
"Wanita itu selalu menghinaku dari dulu, hanya karena aku putri dari seorang pelayan dan tidak memiliki seorang ayah " jelas wanita itu sedikit bergetar.
"Tapi banyak cara untuk memberinya pelajaran yang bisa membuatnya sadar" ujar Fang Yin.
"Sadar? Hahaha, apa kau wanita bodoh? Sejak kapan orang-orang yang memiliki kekuatan dan kedudukan tinggi bisa sadar dari dosa-dosanya, hal itu tidak akan pernah terjadi. Jadi lebih baik mereka di hilangkan saja dari dunia ini" ucap wanita itu santai.
Fang Yin yang tidak ingin berdebat lagi ingin pergi meninggalkan wanita iblis itu. Tetapi perkataan wanita itu menghentikan langkahnya.
"Apa kau kekasih baru dari raja kami Xi Chen?" Tanya wanita itu sambil memindai Fang Yin dari atas sampai ke bawah, seketika perempuan itu tersenyum sinis.
"Lebih baik kau meninggalkan raja kami karena dia telah memiliki seorang kekasih yaitu guruku sang ratu iblis" ucap wanita itu sambil tersenyum remeh kepada Fang Yin.
"Lagian selera raja kami bukankah wanita sepertimu, dia lebih menyukai wanita yang seksi, jika bisa wanita itu perpenampilan polos di depanya. Timpalnya kembali dan pergi meninggalkan Fang Yin yang mematung.
Mata Fang Yin berkaca-kaca mendengar ucapan wanita itu. Laki-laki yang mengatakan cintanya kemarin dan telah menciumnya terus menerus ternyata sudah mempunyai seorang ratu.
"Apa wanita yang di katakannya itu istri raja iblis yang pernah di perdebatkan olehnya dan dewa neraka? "Batin Fang Yin bertanya dalam hati, hatinya terasa sakit saat mendengar hal itu, Fang Yin tidak menyangka laki-laki itu kembali mempermainkannya.
"Syaapp"
__ADS_1
Sosok wanita berparas cantik dan sedikit berpenampilan terbuka hadir tepat di depan Fang Yin. Wanita itu tersenyum penuh arti.
"Apa kau yang bernama Fang Yin? "Tanya wanita itu.
"Iya" Jawab Fang Yin sambil mengernyitkan keningnya.
"Siapa wanita ini" batin Fang Yin.
"Perkenalkan, namaku Li-Wei, aku sang ratu iblis, permaisuri dari laki-laki yang sudah kau rayu" ucap wanita itu seakan mengerti isi hati Fang Yin Li Wei menatap Fang Yin penuh hina.
"Deg" Fang Yin terkejut, sosok yang baru saja di pikirkanya kini hadir di hadapanya.
"Ciihh..wanita munafik dan sok polos seperti mu tidak akan pernah mengakui kesalahan, sekali murah--an tetap murah-aan" ucap wanita itu sambil menekan setiap kata-katanya.
Fang Yin merasa sakit hati saat kata-kata kasar itu di layangkan Li Wei begitu saja, dia hanya diam dan tidak berani membalasnya. Fang Yin tau dia bersalah, tidak seharusnya dia terbuai dengan perhatian manis laki-laki itu.
"Aku dan Xi Chen sudah memiliki anak, aku harap kau tidak akan pernah menganggunya lagi" ujar wanita itu sambil meninggalkan Fang Yin yang masih mematung.
Fang Yin duduk di paviliunnya.
__ADS_1
"Bukankah Xi Chen dan putrinya mengatakan istrinya lupa ingatan? lalu kenapa wanita itu bisa mengingat dirinya permaisuri Xi Chen dan sudah mempunyai anak" ucap Fang Yin dalam hati.
