Rahasia 7 Mata Pedang

Rahasia 7 Mata Pedang
Membuat Kekacauan Besar


__ADS_3

“Lalu apa yang ingin kau tanyakan?” tanya Chary yang menjadi sangat penasaran.


“Sudah lupakan saja! Jika waktunya sudah tiba aku pasti menemukan jawabannya sendiri,” ujar Jayden yang kemudian memilih pergi untuk melihat keadaan Ansel.


Sementara di sisi lain, Luzark dan yang lainnya kini tengah menghadap pada Lucifer. Ternyata ketiga sosok yang datang dan membantu Luzark merupakan salah satu dari ketujuh pengikut setia dari Lucifer yang bernama Lust, Larth dan Leed.


“Kami menghadap kepada Yang Mulia!” Luzark dan yang lainnya segera bersujud memberi hormat pada Tuannya.


“Kalian berhasil membereskan para manusia tidak berguna itu! Tapi Luzark sepertinya kau kembali mengabaikan peringatanku sebelum ini,” ujar Lucifer yang hanya tertuju pada Luzark.


“Dan Lunar, mengapa kau membohonginya?” Lunar pun tidak luput mendapatkan peringatan dari Lucifer.


“Maafkan saya Yang mulia!”


Hanya permintaan maaf dan mengakui kesalahannya saja yang bisa Lunar lakukan di hadapan Lucifer. Sedangkan Luzark tidak bisa mengatakan apapaun karena kebodohannya sendiri yang mempercayai ucapan Lunar begitu saja.


“Tuan, bagaimana bisa kami melakukan pertarungan saat itu! Apalagi kstaria pelindungnya saat itu sudah lengkap, jika saja mereka menyadari cara untuk mengaktifkan kekuatan pedang itu dengan sempurna. Maka hanya dengan sekali tebasan pedang itu saja kita semua akan lenyap dengan begitu mudahnya,” terang Lucas, sebab menurutnya keputusan Lunar sudah tepat saat itu.


“Baiklah, terserah kalian saja! Lagipula kalian sendiri yang akan menerima akibatnya,” ujar Lucifer yang tidak ingin ambil pusing akan kecerobohan anak buahnya.


Luzark dan yang lainnya hanya bisa terdiam. Mereka semua langsung mengerti akan maksud perkataan Lucifer, bahwa sebentar lagi akan terjadi sebuah pertarungan besar yang bisa saja mempertaruhkan nyawa mereka.


“Tepat munculnya gerhana matahari, aku ingin mereka mengadakan persembahan besar-besaran untukku! Katakan pada para manusia bodoh itu untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan!” perintah Lucifer memecahkan keheningan.


“Dan kalian semua bersiaplah untuk melakukan pertarungan!” lanjutnya.


“Yang mulai, hanya tersisa dua hari lagi, _....”


“Benar, maka dari itu segera siapkan semua pasukan yang tersisa!” potong Lucifer dengan cepat.

__ADS_1


“Gerhana matahari kali ini memiliki durasi waktu yang sukup panjang! Jika persembahannya berjalan dengan sempurna, maka kita bisa membunuh bocah pemilik tujuh mata pedang itu beserta para ksatria nya,” sambungnya.


“Baik, Yang mulia! Kami akan menyelesaikan semua yang anda perintahkan tepat pada waktunya,” sahut Luzark dan yang lainnya serentak.


Dan setelah menerima perintah, Luzark yang lainnya langsung pamit undur diri agar bisa membagi tugas masing-masing. Dimana Luzark, Lunar dan Lucas menyampaikan kepada para manusia yang menjadi pengikut Lucifer tentang persembahan yang harus di lakukan. Sedangkan Lust, Larth dan Leed menyiapkan pasukan iblis mereka dari berbagai penjuru.


“Benar, jika bocah itu mati maka ramalan itu tidak akan berlaku lagi,” gumam Lucifer.


Siapa sangka seorang Lucifer akan takut pada sebuah ramalan yang mengatakan bahwa akan lahir seorang anak dari dua darah yang berbeda yang akan menghancurkan kekuasaannya di dunia.


Seorang anak yang membawa tujuh mata pedang sejak dia di lahirkan, dimana ketujuh mata pedang itu akan menjadi senjata yang bisa menghancurkan tubuh dan jiwanya sampai tak tersisa.


...****************...


