Raja Iblis Mencari Permaisuri

Raja Iblis Mencari Permaisuri
Episode. 67


__ADS_3

"Bukankah guru menyuruhku siap-siap? Jadi aku menyiapkan kreta kuda ini guru," Jun Hui memasang wajah bingungnya.


"Lebih baik kau tidak ikut, pergilah berlatih, aku bisa mati mendadak melihat kebodohanmu itu," ucap Xi Chen menggeram. Kesabarannya diuji habis-habisan hari ini. Xi Chen langsung menghilang dari sana meninggalkan muridnya yang membeku ditempat.


Jun Hui tiba-tiba tertawa "Hahahaha," saran dari pamannya berguna juga.


"Apa kau senang? " Kai melihat Jun Hui yang tertawa seperti orang gila.


"Terimakasih paman," ucap Jun Hui menunjukkan wajah puasnya. Akhirnya dia bebas dari alam surgawi itu.


"Ibu aku ingin pergi dengan Lie Zhu menjelajahi alam Phoenix. Aku sudah sangat merindukan alam ku ini, kami akan pergi untuk beberapa hari." Fang menunjukkan senyum manisnya.


Mantan ratu phoenix mengerutkan keningnya. Dia bukanlah seorang ibu yang tidak berpengalaman.


"Apa kau yakin merindukan alam phoenix ini? Kau tidak sengaja untuk menghindari suami itu kan Nak? " Mantan Ratu Phoenix menelisik wajah teduh putrinya itu.


Fang Yin menunjukkan deretan gigi putihnya.


"Apa di wajahku tertulis kebohongan ya ibu? Sehingga ibu tau isi hatiku, hehehe," Fang Yin tertawa kecil.


"Ckk, kau ini! kau putri ibu, sekalipun kau sudah pernah berinkarnasi ibu tau kau sedang jujur atau berbohong," mantan ratu phoenix menjentikkan jarinya di kening putrinya. Sungguh putrinya itu sungguh polos, sangat jauh berbeda dengan yang dulu.


"Jadi ibu mendukungku?"


" Ibu selalu mendukung mu, apapun yang kau lakukan, tapi ingat Xi Chen suami mu bukan Xi Chen yang dulu lagi. Dia tidak lagi sosok yang hangat dan penuh pengertian. Tapi Xi Chen telah berubah menjadi sosok yang kejam. Apalagi jika dia tau kau tidak ada disampingnya maka dia akan lebih gila." Terang ibu Fang Yin. Bahkan Mantan Ratu Phoenix itu bergidik ngeri membayangkan menantunya yang menggila. Karena alamnya pernah menjadi sasaran pelampiasan kemarahan menantunya itu. Jika saja Dewa Agung beserta Dewa tinggi kerajaan langit tidak datang mantan Ratu Phoenix yakin alamnya akan tinggal nama.


"Apa suamiku sekejam itu ibu?" Tanya Fang Yin sedikit was-was dia jadi ragu untuk meninggalkan suaminya beberapa hari.

__ADS_1


"Dia kejam hanya kepada orang lain saja. Ibu yakin menantu ibu itu akan bersikap bodoh jika sudah berhadapan dengan putri ibu yang cantik ini," mantan ratu phoenix mencubit gemas wajah mungil putrinya. Pantas saja menantunya tersohor itu mengurung putrinya di istana miliknya, ternyata putrinya sangat menggemaskan.


"Ibu yakin bisa menjaga rahasia Fang Yin ?"


"Ckk, kau ini, kau ragu dengan ibumu?


"Aku takut ibu keceplosan, ibu kan sudah meledak-ledak ," Fang Yin memanyunkan bibirnya berbicara fakta tentang ibunya. Mantan ratu phoenix terkekeh kecil.


"Tenang saja, pergilah nikmati hari-hari mu sebelum kau dimasukkan Xi Chen ke sangkar emasnya," Mantan Ratu Phoenix terkekeh geli.


"Memangnya aku burung ibu," Fang Yin menggerutu.


" Bukankah nenek burung? Burung Phoenix," Lie Zhu menimpali pembicaraan nenek dan nenek buyutnya. "Hahaha," mantan Ratu Phoenix tertawa lebar. Yang dikatakan cucunya sangat benar.


