Raja Iblis Mencari Permaisuri

Raja Iblis Mencari Permaisuri
Episode. 50


__ADS_3

"Jangan diminum, aku menyukai teh yang di seduh paman Kai," bibir Lian mengerucut, dia merampas gelas itu dari tangan suaminya lalu meminta Kai untuk menuangkan kembali untuknya.


Yuze terkejut melihat tingkah istrinya yang tidak biasa itu. Yuze menatap Kai tajam. Kai hanya bisa menghembuskan nafas beratnya. Istri dari Dewa Tinggi itu yang menghampirinya, lalu kenapa Dewa balok es ini malah menatapnya dengan tajam . Pikir Kai.


Awalnya Kai mau- mau saja menuruti permintaan Lian untuk menuangkan teh itu untuknya. Tapi lama kelamaan dia sedikit jengah apalagi melihat Lian yang terus-terusan memandangnya, seperti tatapan para wanita yang sering memujanya. Kai risih, dia tidak ingin berurusan dengan Heng Yuze yang sangat posesif dan pencemburu itu.


Kai berdiri lalu menatap suami istri itu bergantian.


"Kalian lanjut saja," ucapnya sambil berlalu pergi dari sana. Setelah kepergiannya, Kai tidak tau bahwa mata Lian tiba-tiba berkaca-kaca. Lian juga tidak tau kenapa dia begitu ingin dekat selalu dengan pamannya itu.


"Sayang kamu menangis?" Yuze merasa cemas.


"Aku ingin paman Kai," rengeknya manja.


Ba Xi'O tepuk jidat melihat ibunya.


"Apa calon dedekku menyukai paman Kai?" batin Ba Xi'O yang sudah mengamati sejak tadi tingkah laku ibunya.


Keesokan harinya Fang Yin pergi ke akademi teratai.

__ADS_1


Di aula para murid sudah berkumpul mendengar instruksi dari para guru yang melatih mereka.


"Dia datang."


Semua para murid langsung menatap Fang Yin dengan tatapan yang berbeda-beda, ada yang menatapnya dengan sinis ada juga yang acuh tak acuh.


Samar-samar Fang Yin mendengar bisik-bisik para murid itu.


"Kenapa dia masih datang berlatih, bukankah dia seorang istri sekarang? seharusnya dia melayani suaminya dengan baik," ucap seorang murid wanita yang menatap Fang Yin seolah dia wanita rendahan.


Para murid itu tidak perduli jika Fang Yin putri dari mantan ratu phoenix yang telah berinkarnasi, karena para murid-murid itu sebagian besar keturunan para dewa dan Dewi. Jadi mereka merasa kedudukan mereka dengan Fang Yin sama. Dan mereka tidak perlu bersikap hormat kepada wanita itu apalagi takut. Kecuali Fang Yin sudah menjadi Dewi Tinggi maka mereka akan menghormati wanita itu seperti menghormati Dewi pada umumnya.


"Cihh, kenapa istri dari raja iblis itu masih datang kesini, sungguh dia tidak pantas lagi memijakkan kaki di tanah suci ini," ucap seorang laki-laki dengan wajah sinis nya. Dia Memandang Fang Yin dengan jijik. Laki-laki itu yakin Fang Yin pasti sudah menyatu dengan sang Raja iblis, apalagi mereka baru melakukan pernikahan beberapa hari yang lalu. Pasti lagi-lagi semangatnya kedua insan itu memadu kasih. Pikir laki-laki itu.


"Tidak usah dengarkan mereka, terkadang mereka tidak mengerti posisi mereka dimana, walaupun mereka keturunan para Dewa dan Dewi tapi kedudukan mantan Ratu Phoenix lah yang lebih tinggi diantara Dewi dan Dewa yang lainnya," tutur Jia Li menghibur Fang Yin. Fang Yin hanya mengulas senyum teduhnya membalas perkataan teman barunya itu.


Fang Yin melirik Yu Wang.


"Apa dia sudah tau duluan bahwa aku Putri mantan Ratu Phoenix," batin Fang Yin dalam hati, dia curiga sahabatnya itu sudah tau kehidupan masa lampaunya karena melihat ekspresi sahabatnya itu tidaklah terkejut seperti dirinya.

