RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Para Pria Dewasa


__ADS_3

Cristal dan juga Sih kembar calon istrinya pra asisten itu pulang dan menyudahi Acra belanja mereka saat merasakan bahwa sudah lama dia tidak menyusui Baby Belle hingga menyebabkan dadanya sakit dan berdenyut maka dari itu mereka pulang.


Bukan mengantarkan mereka pulang malah Cristal membawanya pulang ke rumahnya biarkan para asisten itu yang akan mengantarkan mereka nantinya.


Melihat bahwa itu bukan jalan pulang ke rumah mereka, Delisha dan Danisha sudah tau kemana mereka ke rumah besar tempat pertama kali mereka di bawa waktu itu setelah malam kejadian.


" Nyonya-- "


" Sudah diam saja. Dada ku sudah sakit sekali. Jadi jika kalian ingin pulang minta para pria kalian untuk mengantarkan kalian nanti. " Cristal sudah memutuskan dan mereka tidak bisa melawan lagi.


Walau bagaimana pun, Mereka merasa nyaman dan terlindungi jika berada di dekat wanita cantik ini.


Luar biasa sekali memang pesona Cristal Ayana Bridge itu.


Sudah cantik, baik hati, tidak sombong pula. Mereka pun menjadi nyaman di dekatnya.


" Masuk saja. Aku harus bertemu dengan anak dan suami ku juga. Aku harus segera memberikan ASI pada Baby Belle dan kalian bebas melakukan apa pun di rumah ini. Dan jangan lupa besok. " Mereka hanya bisa mengangguk saja.


Saat Cristal melewati ruang tamu, Dia melihat bahwa Leo dan juga Sammy yang tertidur di ruang tamu di atas karpet bulu yang sangat mahal.


" Tunggu saja di sini. Kalian bebas melakukan apa pun dengan pria itu. Kalau kalian butuh sesuatu panggil saja pelayan. Mereka akan membantu kalian. " Cristal meninggalkan Delisha dan juga Danisha begitu saja di ruang tamu bersama Leo dan Sammy yang tertidur dengan begitu pulasnya.


Sejenak baik Delisha atau pun Danisha, Mereka hanya bisa menatap kagum pada pria yang telah merenggut kesucian mereka.


Jika Danisha menatap remeh pada Sammy karena melihat sikap Sammy yang terlihat aneh dan menyebalkan tapi tidak bagi Delisha yang menatap kagum pada Leo yang tertidur dengan begitu pulasnya.


Di tatap Delisha wajah tampan Leo yang sangat maskulin, Apalagi rahang tegas itu membuat Delisha betah berlama-lama untuk menatapnya.


Leo yang merasa ada seseorang di dekatnya pun langsung terbangun dari tidurnya begitu saja hingga membuat Delisha kaget dan langsung menundukkan wajahnya karena tidak berani di tatap oleh Leo.


Apalagi Leo yang memiliki wajah yang tampan dan tegas lebih mendekati seram karena sorot mata tajamnya.


" Sejak kapan kamu di sini ?" Tanya Leo pada Delisha yang sudah ketakutan saat di tatap olehnya.

__ADS_1


Begitu juga dengan Danisha yang merasa adiknya ketakutan dengan Leo pun berusaha untuk melindungi adiknya.


" Kenapa membentaknya ? Tidak bisa kah berbicara lebih lembut lagi pada adik ku ?" Merasa ada keributan di dekatnya pun membuat Sammy juga terbangun.


Dia yang merasa heran pun langsung berusaha menghapus air liur yang mungkin saja tertinggal di wajahnya.


Dan benar saja, Saat melihat bantal bekasnya tidur basah, Sammy langsung menyembunyikannya agar tidak ada siapa pun yang melihatnya dan mengetahuinya.


" Aku tidak membentaknya. "


" Tapi suara mu terlalu tinggi. Delisha tidak bisa mendengar suara yang bisa menyakiti jantungnya. Bagaimana jika Delisha kaget ?"


" Maaf jika membuat mu takut. " Delisha hanya mengangguk saja.


Dia tidak berani menatap Leo yang sejak tadi menatap ke arahnya.


" Apa kalian bersama Nyonya Cristal ? Lalu di mana beliau ?'


