
Setelah melalui percintaan panas yang tadi bersama kristal, Bergegas membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
Sebelum itu dia juga merapikan selimut yang menutupi tubuh istrinya agar tidak ada angin yang menyentuh kulit mulus milik Cristal.
Di tatapnya sejenak wajah cantik Cristal yang tengah tertidur dengan pulas.
Dia juga merapikan anak rambut yang menutupi wajah sang istri lalu mengusap pipinya dengan lembut.
" Kau sudah banyak berjuang selama ini Cristal. adan sekarang biarkan aku untuk menanggung semua kesalahanku padamu. Teruslah bertahan di sisiku untuk meyakinkan hatiku bahwa kaulah wanita satu-satunya yang aku cintai. "
Cup...
Ars meninggalkan sebuah kecupan manis di kening Cristal dan langsung meninggalkannya ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Di dalam kamar mandi Ars berendam dengan air dingin.
Dia membayangkan bagaimana panasnya percintaan mereka tadi.
Dari mulai saja menyentuh setiap inci kulit Cristal, lalu ******* dan rengekan mandi darinya itu semua terekam jelas di dalam pikiran Ars.
Cristal benar-benar sangat seksi tadi.
Setelah selesai mandi dia masih membiarkan Cristal yang tengah terhibur pulas.
Sambil menunggu Cristal yang masih tertidur Ars kembali mengerjakan pekerjaannya yang sudah dikirimkan oleh Leo lewat email.
Dia mulai bekerja sampai satu jam kemudian Cristal bangun. Mendengar suara erangan kecil dari tempat tidur Ars pun langsung menghampirinya dan melihat ternyata benar istrinya sudah bangun.
Melihat suami yang sudah rapi dan berganti pakaian Cristal yakin bahwa suaminya sudah membersihkan diri sejak tadi.
itu terbukti juga dengan ada secangkir teh yang berada di meja dekat sofa dan juga laptopnya.
Ars yang melihat kepanikan di wajah istrinya langsung mengerti bahwa Cristal merasa bahwa dia tidak melayani suaminya dengan baik pun langsung mengalihkan perhatiannya.
" Sekarang ayo kita mandi dan aku akan mengajakmu jalan-jalan. " Ars langsung membawa Cristal ke dalam gendongannya dan menuju kamar mandi.
Dia meletakkan Cristal ke dalam bathtub yang telah di isinya dengan air hangat dan beberapa sabun aromaterapi.
" Jangan terlalu lama berendam karena tidak bagus untuk ibu yang tengah mengandung. Kau bisa masuk angin jika terlalu lama berendam. " Cristal hanya mengangguk saja menanggapi ucapan suaminya. Karena jujur tubuhnya sangat lelah karena di bantai habis-habisan oleh Ars..
Dia juga berharap bahwa kandungannya akan baik-baik saja. Dan sejauh ini juga Cristal merasakan bahwa memang kandungannya sedang baik-baik saja.
Tidak merasakan keram atau apapun di perutnya setelah percintaan mereka tadi.
Cup...
__ADS_1
" Bergegaslah aku menunggumu di luar. " Ars meninggalkan istrinya begitu saja setelah memberikan kecupan manis di kening Cristal.
Sementara Cristal hanya bisa terdiam saat dia mendapatkan sebuah kecupan dari Ars.
Walau hanya sebuah kecupan singkat tapi Cristal meyakini bahwa apa yang dilakukan suaminya itu benar-benar tulus.
Dia begitu sangat bersyukur karena suaminya telah berubah dan lebih perhatian padanya.
Dan semoga saja perhatian itu bukan hanya sekedar perhatian karena dia telah mengandung benihnya. Tapi karena memang pria itu mencintainya dan menganggapnya sebagai seorang istri.
Karena sudah mendapatkan pesan bahwa dia tidak boleh berlama-lama berendam di air, Cristal pun lebih memilih untuk mandi dengan cepat.
Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Kesempatan di mana Ars mengajaknya jalan berdua.
Kesempatan yang tidak pernah di milikinya sama sekali. Bukan tidak pernah keluar bersama Ars berdua karena itu sering mereka lakukan di depan publik hanya untuk kepentingan perusahaan.
Tapi kali ini mengajaknya jalan-jalan karena memang pria itu yang menginginkannya.
Melihat Cristal yang sudah keluar dari kamar mandi membuat Ars langsung bangkit dan menghampirinya.
" Kenapa tidak memanggilku ? "
" Maksudnya bagaimana ?" Tanya Cristal pada suaminya. Cristal memang tidak mengerti apa yang di maksud Ars.
" Aku bilang kenapa tidak memanggilku jika sudah selesai ? kan aku bisa kembali menggendong mu. "
" Sudahlah kau memang tidak mengerti. " Ars pun berubah kesal dan kembali kepada laptopnya.
Sementara dia semakin menatap tak percaya pada suaminya.
