RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Pemilik Yang Sebenarnya


__ADS_3

Anna benar-benat marah dan tidak bisa menerima ini semua.


Dia marah dan dia kesal setelah melihat apa yang di tuangkan di beberapa stasiun televisi yang menayangkan kemesraan sepasang suami istri yang terlihat sangat luar biasa.


" Tidak bisa ! ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ars hanya milikku dan akan selamanya menjadi milikku. aku tidak akan mengalah pada wanita itu dan akan kembali merebut apa yang telah menjadi milikku. " Anna begitu bertekad untuk merebut pria yang telah menjadi suami orang.


walau statusnya masih kekasihnya tapi di mata dunia mereka hanya tahu bahwa seorang pria yang di kenal dengan panggilan Ars itu menikah dengan seorang wanita bernama Cristal.


Yang membuatnya lebih geram adalah, saat mereka semua memuji wanita itu dengan kecantikan dan ketulusannya.


Jangan lupakan kekayaan yang dimilikinya. dia memang benar-benar seorang wanita kaya apalagi statusnya yang anak tunggal kaya raya.


Siapa yang bisa menandinginya ? Anna juga tidak munafik bahwa wanita itu terlihat sangat mahal dan elegan walau tidak banyak yang digunakannya tapi semua sesuai pada porsinya.


" Aku menyusun rencana baru. jika aku tidak bisa memiliki Ars, maka tidak akan ada yang boleh memilikinya termasuk wanita itu. " Ucapnya dalam hati.


Bahkan Ars pun tidak bisa dihubungi hari ini. Apa dia begitu sibuknya hingga tidak bisa menghubungi Anna ?


Entah lah, ingin rasanya Anna memakai dan mengumpat saat itu juga untuk melampiaskan semua perasaan kesalnya.


Sementara di tempat acara peresmian rumah sakit tersebut Ars dan Cristal memang terlihat sangat romantis di mata banyak orang.


Apalagi beberapa orang yang kecantikan yang di miliki Cristal, Dan entah mengapa juga Ars merasa tidak nyaman.


" Tidak kah anda tau bahwa Cristal adalah istri ku Tuan Boy, Jadi tolong jaga sikap anda. " Ars langsung menegur pria yang sejak tadi terlihat mencari perhatian Cristal dan kerap sekali membuka pembicaraan di antara mereka.


" Maaf Tuan Boy, Tapi maaf saya tidak bisa menerima Tawaran anda. Saya berhenti bekerja bukan karena larangan suami saya, Tapi saya berhenti bekerja karena saya sendiri yang menginginkannya. Saya ingin berbakti dengan suami saya dan ayah mertua saya. Saya tidak pernah kekurangan hal apa pun selama menikah dengan suami saya. Jadi sekali lagi maaf, Saya tidak bisa menerimanya. " Cristal menolak dengan lembut.


Dia tau bahwa saat ini suaminya tengah menahan emosinya, Bukan hanya itu saja, Dia juga melihat bahwa suaminya mulai merasa tidak nyaman dengan acara ini.


" Aku mohon sebentar lagi, Acaranya akan selesai. " Visi Cristal di telinga suaminya saat dia membersihkan sudut bibir suaminya dengan lap yang sudah di siapkan.


Ars tidak menjawab Cristal, Tapi dia hany menatap pada wanita itu dan berusaha untuk tetap bertahan di acara tersebut.


Sampai acaranya selesai, Ars lebih memilih untuk pergi kembali ke perusahaannya untuk kembali bekerja.

__ADS_1


" Apa nanti malam akan pulang ke rumah ?" Tanya Cristal pada Ars yang sudah hendak masuk ke dalam mobilnya.


Di mana sudah ada Leo di dalamnya.


Ars menatap penuh selidik pada Cristal, Apa maksudnya bertanya seperti itu ?


" Apa maksud mu bertanya hal seperti itu ? Jika aku tidak pulang lalu aku ke mana ?" Tanya Ars dengan nada tak suka pada istrinya .


" Aku hanya bertanya saja. Jika kamu pulang aku akan memasak, Jika tidak aku akan memasak sup rumput laut saja untuk ayah. " Ucapnya lagi.


