Raja Iblis Mencari Permaisuri

Raja Iblis Mencari Permaisuri
Episode. 40


__ADS_3

"Apa kau telah di campakkan rajamu sehingga dia tidak menampakkan dirinya sampai sekarang?" sinis seorang laki-laki yang tak lain pengawal setia Yimin. Laki-laki itu menatap tajam kearah Kai karena wajah Kai sangatlah tampan sempurna. Kai memiliki ketampanan yang dapat meruntuhkan kerajaan langit dan alam iblis, bahkan sejak tadi para wanita yang ada di aula itu tidak berhenti menatap Kai dengan tatapan memuja padahal wajah laki-laki itu sudah beberapa kali kena bogem mentah dari pengawal berbadan besar itu.


Sementara Kai bersikap acuh tak acuh, dia tidak perduli dengan ucapan pengawal itu sekalipun wajah tampanya yang menjadi sasaran kemarahan laki-laki itu. Kini wajahnya sudah tak berbentuk lagi. Kai juga yakin Xi Chen tidak datang karena saat ini laki-laki itu masih sibuk bertempur di tempat tidur dengan istrinya.


"Ckkk.. Apakah dia tidak lelah seharian melakukanya, jika dia tidak datang hari ini akan ku pecat dia sebagai raja iblis" batin Kai akhirnya kesal karena Xi Chen tidak juga muncul untuk menyelamatkannya. Kai tidak bisa lagi membayangkan wajahnya yang sangat tampan itu akan seperti apa, luka di bibirnya juga sudah mengering membuat Kai sesekali meringis menahan pedihnya.


"Syaapp"


Akhirnya yang ditunggu-tunggu itu tiba juga membuat suasana di dalam ruangan itu hening seketika, aura pekat dan mendominasi yang di keluarkan Xi Chen membuat semua yang berada disana tidak berani berkutik termasuk Dewa gunung.


"Cihh..tadi saja si badan besar ini berkoar-koar, setelah yang di tunggu-tunggu datang, mereka hanya diam, dasar beraninya di belakang saja" batin Kai sinis.


"Aku tidak suka berbasa-basi, katakan apa yang dilakukan bawahanku" ucap Xi Chen dengan suara beratnya, suara yang mampu membuat bulu kuduk para klan gunung itu bergidik ngeri. Xi Chen duduk tenang.


"Ehem" Dewa gunung berdehem, memecahkan kecanggungan di antara mereka, pasalnya selama ini alamnya dan alam iblis tidak pernah memiliki masalah, malahan tergolong akrab karena sebagian klanya menjalin bisnis dengan klan iblis.


"Pengawalmu telah menodai putriku yang sangat berharga, sekalipun dia sudah menodai putriku aku tidak ingin menjadikanya menantuku, karena aku tidak ingin memiliki seorang menantu rendahan seperti dirinya" tunjuk dewa gunung kepada Kai.

__ADS_1


"Tapi aku akan menghukumnya dengan seberat-beratnya, dan jika bisa, aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri karena telah lancang menodai putriku yang masih suci ini" Terang Dewa gunung dengan tegas, matanya menatap tajam kearah Kai yang saat ini justru tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha, suci, cihh" umpatnya dengan senyum mengejek.


"Kau" Sentak pengawal berbadan besar itu menatap Kai tak suka karena telah menghina putri Dewa gunung.


"Bisakah kau diam" bentak Xi Chen kepada Kai yang bak orang gila saat ini.


"Maaf yang Mulia" Kai menunduk dengan sopan, jika tuanya itu sudah mode serius itu artinya dirinya tidak boleh bermain-main.


"Katakan apa maumu" Xi Chen berbicara dengan datar.


"Deg"


Yimin terkejut saat laki-laki yang sudah di nantinya sejak semalam menanyakan apa yang dia mau. Yimin senang akhirnya laki-laki itu berbicara dengan lembut kepadanya, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya karena keseringan Yimin lah yang selalu mengejar laki-laki itu tanpa memperdulikan sikap dingin dan acuh dari laki-laki itu.