Sementara dari pihak Jayden sendiri tidak melakukan persiapan apapun. Padahal hanya tersisa satu hari sebelum gerhana matahari totalnya akan segera muncul. Hingga Vernon tiba-tiba datang menemuinya dan memberitahu bahwa sesuatu yang aneh tengah terjadi.


“Jay, ada hal aneh yang sedang terjadi di negara kita!” seru Vernon begitu masuk kedalam kediaman Felix.


“Aku juga tidak mengetahuinya dengan pasti yang jelas pemerintah menyarankan seluruh warganya untuk berkumpul menjadi satu di jalanan ketika gerhana matahari tiba,” jelas Vernon hanya sebatas itu yang dia ketahui.


Jayden dan yang lainnya pun tampak saling melempar pandangan, sebab mereka juga tidak tahu menahu dengan apa yang sedang terjadi.


Jika Vernon tidak datang memberitahu, maka mereka juga tidak akan mengetahui apapun yang terjadi. Hingga sosok hantu Aira tiba-tiba muncul dan mengatakan hal yang membuat mereka semua langsung tercengang.


“Mereka akan melakukan persembahan secara besar-besaran untuk membangunkan kekuatan Lucifer,” ungkap hantu Aira secara tiba-tiba.


“Apa katamu barusan?” tanya Jayden yang sesungguh tidak mau mendengar hal mengerikan itu lagi.


“Apa kalian pernah mendengar sebuah ramalan kuno yang mengatakan bahwa akan hadir seorang anak pembawa pedang keadilan dan kebenaran! Anak itu yang akan mengakhiri kekuatan jahat yang selama ini berkembang di dunia ini bersama dengan para ksatria nya,” ujar hantu Aira mulai bercerita.

__ADS_1


“Anak itu adalah dirimu, Jayden! Dan teman—temanmu adalah kstaria pelindung yang terpilih untuk membantumu,” sambung hantu Aira.


“Berkumpulnya kalian di sini menandakan bahwa perang antara kebaikan dan kejahatan akan segera terjadi! Itulah mengapa Lucifer ingin para pengikutnya melakukan persembahan besar-besaran untuk membangkitkan seluruh kekuatannya agar bisa mengalahkan mu, Jayden!” imbuhnya mengakhiri cerita.


“Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Vernon yang tidak mungkin akan membiarkannya begitu saja.


“Tentu saja menghentikan semua warga agar tidak keluar dari rumah masing-masing selama gerhana itu berlangsung!” seru Kai yang kali ini sesuai dengan situasi yang sedang terjadi.


“Namun tetap saja memerlukan banyak waktu! Sedangkan perkiraan besok adalah hari dimana gerhana matahari itu akan berlangsung dan kita juga tidak memiliki banyak orang yang bisa membantu.” Ansel mulai menyuarakan pendapatnya.


“Aku punya sebuah ide!” celetuk Kai dengan penuh percaya diri.


“Aku memiliki pasukan,” imbuh hantu Aira.


“Pasukan hantu yang ada di luar sana maksudmu?” tanya Chary memastikan.


“Ya! Dan aku bisa memanggil lebih banyak lagi untuk membantuku, bahkan dari kalangan manusia aku juga memiliki orang-orang yang bisa di percaya,” terang hantu Aira dengan penuh keyakinan.


“Siapa kau sebenarnya?” desak Jayden yang menuntut penjelasan saat itu juga.


Hantu Aira pun berjalan semakin mendekat pada Jayden. Tangannya perlahan terulur untuk menyentuh wajah tampan Jayden dan berkata, “Kau akan mengetahuinya sebentar lagi! Meski aku tidak bisa mengatakannya secara langsung, tetapi percayalah aku akan selalu ada untuk melindungi mu dan aku juga sangat menyayangi dirimu.”


Jayden hanya bisa terdiam, dia bahkan tidak menolak sentuhan hantu Aira pada wajahnya. Semua orang semakin terkejut ketika perlahan penampilan hantu Aira berubah menjadi seseorang yang seperti mereka lihat.


Kini penampilan baru hantu Aira menjadi layaknya seorang putri bangsawan yang begitu cantik, hingga tidak ada satupun dari mereka yang mampu mengalihkan pandangannya dari sosok hantu Aira.


Mengenakan gaun putih panjang dengan rambutnya yang sedikit di sanggul. Penampilan baru hantu Aira mengingatkan Jayden, Ansel dan Kai tentang wanita bangsawan yang ada di mimpi mereka sebelum kecelakaan mobil Kakek Jhon.


Bersambung, ....

__ADS_1



__ADS_2