__ADS_1


"Kau berutang penjelasan kepadaku," bisik Fang Yin.


Yu Wang menelan ludahnya dengan kasar, dia tau arti dari perkataan sahabatnya itu. Jujur saja Yu Wang tidak bermaksud menyembunyikan rahasia masa lalu Fang Yin, tapi Yu Wang juga tidak berhak memberitahunya, mengingat raja iblis dan Dewi Tinggi Phoenix putri Fang Yin juga merahasiakannya.


"Guru, kenapa Putri dari mantan ratu phoenix masih ikut berlatih dengan kami? Bukankah dia sekarang istri dari Raja iblis? Sejak dulu alam iblis telah diasingkan, mereka tidak pantas memasuki kerajaan langit." Ucap laki-laki yang menghina Fang Yin tadi. Laki-laki itu putra dari Penatua dari alam salju.


Para murid-murid itu tiba-tiba berbisik, ada yang mendukung perkataan laki-laki itu ada juga yang hanya diam saja. Lebih baik mereka diam daripada menghadapi mantan ratu phoenix yang terkenal dengan mulut pedasnya dan raja iblis yang terkenal dengan kekejamannya. Wanita itu sosok yang tidak mudah diusik.


"Jika Fang Yin istri dari Raja iblis memang kenapa? Fang Yin juga berhak berlatih di kerajaan langit karena Fang Yin masih bagian dari kerajaan langit, kau tidak lupakan dia putri dari mantan ratu phoenix dan ibu dari Dewi Tinggi Phoenix serta mertua dari Dewa Tinggi Putra Mahkota," ucap Jia Li menggebu-gebu. Laki-laki itu acuh tak acuh mendengar perkataan Jia Li, dia tidak takut karena yang dikatakannya benar. Sementara para murid yang lain semakin bergidik ngeri saat Jia Li menjabarkan satu-persatu hubungan Fang Yin dengan kerajaan langit


"Iya, apa hakmu melarangnya berlatih," Yu Wang ikut menimpali matanya menatap tajam laki-laki dari alam salju itu.


"Kau, siapa kau ikut-ikutan mengomentari ku? ucap laki-laki itu lantang, dia tau Yu Wang hanyalah rakyat biasa dari alam matahari. Nasibnya saja yang mujur bisa memijakkan kakinya di kerajaan langit. Laki-laki itu tidak terima jika Yu Wang ikut-ikutan melawannya.


"Kau tidak tau aku siapa? Aku adalah calon pengawal Dewa Tinggi Agung," ucap Yu Wang bangga membuat bibir Fang Yin dan Jia Li berkedut. Sejak kapan Dewa Agung membutuhkan pengawal pribadi? pikir mereka.


"Hahaha, kau kira aku percaya? Dewa Agung tidak pernah menginginkan Dewa pengawal, adapun pengawalnya itu pengawal Kaisar langit," ucap laki-laki itu sinis.


"Kau tidak percaya?" Dengan semangat empat lima Yu Wang menunjukkan token Giok yang melambangkan Dewa Agung. Token itu bukan sembarang token. Token itu memiliki sihir yang sangat kuat. Semalam sewaktu di istana Raja iblis, Dewa Agung memberikan token itu kepadanya. Awalnya Yu Wang menolak tapi Dewa Agung memaksa karena dirinya butuh teman main catur di istananya, jadi untuk memudahkan Yu Wang masuk keistananya dia memberikan token itu.

__ADS_1


Laki-laki itu terkejut, dia tidak menyangka sosok Dewa Agung yang Maha Tinggi nomor tiga di kerajaan langit akan memberikan barang berharga untuk Yu Wang yang hanya dari kalangan rakyat jelata. Laki-laki itu mengepalkan tanganya, dia tidak terima dirinya di permalukan oleh Yu Wang.


Fang Yin semakin terkejut, dia semakin yakin bahwa Yu Wang sudah lama mengetahui identitas aslinya. Dan Fang Yin sedikit kecewa lantaran sahabatnya itu malah menyembunyikan darinya.


__ADS_2