RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Kecewa


__ADS_3

Ars mengepalkan ke-dua tangannya saat melihat bagaimana Cristal dah Leo tertawa seperti itu.


" Lihat lah istri yang kamu banggakan, Dia malah asyik bercerita dan tertawa dengan pria lain sementara suaminya masih di rawat seperti ini. " Ars tidak memperdulikan kagi apa yang di katakan Anna karena dia tidak ingin terhasut oleh apa yang di katakan Anna walau memang saat ini dia merasa panas melihat istrinya saat ini.


" Kamu harus tegas padanya. Dia akan merasa menang jika kamu diam saja seperti ini. "


" An cukup ! Cristal tidak mungkin seperti itu. Bahkan saat dia mengetahui perselingkuhan ku dengan mu pun dia tidak pernah marah pada ku. Dia hanya diam tanpa ingin mengungkitnya sama sekali. "


" Tapi Sayang--"


" Berhenti berbicara dan bawa aku kembali ke kamar ku. " Anna belum ingin membawa Ars kembali ke kamarnya karena dia masih ingin membuat Ars cemburu agar dia bisa lebih mudah menghasut Ars.


" Sekarang Anna !" Terpaksa Anna membawa Ars kembali ke kamarnya.


Namun dia tetap berusaha untuk membuat Ars terhasut dan sayangnya tidak berhasil sama sekali.


" Keluar dari kamar ku An. " Ars mengusir Anna keluar dari dalam kamar tempat dia di rawat.


Dia tidak ingin Anna di sini dan semakin membuatnya emosi dan bisa saja menyakiti Anna nanti.


Ara tidak ingin itu terjadi karena bagaimana pun dia mengandung anaknya saat ini.


" Biarkan aku menemani kamu di sini sampai Cristal kembali. Aku janji Sayang..."

__ADS_1


" Keluar kata ku Anna...!" Suara Ars sudah menggelegar karena sejak tadi dia berusaha menahan emosinya namun Anna tidak juga mengerti dan menurut apa yang di katakannya.


Dia sudah berusaha agar tetap waras untuk menyikapi ini semua tapi sepertinya Anna tidak mengerti juga.


" Baik, Aku akan keluar dan kamu cepat sembuh agar bisa pulang. " Anna hendak mencium bibir suaminya namun Ars menolak hingga jadilah Anna yang mengecup pipinya saja.


" Aku pulang Sayang..." Dengan berat hati Anna meninggalkan Ars di sana.


Melihat Ars yang cemburu pada Cristal karena kedekatan wanita itu dengan sistemnya membuat Anna memiliki rencana licik untuk menghancurkan rumah tangga mereka berdua.


Dia seperti mendapatkan anugrah dari Tuhan untuk semua ini.


Dia akan memakai cara dan jalan ini untuk memisahkan Ars dan juga Cristal.


Senyumannya terus saja mengembang bahkan saat dia berpapasan dengan Cristal pun dia masih saja tersenyum apalagi ada Leo di belakangnya.


" Jangan membuat ku bersikap kasar hingga aku tidak segan-segan untuk menyakiti mu, Kelinci sekali pun bisa berubah menjadi serigala jika ada yang mengusiknya. " Cristal menatap remeh pada Anna yang selalu mencari masalah dengannya.


Padahal selama ini dia tidak pernah mencari masalah dengan wanita ini bahkan dia juga rela berbagi suami dengan wanita ini.


Jadi, Tidak bisakah Anna membiarkannya hidup dengan tenang walau pada kenyataannya dia tidak setenang dulu walau dulu pun dia sudah mengetahui hubungan terlarang antara Anna dan juga Ars suaminya.


" Oh ya ? Tapi kamu terlihat sangat bahagia ya ? Apa karena asisten ini ?" Anna menatap remeh pada Leo karena memang dia tau bahwa Leo hanya seorang asisten bagi Ars dan tidak lebih.

__ADS_1


Padahal dia tidak mengetahui bahwa Leo sudah di anggap adik sendiri oleh Ars.


" Bahagia ku bukan urusan mu dan air mata ku juga bukan dari kebahagiaan mu. Jadi jangan pernah membuat ku marah dan melupakan batas kesabaran ku. Jangan kau pikir diamnya seseorang itu karena dia takut. Biar aku katakan pada mu bahwa aku, Cristal Ayana Bridge bisa melakukan apa pun yang aku inginkan jika memang aku menginginkannya. Sejak kecil aku sudah terbiasa mendapatkan apa yang aku inginkan. Jadi jangan berpikir bahwa aku takut pada mu !" Ars mendorong bahu Anna dengan jari telunjuk miliknya yang di hiasi kutek berwarna merah.


Dia langsung berjalan meninggalkan Anna setelah mendorong bahu wanita itu dengan satu jarinya.


Begitu juga dengan Leo, Dia hendak ikut bersama Cristal karena dia juga ingin menyerahkan berkas yang akan di tandatangani oleh Ars.


Namun tiba-tiba Anna mengatakan sesuatu yang membuat langkahnya terpaksa terhenti.


" Aku bisa membantu mu untuk mendapatkannya asal kau mau bekerja sama dengan ku. " Anna tersenyum saat melihat lei ya g juga tersenyum padanya.


Anna mengira bahwa Leo setuju dengannya maka dia akan melanjutkan rencananya untuk merusak hubungan antara Ars dan juga Cristal karena Anna ingin menjadi istri satu-satunya milik Ars.


Dia akan berusaha menyingkirkan Cristal dari hidup Ars agar posisinya dan anak yang di kandung ya aman. Karena Anna berpikir walau pun anak yang di kandungnya adalah anak aras, Tapi dia tidak bisa menjamin bahwa Ars tidak akan pilih kasih. Pasti sebagian besar harta milik Ars akan jatuh kepada anaknya Cristal.


" Apa ada tawaran lain ?" Sebelah alis Anna terangkat saat mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir Leo.


" Apa maksud mu ?" Leo hanya tersenyum saja sambil mendekatkan dirinya pada Anna dan berbisik di telinga wanita itu.


" Anda tidak perlu repot-repot untuk membantu ku mendekat pada Nyonya Cristal. Karena jika suatu saat Tuhan berkehendak untuk membuatkan takdir ku bersamanya, Tanpa campur tangan dari Anna pun aku bisa memilikinya. Jadi jangan membuang waktu percuma dengan mengurusi kehidupan pribadi ku. " Anna cukup terkejut dengan apa yang di katakan Leo.


Apalagi wajah yang sejak tadi tersenyum itu kini berubah menjadi sangat menyeramkan bagi Anna.

__ADS_1


" Sekarang lebih baik anda pulang saja. Atau tidak pergi habiskan uang suami anda yang tidak akan ada habisnya. Dan satu lagi, Jangan sampai aku mengetahui bahwa anda berniat jahat pada Nyonya Cristal. Jika sampai itu terjadi, Maka aku lah orang pertama yang akan melenyapkan anda dari muka bumi ini !"


......💐💐💐......


__ADS_2