya menunjukan senyuman puasnya.


Tanpa menjawab atau menanggapi perkataan itu, Jayden secara tiba-tiba mengeluarkan pedangnya. Anehnya lagi, pada saat Jayden mengeluarkan pedangnya.


Di saat yang bersamaan Vernon, Kai dan Ansel juga merasakan kekuatan besar yang tiba-tiba muncul di dalam tubuh mereka.


“Ada apa dengan tubuhku?” gumam Vernon yang merasakan ada kekuatan besar tersimpan di dalam tubuhnya.


“Kau juga merasakannya?” tanya Kai memastikan bahwa bukan dirinya saja yang merasakan munculnya kekuatan tersebut.


“Pedang Jayden yang memberikan kekuatan itu,” ujar Ansel yang langsung bisa menebak dari mana kekuatan itu berasal.


Lalu tanpa buang waktu Jayden langsung saja menyerang ke arah Lucifer dan ketiga iblis itu. Mengira bahwa Lucifer yang akan menjadi target penyerangan itu, ternyata Jayden malah menjadikan Luzark sebagai target utamanya.


“Jangan lengah!” seru Lunar yang segera berteleportasi dan menghadang serangan Jayden.

__ADS_1


Beruntung bagi Luzark, karena Lunar dengan cepat menangkis serangan Jayden. Sehingga terjadi benturan kekuatan di antara keduanya sampai akhirnya membuat Lucifer turun tangan dan menyerang Jayden, hingga dia terdorong jauh ke belakang.


Siapa sangka Ansel bisa langsung berpindah tempat dan menangkap tubuh Jayden yang hampir saja terlempar ke arah sebuah mobil yang berada di sana.


Sontak semua orang merasa terkejut dengan aksi Ansel yang tiba-tiba bisa berpindah tempat dalam kedipan mata saja.


Ansel yang belum menyadari aksinya barusan hanya focus pada Jayden dan segera memastikan keadaan Jayden dengan bertanya, “Jay, kau tidak apa-apa?”


“Ans, bagaimana bisa kau memiliki kekuatan seperti ini?” tanya Jayden yang seketika menyadarkan Ansel dengan apa yang baru saja telah terjadi.


“Pedangmu yang membangkitkan kekuatan tersembunyi yang tersimpan di tubuh kami,” ujar Ansel yang semakin menyakini tebakannya.


“Hah?” Jayden masih terlihat tak mempercayainya.


“Bukan hanya aku, tapi Kai dan Vernon juga memilikinya,” imbuh Ansel.


“Kau tidak sendirian, Jay! Kami ada untuk membantumu, jadi kita harus segera menyelesaikan ini dan menolong Kakekmu,” sambung Ansel yang menyadarkan Jayden tentang keadaan Kakeknya yang masih terjebak di dalam mobil.


“Kau benar! Bukan waktunya untuk membahas ini!”


Jayden segera bangkit dan berjalan menghampiri para iblis itu sembari menggabungkan kekuatan yang tersimpan di dalam tubuhnya dengan kekuatan yang terdapat pada pedangnya.


Pertarungan pun tak terelakan, Jayden dengan segenap kemampuannya terus menyerang Luzark.


Menyadari bahwa Jayden tengah menargetkan Luzark, Ansel pun segera memberi isyarat kepada Kai dan Vernon untuk ikut membantu.


“Vernon! Kai, ayo kita lakukan!” ujar Ansel.


“Okay!” sahut Vernon.


“Siap laksanakan!” sahut Kai.


Kemudian, dia yang mencoba membuat sebuah tongkat dengan menggunakan aura yang di milikinya. Siapa sangka tongkat yang dia bayangkan benar-benar terbentuk dengan kekuatan aura yang ada di dalam tubuhnya.


“Woah, … Ini sungguh berhasil!” seru Kai yang menatap takjub dengan tongkat yang kini berada di tangannya.


“Kai, focus! Kini mulai sekarang!” Ansel langsung mengingatkan sahabatnya itu.


“Ouh, Okay!” sahut Kai.


Ketiganya pun langsung ikut bertarung untuk membantu Jayden. Dimana Ansel yang berhadapan serangan, sehingga membuat Vernon terpaksa harus menggunakan senjata api yang terbuat dari auranya seperti yang di lakukan oleh Kai sebelumnya. Sedangkan sudah sangat jelas bahwa Kai yang berhadapan dengan Lucas.

__ADS_1


Ansel bertarung dengan menggunakan kekuatan sihir auranya, dimana Luzark juga ternyata seorang penyihir gelap.


Sedangkan Kai yang merupakan seorang atlet lebih memilih menggunakan otot dan kemampuan bela diri yang selama ini dia latih dan di dukung dengan tongkat auranya.


Berbeda dengan Vernon yang merupakan seorang polisi, lebih memilih menggunakan kekuatan auranya untuk membuat sebuah senjata yang bisa dia gunakan untuk menyerang.


Pertarungan berlangsung dengan sengit, bahkan beberapa kali Jayden terdorong mundur karena pada dasarnya kekuatan dia dengan Lucifer masih berbeda jauh.


Hingga Jayden memutuskan untuk mengakhiri pertarungan tersebut dengan meminta bantuan kepada kedua sahabatnya. Apalagi mengingat kakeknya yang harus segera mendapatkan pertolongan.


“Ans! Kai, permainan baseball di mulai!” seru Jayden pada kedua sahabatnya.


“Okay!” sahut keduanya serentak yang sepertinya sudah mengerti apa yang akan di rencanakan oleh Jayden selanjutnya.


Berbeda dengan Vernon, Lucifer dan ketiga iblis lainnya yang sama sekali tidak mengerti apa yang para bocah itu rencanakan.


Tanpa buang waktu Jayden langsung melemparkan pedangnya ke arah Lucas yang pada saat itu sedang bertarung dengan Kai.


Akan tetapi, bukan Lucas yang Jayden incar melainkan tetap Luzark. Sebab pada saat pedang itu hampir mengenai tubuh Lucas, Kai langsung memukul pedang tersebut ke arah Ansel. Sementara, Ansel sendiri bertugas mengatur posisi Luzark.


Dan benar saja, pedang tersebut menancap tepat di tubuh Luzark yang membuatnya langsung muntah darah dan ambruk begitu tepat di hadapan Ansel.


Aksi ketiganya begitu cepat, hingga Lucifer serta Lucas dan Lunar tidak bisa membantu ataupun melindungi Luzark lagi.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...

__ADS_1


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


__ADS_2