Li Wei memang ratu iblis, dia memang permaisuri Xi Chen lebih tepatnya permaisuri raja iblis terdahulu yang bernama Xue Chen. Walaupun Li Wei mengetahui Xi Chen bukanlah suaminya Xue Chen, Li Wei tetap menganggap laki-laki itu sebagai suaminya, bahkan dia tidak segan-segan mengajak Xi Chen berhubungan layaknya suami istri, wanita itu akan menari-nari di depan Xi Chen dengan tubuh polosnya untuk mengundang hasrat laki-laki itu.
Li Wei yang di kenal dengan ratu iblis adalah sosok seorang dewi yang terjerumus kedalam kegelapan dia dulu dewi dari alam salju. Li Wei membuat kesalahan yaitu mencoba membunuh dewi phoenix yang bernama Bao-yu yang pada saat itu akan menikah dengan Xi Chen dewa tinggi dari alam naga hitam. Li Wei yang sudah lama memendam perasaannya, tidak terima karena laki-laki yang di sukainya sejak mereka masih kecil akan menikahi wanita lain.
Li Wei yang ketahuan mencoba membunuh Bao-yu sang dewi phoenix langsung di turunkan ke alam iblis karena wanita itu sudah lama terjerumus kedalam inti api iblis. Bahkan dia juga diam-diam menjalin hubungan dengan Xue Chen dan berhubungan layaknya suami istri. Li Wei melayani Xue Chen seperti suami karena laki-laki itu berjanji akan menjadikan Xi Chen miliknya.
Ternyata hal itu terkabul, bahkan secara tidak langsung Xi Chen menjadi suaminya yang di akui oleh alam iblis. Karena Xi Chen jatuh kedalam kegelapan Li Wei diam-diam mengutus pelayan pribadinya yang bernama Xi Lin menjadi orang terdekat ratu phoenix. Dialah yang menyuruh Xi Lin membunuh putri dewi phoenix yang di letakkan ratu phoenix di dalam kolam suci yang di gua giok.Gumbalan yang masih kecil, tapi wanita iblis itu tega membunuhnya.
Li Wei sangat marah lantaran putri dari dewi phoenix berinkarnasi dan selamat, di tambah lagi dengan penghianatan pelayanya yang lebih mengutamakan ambisinya menjadi ratu phoenix di bandingkan menuruti perintahnya. Li Wei sangat marah dia ingin meluapkan kekesalannya tapi dia tidak seberani itu.
Saat Li Wei mengetahui Dewi phoenix berinkarnasi kembali Li Wei ingin sekali mendatanginya dan langsung membunuhnya. Tapi Li Wei mengurungkan niatnya dia tidak ingin gegabah seperti dulu. Apalagi putri dari wanita yang sangat di bencinya adalah dewi tinggi dari kerajaan langit, di tambah laki menantunya seorang dewa tinggi putra mahkota membuat Li Wei seribu kali berfikir untuk melenyapkan dewi phoenix. Dia juga tidak ingin Xi Chen membencinya dan berakhir menyiksanya karena laki-laki itu terkenal dengan kekejamannya. Sekuat tenaga Li Wei menahan hasrat membunuhnya saat dirinya melihat wajah teduh Fang Yin. Li Wei akan pelan-pelan membunuh wanita itu dan menjauhkannya dari suaminya Xi Chen untuk itu dia menemui Fang Yin dan meninggalkan beberapa kata untuk wanita itu.
Fang Yin termenung, hari sudah larut malam, tapi dirinya tidak bisa tidur. Perkataan wanita yang menemuinya tergiang-ngiang di otaknya. Fang Yin yang sudah mulai menyukai laki-laki bernetra merah itu menitihkan air matanya.
"Tidak seharusnya aku mencintai laki-laki itu, wanita itu benar, aku memang wanita yang murah--an" guman Fang Yin sambil merebahkan tubuhnya, mencoba memejamkan matanya, dia tidak ingin perasaanya membuat kacau ujiannya besok.
"Aku harus melupakannya, sebalum perasaanku semakin dalam" ucap Fang Yin dalam hati, dia tidak memikirkan lagi ucapan Xi Chen yang menyuruhnya untuk tidak meninggalkannya.
__ADS_1