Ars semakin posesif terhadap dirinya. Mulai dari jika tidak ada suaminya, Dia tidak boleh turun dari tangga.
Tidak boleh mengerjakan ini dan itu. Semua kegiatannya sudah diatur sedemikian rupa oleh Ars.
Cristal hanya di perbolehkan untuk mengurus dirinya sendiri dan suaminya saja.
Dia tidak diperbolehkan untuk mengatur hal apapun lagi selain kedua itu.
Itu sudah perintah mutlak dari pemilik rumah.
Tidak ingin membuang waktu lagi, Cristal segera berpakaian dan berdandan.
Dia akan berdandan karena hari ini karena Ars akan mengajaknya jalan-jalan keluar dari rumah.
Hal telah lama di impikannya kini terwujud dan terbalaskan oleh kesabaran yang telah dilakukannya selama ini.
__ADS_1
Mendengar suara ketukan sepatu di lantai membuat Ars langsung menatap ke arah istrinya.
Dia melihat penampilan Cristal dari atas sampai bawah dan menilainya.
" Apa kau ingin aku membakar semua sepatu milik mu ?" Cristal mengantar suaminya.
Dalam hatinya dia berpikir apa ada yang salah dengan yang dikenakannya hari ini.
" Bukankah aku sudah mengatakan bahwa kau tidak ku perbolehkan memakai sepatu tinggi apapun selama kehamilanmu. Apa aku harus membawamu ke rumah sakit untuk mengecek keadaan mu ? karena menurutku selama kau hamil kau menjadi lebih lambat dalam berpikir. "
" Bukan seperti itu maksudku, Hanya saja ini cuma heels yang tingginya juga 3 cm. Lagi pula tidak masalah bukan ?" Ars langsung bangkit dan menghampiri istrinya.
Dia mendekati kristal dan langsung menarik pinggang ramping wanita hamil itu hingga kedua tubuh mereka saling bertabrakan.
Wajahnya semakin mendekat ke arah wajah Cristal hingga hidung mereka hampir bersentuhan.
" Biar ku beritahu padamu. Poin pertama, Aku melarang untuk memakai sepatu tinggi jenis apa pun itu. Poin kedua, Aku tidak suka kau berdandan seperti ini. Karena kecantikanmu hanya milikku saja. Aku tidak suka kecantikanmu di nikmati banyak orang. Karena kau hanya milikku. Aku lah satu-satunya pria yang boleh memilikimu. " Cristal memejamkan matanya saat merasa jari-jari Ars berjalan di atas kulit wajahnya.
Sentuhan yang di lakukan Ars membuat Cristal terlena, Cristal juga tidak sadar bahwa Ars telah memberikan sebuah kecupan di bibirnya.
" Dan poin terakhir, Aku tidak suka bibir ini tersenyum pada orang lain. Jadi jangan biarkan senyuman indah milikmu di nikmati banyak orang karena aku tidak akan menerima itu semua. "
" Kenapa ? Kenapa baru sekarang ingin memiliki ku seutuhnya ? Kemana kamu kemarin-kemarin saat aku berusaha memperjuangkan mu ? Apa hanya karena anak yang ada di kandunganku ? Atau karena hal lainnya. " Dengan berani Cristal menatap ke arah wajah suaminya.
Bahkan dia juga berani menatap mata suaminya yang kini menatap penuh arti padanya.
" Dengarkan aku baik-baik karena aku hanya akan mengatakannya sekali saja. Aku tidak akan mengulanginya walau kau memohon pada ku. " Ars terlihat menghirup nafasnya dalam-dalam sebelum mengatakan hal selanjutnya.
" Aku mencintaimu Cristal. Aku mencintaimu Cristal Ayana Bridge, Kau dengar itu ? Bahwa aku mencintai wanita yang berada di hadapanku saat ini. Bukan hanya karena dia tengah mengandung calon pewaris ku. Tapi karena aku meyakini perasaanku bahwa aku mencintainya. "
Tes...
Jatuh air mata Cristal saat mendapatkan kata cinta dari suaminya. Ini adalah hari dan momen yang sangat membahagiakan baginya.
Di mana Ars mengatakan cinta dengan begitu tulus padanya. Bahkan matanya juga memancarkan cinta itu hingga Cristal menangkap nya.
Tatapan yang penuh intimidasi itu menyimpan cinta untuknya.
" Apa benar aku mendengar ini ? Apa aku benar mendengar kata cinta dari suami ku ? Aku tidak senang bermimpi bukan ?"
" Lihat aku dan rasakan semuanya. Kau tidak sedang bermimpi dan aku mau mengatakan hal itu untukmu, Untuk istriku. " Cristal langsung memeluk tubuh suaminya saat Ars mengatakan bahwa dia tidak sedang bermimpi. Karena apa yang dikatakan suaminya tadi memang benar untuknya.
Ars mencintainya dan itu adalah faktanya.
__ADS_1
...💐💐💐...