"Pergilah, Ibu bisa mengatasi suami itu. Cepatlah pergi karena ibu merasa suamimu sedang menuju kesini," goda mantan ratu Phoenix membuat Fang Yin terkejut dan langsung menghilang dari sana diikuti oleh Lie Zhu. Mantan Ratu Phoenix semakin tertawa terbahak-bahak. Putrinya terlalu polos sehingga mudah percaya. Mantan Ratu Phoenix langsung menghilangkan aura putrinya dan cicitnya jangan sampai Xi Chen menyadari arah kepergian putri dan cicitnya


"Syaap"


"Ada untungnya juga putriku cepat percaya, terlambat sedikit saja mereka pasti akan bertemu," batin Ratu Phoenix berusaha untuk tidak gugup.


"Ckk, jantungku benar-benar diuji oleh pasangan suami istri ini," monolog mantan Ratu Phoenix kembali. Dia tidak menyangka putrinya itu akan main kucing-kucingan dengan menantunya sang raja iblis. " Percuma umur Tua namun kelakuan masih anak-anak," gumanya.


"Salam ibu," Xi Chen memberi hormatnya kepada ibu mertuanya.


"Kau ini, membiarkan putriku datang sendiri bersama cicit ku," cibir Mantan Ratu Phoenix menunjukkan wajah kesalnya.


Sementara Xi Chen acuh tak acuh dia menuju kursi kebesarannya. Xi Chen duduk santai seakan sebentar lagi wanitanya akan muncul.

__ADS_1


Mantan Ratu Phoenix pun ikut diam, selagi dirinya tidak ditanya dia juga akan tutup mulut. Mantan ratu phoenix menikmati pemandangan indah yang ada didepannya sambil menyesap teh yang diseduh oleh Dewi penatua setianya. Bunga-bunga di taman miliknya sedang bermekaran.


Xi Chen mengerutkan keningnya, tidak ada tanda-tanda kemunculan wanita tercintanya.


"Ibu, kemana istriku pergi?" Xi Chen yang sudah mulai bosan bertanya keberadaan istrinya kepada ibu mertuanya.


"Kau sudah sadar rupanya," batin mantan ratu phoenix


"Istrimu sedang memasuki ruang dimensi ayah mertuamu, katanya dia sedang merindukan ayahnya, jadi dia pergi dengan Lie Zhu," ucap mantan ratu Phoenix lancar, tidak ada tanda-tanda kebohongan diwajah teduhnya.


Xi Chen terkejut. "Kenapa ibu baru mengatakannya, " Xi Chen langsung berdiri dan hendak memasuki ruang dimensi ayah mertuanya.


"Kau baru bertanya, kenapa kau salahkan ibu," mantan ratu phoenix menjawab sinis.


"Kau mau ngapain Xi Chen?" ibu mertuanya itu sedikit cemas. Benar kata gosip yang didengarnya menantunya itu akan menjadi bodoh bila menyangkut putrinya.


"Aku mau masuk juga ibu," Xi Chen memasang wajah datarnya.


"Apa kau gila? Tidakkah kau ingat kau sekarang berbeda alam dengan putriku, jadi kau tidak akan bisa masuk kesana sekalipun kau sampai menangis darah," ucap mantan Ratu Phoenix kesal.


Xi Chen menelan ludahnya dengan kasar


"Aaarrhhgg," Erangnya prustasi. Kenapa dia sampai melupakan hal itu.


"Berapa lama istriku didalam ibu," Xi Chen bertanya dengan suara beratnya. Xi Chen mengetatkan rahangnya karena istrinya telah berani meninggalkan dirinya.


"Ibu tidak tau, kata Fang Yin dia pergi kurang lebih satu bulan," mantan ratu phoenix berbicara seenaknya membuat dewi Penatua memicingkan matanya. Telinga tuanya masih berfungsi dengan baik, dia merasa ratu mereka Dewi Phoenix yaitu Fang Yin tidak ada mengatakan hal itu. Ratu itu hanya mengatakan pergi untuk beberapa hari. Lalu kenapa majikanya itu berbohong? Dewi penatua itu hanya bisa diam. Mungkin majikanya ingin memberikan sedikit pelajaran kepada raja iblis yang tak lain menantunya sendiri.

__ADS_1


Xi Chen prustasi, hukuman yang semalam diberikan istrinya benar-benar harus dijalaninya.


"Apa kau sengaja sayang menghindar? Dan aku menjalani hukumanku denganya kesepian," batin Xi Chen dalam hati. Dia berjanji setelah hari ini dia akan mengurung istrinya di istananya dan tidak akan dia biarkan istrinya keluar walau selangkah. Xi Chen mengepalkan tanganya dengan kuat. Urat-urat dipelipisnya menonjol. Istrinya telah mempermainkannya.


__ADS_2