Raja Iblis Mencari Permaisuri

Raja Iblis Mencari Permaisuri
Episode. 25


__ADS_3

Xi Chen yang tidak bisa mengontrol emosinya karena menahan amarah yang sudah di ubun-ubun, menghempaskan Yu Wang sejauh mungkin.


"Braaakk". Aahhh'"


"Yu Wang"? Teriak Fang Yin dan tabib tua bersamaan.


"Krek, Uhuk-uhuk..


Mulut Yu Wang mengeluarkan darah segar kaki dan tanganya patah, pelipisnya berdarah hebat. kesadarannya hilang setengah.


Tidak puas dengan hempasannya Xi Chen menarik kerah baju Yu Wang. Berniat membunuh laki-laki yang sudah berani menyentuh istrinya.


"Lepaskan Yu Wang, aku mohon" Teriak Fang Yin histeris. Dia hampir pingsan melihat sang sahabat yang sudah tidak berdaya. Fang Yin juga takut melihat kemarahan Xi Chen yang sangat menyeramkan, mata laki-laki itu mengeluarkan kabut hitam.


"hentikan, hiks.. hikss, Aku mohon ,"! Parau Fang Yin dengan nada menangis pilu membuat Xi Chen semakin tidak terkendali, Api iblis yang ada di hatinya semakin berkobar.


Xi Chen tidak terima istrinya menangisi pria lain selain dirinya.


"Syaap"


"Ayah.."


Pekik Lian yang melihat kemarahan sang ayah yang berapi-api.


"Ayah berhenti ayah, paman Yu Wang bisa mati jika ayah mencekiknya seperti itu. Teriak Lian. Sayang sekali laki-laki itu telah di kuasai kemarahannya.


"Bibi aku mohon hentikan ayah. Pinta Lian kepada Fang Yin.


"Aku..aku juga takut hiks.


Fang Yin masih menangis dia sangat takut melihat Xi Chen yang saat ini sedang kesetanan walaupun laki-laki itu sebenarnya lebih seram dari setan.


"Jika Ayah tidak di hentikan maka paman Yu Wang tidak bisa selamat bibi. Ujar Lian yang masih memaksa ibunya.


Mendengar perkataan Lian Fang Yin mencoba mendekati Xi Chen. Dia tidak ingin sahabatnya yang sudah banyak berjasa itu mati sia-sia.


"Hentikan..Fang Yin memeluk Xi Chen dengan erat dari belakang. Sekuat tenaga Fang Yin menahan rasa takutnya, tubuhnya bergetar hebat saat memeluk tubuh tinggi itu. Ada kehangatan sekaligus kesedihan yang mendominasi di rasakan Fang Yin, tubuhnya tertekun saat perasaan itu muncul bersamaan.

__ADS_1


Dan benar saja laki-laki yang saat ini mengeluarkan bara apinya tiba-tiba membeku saat merasakan pelukan hangat dan erat dari sosok yang sangat di rindukanya.


"Bao-yu. Lirihnya.


Xi Chen berbalik dan mendapati netra istrinya yang menangis ketakutan.


"Ssttt..Jangan Menangis bujuknya, dia tidak berniat menakuti istrinya.


Lian yang melihat ayahnya yang sudah tenang langsung membawa Yu Wang pergi. Jangan sampai ayahnya itu mengamuk lagi, pikirnya.


"Aku mencintaimu, sangat. Lirih Xi Chen..


"Sekalipun kau sudah pernah tidur dengan laki-laki lain aku tidak perduli karena aku pun pernah tidur dengan beberapa wanita. Ucapnya jujur.


Fang Yin terkejut mendengar pengakuan laki-laki yang masih memeluknya erat.


Fang tidak tau apakah dia harus senang atau sedih karena laki-laki itu juga memiliki rasa yang sama denganya.


"Bukankah dia sangat mencintai istrinya? Tanya Fang Yin dalam hati


Hatinya juga terasa sakit saat mendengar laki-laki itu pernah tidur dengan wanita lain, dan sialnya bukan cuma satu wanita.


Seketika Fang Yin membayangkan istri laki-laki itu.


"Kasihan sekali wanita itu. Monolognya kembali.


Xi Chen menatap wajah teduh istrinya, wajah yang tidak pernah hilang dari ingatanya sekalipun wanita itu memiliki wajah baru, namun tatapan dan senyumnya tetap masih sama seperti dulu tidak ada yang berubah.


