
Disaat yang bersamaan, di tengah perjalanan Jayden dan Kai kembali di hadang oleh pasukan iblis. Namun, kali ini bukan hanya iblis rendahan saja yang menghadang jalan mereka.
Akan tetapi, sosok Lucifer yang memimpin pasukan iblis itu hingga membuat Jayden dan Kai turun dari mobil mereka untuk menghadapinya.
“Kenapa kau terus menghadang ku?” tanya Jayden yang berjalan mendekati Lucifer.
“Hanya untuk sekadar bermain dan bersenang-senang. Bagaimanapun juga manusia bodoh dan lemah seperti kalian tidak akan pernah bisa mengalahkan aku!” jawab Lucifer dengan kesombongannya.
“Benarkah? Jika kau begitu percaya diri, lalu kenapa kau selalu menghalangi jalanku?” tantang Jayden yang menyadari bahwa kemunculan Lucifer pasti menandakan ada sesuatu yang ingin di sampaikan kepadanya secara langsung.
“Siapa yang menghalangi mu? Aku hanya ingin menunjukan sesuatu yang sangat menarik padamu,” ujar Lucifer yang tersenyum penuh arti.
“Lihatlah!” lanjutnya.
Kemudian, Lucifer menggerakkan jari jemarinya dan tak lama muncul sebuah kejadian yang membuat Jayden dan Kai sesaat mematung begitu melihatnya.
Bagaimana Jayden Dan Kai tidak terkejut ketika melihat Kakek Jhon berada di dalam mobil yang terlihat tengah melaju dengan kecepatan tinggi.
Di tambah dengan keberadaan sesosok iblis yang terasa tidak asing bagi keduanya yang membawa mobil tersebut.
Lucifer tertawa puas saat melihat reaksi dari Jayden, lalu dia berkata, “Hahahaaa, … Aku rasa sekarang kau sedang menyesal karena menantangku!”
“Seharusnya kau tidak menilai terlalu tinggi dengan kemampuan yang kau miliki. Apalagi ku sama sekali tidak mengerti dengan siapa dirimu, tujuan hidupmu dan mengapa pedang itu bisa memilihmu sebagai pemiliknya,” sambungnya yang membuat Jayden seketika tersadar bahwa Lucifer saat ini tengah mengincar kakeknya.
“Kai, kita pergi sekarang!” perintah Jayden hingga membuat Kai langsung tersadar dari pikirannya sendiri.
Mereka harus mengutamakan keselamatan Kakeknya terlebih dahulu, di bandingkan meladeni tantangan dari Lucifer.
Jayden dan Kai segera berbalik dan langsung berjalan menuju ke mobilnya. Namun, sayangnya Lucifer tidak bisa membiarkan Jayden pergi begitu saja.
Sebab kedatangan ke tempat itu memang untuk keputusasaan Jayden ketika kehilangan orang satu-satu yang dia miliki.
Tentu saja, Lucifer memerintahkan para iblis pengikutnya untuk menghadang dan menghentikan Jayden serta Kai untuk menyelamatkan Kakek Jhon.
“Kenapa kau terburu-buru sekali?” Lucifer dengan santainya memprovokasi Jayden.
“Menyingkirlah!” titah Jayden yang tentu saja tidak akan di gubris sama sekali oleh Sang Lucifer.
__ADS_1
“Kasar sekali! Bukankah sudah lama kita tidak bertemu? Bagaimana kalau kita bermain-main sebentar?”
Lucifer dengan sengaja semakin memprovokasi emosi Jayden, sehingga bocah itu tidak bisa memikirkan jalan keluarnya dengan tenang. Akan tetapi, dia melupakan bahwa sejak lahir Jayden adalah orang yang terpilih.
“Kai!”
Jayden menyiratkan sebuah perintah yang di tanggapi dengan anggukan kepala saja oleh Kai. Tanpa buang waktu lagi, Jayden langsung mengeluarkan pedangnya dan mengayunkan pada para iblis yang menghadang jalan mereka.
Di saat para iblis itu menghilang karena tebasan dari pedang Jayden, Kai langsung berlari masuk ke dalam mobil.
Kemudian, Kai langsung saja menyalakan mesin mobilnya dan menginjak gas menghampiri Jayden yang masih menebas para iblis yang mencoba menghentikan mereka.