Entah mengapa setiap kali melihat mata indah milik Cristal Ars seperti di tarik ke dalamnya untuk menyelami mata itu.


Tapi entah mengapa juga Ars tidak berani untuk menyelaminya.


Katakan lah dia pengecut, Itu dia lakukan karena tidak ingin jatuh ke dalam pesona Cristal dan menyakiti hati Anna.


Wanita yang sangat di cintainya sejak 3 tahun ini.


" Aku pulang dan akan malam malam di rumah. Siapkan saja segalanya. Aku pergi sekarang. " Ars pun pamit pada Cristal setelah memberikan kecupan di kening wanita itu.


Walau saat ini yang di lakukan Ars hanya bentuk akting mereka di depan umum, Tapi dia berharap bahwa suatu saat nanti Ars akan melakukan itu sendiri bukan karena terpaksa, Melainkan karena memang kewajibannya untuk mencintai Cristal.


Di perjalanan menuju Perusahaannya, Ars kembali berpikir dan teringat akan interaksi Cristal dan Boy tadi yang menurutnya menyukai Cristal.


Dia bukan cemburu, Tapi kenapa rasanya tidak nyaman saja ?


Di saat dia tengah berpikir tentang Cristal, Ponselnya kembali berdering dan itu panggilan dari Anna.


" Hallo sayang, Perut ku sakit, aku tidak tahan lagi, Tolong aku sayang..." Ars langsung panik mendapat kan kabar buruk dari Anna pun langsung meminta Leo untuk langsung ke apartemen tempat Anna tinggal.


Dia begitu panik saat mendengat bahwa Anna sedang sakit.


Kegelisahannya tentang Cristal tadi langsung hilang berganti kepanikan yang tertuju pada Anna.


" Anna, An, Kamu di mana ? Anna ?" Ars langsung masuk begitu saja ke dalam Anna saat tidak mendapati wanita itu di dalam apartemennya.

__ADS_1


Dan benar saja dugaan Ars, Bahwa Anna memang berada di dalam kamarnya.


Ars cukup tercegang dengan apa yang di lihatnya saat ini bahwa Anna memakai pakaian yang sangat seksi.


Lekuk tubuhnya, Anna benar-benar sangat seksi.


" Ars...Sayang..." Suaranya terdengar sangat lirih.


Ars pun tersadar dan langsung menghampiri Anna yang berada tempat tidurnya.


" Anna, Kenapa ? Apa yang terjadi ?" Tanya Ars dengan wajah paniknya.


" Perut ku sakit sayang, Di sini sakit sekali. " Anna membawa tangan Ars ke atas perutnya dan menggerakkannya juga.


Ars mengikuti apa yang di lakukan Anna dan mengusap perut kekasihnya.


Pandangan Ars tertuju pada bagian paha mulus Anna yang begitu menantang, Dia berusaha untuk tetap waras, Tapi sepertinya Anna memang sengaja melakukan hal itu pada Ars dengan pria bodoh itu yang tidak menyadari jebakan yang di buat wanita itu.


" Ars, Sayang..." Ars mengalihkan tatapannya ke arah wajah Anna.


Keduanya saling menatap dan tanpa menunggu lagi Anna melancarkan aksinya.


Dia menarik tubuh Ars hingga menunduk dan Anna kembali melancarkan aksinya untuk mencium bibir pria yang di cintainya.


Awalnya Ars hanya biasa saja, Tapi dia pria normal.


Saat merasakan Anna yang semakin menciumnya dengan penuh gairah, Ars pun ikut terpancing dalam ciuman tersebut hingga membalas permainan lidah yang di mainkan Anna padanya.


Bahkan Ars membiarkan saja tangan Anna yang mulai melucuti pakaiannya hingga kini jas, dasi, serta kemejanya sudah berceceran di lantai.


Keduanya sudah larut dalam gelora yang membakar mereka hingga Ars siap untuk memasuki Anna dia seperti tersadar dengan apa yang di lakukan ya.


Namun saat menyadari Ars yang seperti hendak menghentikan aktivitasnya, Anna langsung mengambil alih permainan hingga kembali membuat Ars terbuai hingga dia yang memimpin permainan tersebut hingga akhir.


...💐💐💐...

__ADS_1


__ADS_2