Xi Chen mendekatkan bibir lebarnya ke bibir wanitanya, mengecup dan bermain cukup lama disana. Dalam sekejap Xi Chen sudah membawa Fang Yin kedalam kamarnya tanpa melepaskan pangutan bibirnya. Fang Yin yang awalnya terkejut saat laki-laki itu kembali menciumnya kini membalasnya bahkan dia hanyut dalam permainan laki-laki itu yang semakin memanas dan menuntut.


Fang Yin mendesah saat laki-laki itu menelusuri tubuhnya, mengecup setiap inti bagian tubuhnya.


Xi Chen lama bermain di benda yang sudah sangat di rindukanya itu. Walaupun dirinya sering bermain dengan wanita nafsunya tidak pernah keluar seperti saat ini. Bahkan Xi Chen tidak pernah memasuki wanita yang di sewanya karena benda yang menjadi kebangganya itu tidak pernah tegang sekalipun para wanita itu sudah berpenampilan polos di hadapanya.


Saat ini Xi Chen tidak bisa lagi menahan gairahnya yang sudah lama ditahannya, Sesuatu yang tegang di bawah sana menuntun untuk mengobrak-abrik sang istri.


Tiba-tiba Xi Chen tersadar dan menghentikan aktivitasnya.

__ADS_1


"Aku tidak bisa melakukan ini, Fang Yin harus memasuki Nirwana. Batinya menggeram.


Sekuat tenaga Xi Chen meredamkan nafsunya yang sudah sampai ke ubun-ubun. Kepalanya terasa sakit dan berdenyut.


Fang Yin terkejut saat laki-laki itu berhenti, Fang Yin tiba-tiba merasa malu saat dirinya dengan gampangnya mengikuti permainan laki-laki itu.


"Maaf..maafkan aku, aku tidak bisa melakukan itu kepadamu. Lirih Xi Chen merasa bersalah, Dia memeluk erat tubuh istrinya untuk meredam denyut di kepalanya. Xi Chen menenggelamkan kepalanya ke leher putih Fang Yin.


"Aku tidak ingin merusak mu, dan mengagalkanmu untuk mencapai Nirwana. Guman Xi Chen serak.


Fang Yin terkejut mendengar alasan laki-laki itu yang tidak ingin menyentuhnya. Ada rasa haru sekaligus merasa bersalah. Fang Yin tidak menyangka laki-laki itu rela menahan hasratnya yang sudah membara hanya supaya dirinya tidak gagal mencapai Nirwana.


Sosok laki-laki yang berhati iblis itu ternyata bisa menahan nafsunya untuk tidak merusak wanita yang sangat di cintainya.


Di Istana milik Dewa Tinggi Putra Mahkota semua penghuni kamar itu menghembuskan nafas beratnya. Mereka telah memulihkan laki-laki itu kembali.


"Ayahmu sungguh gila. Ucap Dewa Agung.


"Jangan bilang ayahku gila kakek, ayahku hanya cemburu. Ucap Lian dengan mata yang berkaca-kaca.


"Iya..Ya cemburu".


"Cemburu buta. Dewa Agung hanya bisa bermonolog dalam hati, dia tidak ingin wanita hamil itu menangis. Dan berakhir berurusan dengan Dewa dingin itu.


"Ckk..seburuk apapun seorang ayah, akan ada seorang anak yang siap membela. Ucap Dewa Agung melalui telepatinya kepada sang Kaisar langit.


"Kenapa kau cemburu?. Tanya Dewa Agung.


"Setidaknya nasib percintaan Xi Chen lebih baik darimu. Timpalnya mengolok Dewa Agung yang tiba-tiba berwajah muram.


Dia tidak mempunyai kekurangan yang lain selain yang satu itu.


Lian mengerutkan keningnya saat sosok yang di hormatinya itu saling lempar tatapan . Lian yakin sosok yang dua itu sedang menggosip di belakangnya.


Yu Wang membuka matanya, dia mengedarkan pandangannya, lalu mengerutkan keningnya karena saat ini dia sedang di tempat yang sangat mewah.


"Apa aku di surga? Batinya.

__ADS_1


"Ah... Ternyata surga membalas penderitaanku selama ini. Pikir Yu Wang.


__ADS_2