Terlihat jelas bahwa Lucifer terkejut bahwa provokasinya sama sekali tidak mempan pada Jayden dan temannya itu.
Terlebih lagi, Jayden dengan mudah memusnahkan para iblis pengikutnya hingga memaksa dirinya untuk ikut turun tangan.
“Jay, cepat masuk!” seru Kai setelah menghentikan mobilnya tidak jauh dari tempat Jayden sedang bertarung.
Jayden mendengar seruan Kai yang menyuruhnya untuk segera masuk ke dalam mobil. Akan tetapi, di sisi lain Jayden juga merasakan bahwa Lucifer berniat menyerang mobil yang kini telah di naiki oleh Kai.
Di saat Lucifer hendak menyerang mobil mereka, Jayden dengan sigap menyerangnya terlebih dahulu yang berhasil membuat serangan Lucifer pada Kai menjadi meleset. Tidak hanya berhenti di situ saja, Jayden pun terpaksa harus berhadapan dengan Lucifer.
Dengan sedikit tipuan dari otak geniusnya, Jayden berhasil membuat Lucifer terpukul mundur dan mengurung Lucifer untuk beberapa saat dengan menggunakan kekuatan pedangnya.
Alhasil, Jayden dan Kai berhasil meloloskan diri dengan menaiki mobil yang lagi di beri perisai oleh Jayden agar para iblis tingkat rendah pengikut Lucifer tidak bisa menghentikan mobil mereka lagi.
...****************...
Sementara itu, mobil yang di naiki Kakek Jhon yang di kemudikan oleh Lunar sudah hampir mendekati posisi Vernon berada.
Awalnya Vernon bingung, karena sejak dia dan anak buahnya berada di lokasi yang di perkirakan akan terjadi kecelakaan hebat oleh Jayden dan kedua temannya jalan itu begitu sepi.
Hanya ada beberapa mobil saja yang melewati jalan itu. Akan tetapi, tak lama kemudian jalan di sana menjadi begitu ramai dengan kendaraan yang membuat Vernon langsung teringat dengan cerita yang di katakan Jayden dan kedua temannya.
“Kenapa tiba-tiba begitu banyak kendaraan yang melintasi jalan ini?” gumam Vernon yang bertanya-tanya dengan kejadian aneh yang di lihatnya.
“Kakeknya Jayden sedang dalam bahaya! Tolong selamatkan dia!”
__ADS_1
Tiba-tiba saja hantu Aira muncul dengan raut wajah yang terlihat panik. Bahkan hantu Aira langsung mengatakan bahwa Jhon Felix sedang dalam bahaya, sehingga membuat Vernon tidak mengerti dengan maksud dari perkataan hantu cantik itu.
“Apa maksudmu?” tanya Vernon, tapi belum sempat mendapat jawaban dari hantu Aira terdengar suara tabrakan antar mobil yang begitu keras dan saat itu juga hantu Aira sudah menghilang.
Citttt, … Brakk, … Brakkk, ….
Vernon seketika terdiam ketika melihat sebuah mobil mewah yang sangat dia kenali telah hancur terhimpit di antara mobil lain dan truk besar.
Belum sampai di situ saja, mobil yang dari belakangnya juga langsung menabrak lagi hingga membuat posisi mobil yang di tengah terlempar keluar dan berguling beberapa kali.
“KAKEK!”
Sebuah teriakan melengking seketika menyadarkan Vernon. Teriakan tersebut ternyata berasal dar Jayden yang beru saja tiba di sana bertepatan ketika kecelakaan tragis itu terjadi.
Vernon dan anak buahnya pun segera berlari untuk mengamankan sekitar lokasi kecelakaan sekaligus menghampiri Jayden yang sudah menghampiri mobil yang telah berguling beberapa kali itu.
Seketika tubuh Jayden ambruk saat melihat kondisi kakeknya yang penuh darah dan tidak sadarkan diri. Air matanya jatuh begitu saja tanpa bisa dia hentikan, Jayden bahkan sama sekali tidak memperdulikan apapun lagi saat itu.
Namun, seketika waktu terasa berhenti pada saat itu. Akan tetapi, tidak untuk Jayden, Kai, Vernon dan Ansel yang baru saja tiba dengan menumpang pada pengendara lain. Semua yang ada di sekitar mereka berhenti, kecuali mereka berempat.
^^^Bersambung, ....^^^
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
__ADS_1
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...