"Katakanlah nak apa keinginanmu, jangan takut, ayah akan disini melindungi mu, jika kau ingin melenyapkan laki-laki kurang ajar itu, maka ayah dengan senang hati mengabulkannya" ucap Dewa gunung penuh kasih kepada putrinya yang masih setia menangisi kesuciannya yang sudah ternodai.

__ADS_1


"Aku_" Yimin menatap Xi Chen penuh minat dia tidak melanjutkan kata-katanya karena wajah tampan yang didepanya itu sedang menatapnya.


"Pengawalmu itu tidak akan di bunuh, asalkan Tuan mau bertanggung jawab dan menikahi ku, hiks" ujar Yimin dengan deraian air matanya. Sontak kedua orang tuanya terkejut mendengar permintaan aneh putrinya, pengawal itu yang menodai putrinya kenapa malah raja iblis yang bertanggung jawab. Mereka tidak habis pikir, dengan jalan pikiran putri mereka.


Xi Chen hanya diam, wajahnya datar. Dia paling benci melihat wanita licik seperti Yimin.


Sementara Kai tersenyum sinis.


"Dasar wanita murah--an, bisa-bisanya dia menjebak ku hanya karena obsesinya kepada Xi Chen " batin Kai menatap Yimin dengan tatapan membunuh. Kai baru mengerti dengan trik wanita itu. Wanita itu sengaja menjebaknya hanya untuk memuluskan rencananya. Mungkin semua orang menganggapnya menodai wanita itu tapi yang sebenarnya terjadi wanita itulah yang telah memanfaatkan dirinya yang notabene pecinta barang murah-aan.


Flashback


Kai menatap sendu para calon Dewi-Dewi yang sedang berlatih, tanganya mengepal kuat saat netranya tidak sengaja melihat Dewi Petir sedang bercanda gurau dengan kedua cucunya. Sampai saat ini tidak ada satu orang pun yang tau tentang kejadian yang sebenarnya apa yang terjadi di antara kedua insan itu, termasuk raja iblis, semua orang mengatakan Kai memasuki dunia gelap karena tidak tahan melihat Dewi Petir yang telah hidup bahagia dengan suaminya Dewa Musim, ada juga yang mengatakan Kai memasuki dunia gelap hanya ingin merebut tahta dari Kaisar langit dan bila tahta itu jatuh ke tangannya maka Kai akan memaksa Dewi Petir menjadi Permaisurinya. Gosip yang beredar itu belum tau yang mana yang benar atau dua-duanya hanya sekedar gosip biasa yang sengaja dibuat si penggosip untuk membuat para alam atas dan bawah itu kebingungan.


Disaat Kai tengah sibuk memandang Dewi-Dewi itu dengan tatapan yang sulit diartikan, Yimin tiba-tiba muncul didepannya dengan keadaan yang begitu lemas. Yimin yang tidak sanggup lagi berjalan meminta Kai mengantarnya kekamar wanita itu. Awalnya Kai terkejut karena dia dan wanita itu tidaklah dekat, tapi karena bujuk rayunya maut Yimin, akhirnya Kai menurunkan egonya dan mengantar wanita itu kekamarnya. Setelah tiba di kamar wanita itu tiba-tiba terjatuh kedalam pelukanya dan mengatakan dirinya kepanasan. Yimin yang tidak tahan membuka pakaiannya, dan hanya menyisahkan pakaian tipis sebagai menutupi asetnya. Kai terbelalak jiwa mesumnya langsung meronta-ronta, Kai yang sudah lama hidup bebas dan menjalani hubungan terlarang dengan para wanita menelan salivanya saat melihat lekuk tubuh sintal Yimin. Yimin meliuk-liukkan badanya guna menggoda laki-laki itu. Dan benar saja laki-laki itu langsung tergoda.


Kai yang merasa di goda tidak melewatkan kesempatan begitu saja, mumpung sudah dikasih gratis kenapa tidak di makan saja, pikir Kai yang tidak pernah berpikir jernih jika otak mesumnya sudah menguasai akal sehatnya.

__ADS_1


__ADS_2