" Nyonya ke kamarnya. Beliau mengatakan ingin menemui anaknya dan suaminya Tuan. " Leo menghela nafasnya berat karena Delisha memanggilnya Tuan lagi.


Melihat Leo yang mengulurkan tangannya membuat memberanikan diri untuk berbicara dengan pria itu.


Melihat respon yang di berikan Delisha padanya membuat Leo tersenyum karena mungkin Delisha sudah mulai menerimanya.


Setelah Leo membawa Delisha pergi ke taman untuk bicara, Tinggalkan Danisha dan Sammy berdua di sana.


Saat merasa Sammy menatapnya, Danisha langsung menatap sengit pada Sammy yang terlihat kaget dengan judes dan pedasnya omongan yang keluar dari bibir Danisha.


" Apa ? Mau ku congkel mata mu itu ?"


" Hah ?" Betapa kagetnya Sammy saat mendapatkan amukan dari Danisha.


Dia jadi berpikir, Bagaimana jika dia menikah dengan wanita ini nanti ?

__ADS_1


Apa umurnya akan panjang ? Atau dia akan mati muda dengan banyak harta yang akan di tinggalkannya ?


" Kenapa kasar sekali ? Perempuan macam apa kau ini ?" Danisha hanya mencebik saja.


Suah tidak heran berapa banyak orang yang mengatakan dan mempertanyakan tentang sikapnya yang terlihat kasar di depan banyak orang.


Bahkan dia selalu saja di bandingkan dengan Delisha yang lemah lembut dan pendiam.


Berbeda dengannya yang selalu di katakan judes dan kasar.


Sebenarnya Danisha tidak sekadar itu. Dia melakukan itu semua karena ingin melindungi adik kembarnya saja agar orang tidak terlalu merendahkan mereka walau mereka orang miskin dan harus membayar hutang orang tua mereka.


Setidaknya itu lah yang bisa di lakukan Danisha untuk melindungi Delisha dari orang jahat.


" Kenapa memangnya ? Jika kau merasa keberatan tidak perlu menikahi ku. Aku tidak meminta mu untuk menikahi ku. Lagi pula jika bukan karena Nyonya baik itu, Aku tidak akan Sudi menikah dengan mu. Pria yang hanya bisa mencibir saja. Bersihkan dulu air liar di sudut bibir mu itu. Sudah dewasa tapi masih berliur jika tidur. Dasar jorok !" Sammy menatap tak percaya pada apa yang di dengarnya dari Danisha calon istrinya.


Sammy sudah membersihkannya tadi dan berharap semoga tidak ada apa pun di wajahnya namun dia salah.


Ternyata ada liur yang tertinggal di wajahnya. Dia merasa sangat malu seperti ini di hadapan Danisha yang ternyata menemukan kelemahannya yang selama ini dia sembunyikan olehnya dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.


Namun Sammy salah, Danisha mengetahui kelemahannya saat ini. Betapa malunya Sammy saat ini.


" Hey kenapa kau marah ? Berliur saat tidur itu hal yang wajar dan manusiawi. Sudah macam princess saja kau tidur tidak berliur. Bahkan aku tidak yakin jika princess tidak berliur saat tidur. "


" Kau--?" Tunjuk Delisha pada wajah Sammy dengan jari telunjuknya.


Karena sudah terlanjur kesal dengan Danisha, Sammy pun mengigit jari telunjuk Danisha yang mengacung ke arahnya hingga membuat Danisha menjerit.


" Aaahhhkkk... " Mendengar suara seseorang yang menjerit membuat para pelayan langsung menghampiri mereka.


Namun mereka langsung kembali meninggalkan dua anak manusia yang mereka pikir tengah terlihat kasmaran begitu saja karena posisi mereka saat ini sangat intim dengan Sammy yang membekap mulut Danisha dengan tangannya.


" Lepaskan aku, Dasar mesum ! Pria jahat, Pria mesum !" Danisha memukuli dada bidang Sammy yang membekap mulutnya dan membuat para pelayan salah paham dengan mereka berdua.

__ADS_1


Cristal yang melihat itu dari atas bersama Ars hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


...💐💐💐...


__ADS_2