
"Rencananya adalah...
Dirga membisikkan sesuatu kepada leo dan Leo setuju dengan rencana ayahnya..
"rencananya sangat lah bagus yah...kata Leo dengan senyum jahat.
ketika hendak pulang, violet di hadang oleh bandit-bandit yang ia tahu bahwa itu adalah orang suruhannya Dirga.
dengan teknik seni bela diri yang ia pelajari dengan begitu mudahnya bandit itu ia kalahkan.
Leo yang melihat itu ia tercengang, ia niatnya hendak menolong violet agar dirinya di anggap pahlawan namun ia malah terdiam menyaksikan violet menghabisi semua bandit itu.
"violet kamu gak pp kan?..gak ada yang terluka kan?
"gak usah jadi pahlawan deh, aku tau ini semua kamu rencanain kan? mana mungkin tiba-tiba bandit ini datang untuk menyerahkan ku dan tiba-tiba kamu juga datang untuk menolong ku...kalau bukan kamu yang rencanain!!
"engga ko sumpah...aku tadi kebetulan lewat dan melihat kamu menghajar semua bandit itu dan berniat untuk membantu tapi ternyata bandit itu sudah mati semua... kata leo dengan suara ragu-ragu.
violet tak menghiraukan apa yang di katakan Leo ia langsung kembali ke kerajaan nya, ratu Stella ibunya yang melihat tangan violet di lumuri darah bertanya kepadanya...
" sayang mengapa tangan kamu banyak darah begini?
"tidak apa-apa ko Bu...
"violet nak...kamu gak usah berbohong kepada ibu...
tanpa menjawab pertanyaan ibunya ia langsung memeluk ibunya dan mengucapkan kata maaf
"ibu maaf dulu aku tak mendengarkan kata ibu...
"kamu kenapa sayang? ko hari ini beda banget, tanya ibunya.
"aku gak pp Bu aku hanya kangen kepada ibu dan ingin memeluk ibu... jawab violet sambil tersenyum.
ibunya kaget melihat perubahan Putrinya sekaligus senang, ia mengobati yang terluka, karena hari yang sudah malam violet berniat untuk tidur di kamar ibunya, karena ayahnya sekarang berada di kediaman istri keduanya mungkin baru bisa pulang dalam beberapa hari lagi, jadi violet memanggil adik-adiknya untuk tidur bersama ibunya.
pagi harinya violet bersama ibunya dan saudari-saudarinya mereka pergi ke pasar kerajaan, dan menaiki kereta kerajaan
Vriana, Vrili dan ibunya sibuk memilih gaun yang indah untuk pesta keahlian yang akan di adakan seminggu lagi, saudarinya sibuk memilih gaun begitu juga ibunya tapi violet ia pergi ke tokoh tanaman herbal untuk membuat ramuan lagi... violet di panggil ibunya untuk memilih gaun untuk di kenakan di pesta keahlian nanti, violet langsung menemui ibunya karena ia sudah selesai berbelanja tanaman nya.
__ADS_1
Vriana memiliki gaun berwarna merah bata,
dan Vrili memiliki gaun berwarna hijau muda,
sedangkan violet ia memilih gaun yang sangat terkenal, gaun itu di balut dengan rompi yang indah siapapun memakai nya akan terlihat cantik.
"kak kamu yakin mau memilih gaun ini?
"Iyah kak kan biasanya kamu memilih gaun yang tertutup tapi kali ini kamu memilih gaun yang terbuka?
"memang nya kenapa jika aku mau gaun ini?...aku mau menunjukkan kepada semua orang bahwa Putri tertua dari raja bristian sangat lah cantik bukan buruk rupa seperti yang mereka ucapkan, ucap tegas violet.
violet juga meminta ibunya untuk mengajar kan ia tatakrama seorang putri agar ia terlihat cantik dan anggun di pesta nanti, ibunya setuju walaupun agak ragu-ragu.
selama tiga hari ia belajar menjadi gadis anggun dan tidak lupa merawat mukanya, sekarang ia hampir mirip dengan ibunya kulit nya yang hitam kini berubah menjadi putih, sekarang mukanya sangat lah mulus tapi ia belum menunjukkan mukanya kepada siapapun.
"ibu ayah mana?
"ayah ada di ruang baca memang nya ada apa violet?
"tidak Bu.. violet pergi dan langsung menemui ayahnya yang berada di ruang baca.
"ada apa putriku
"ayah pesta ke ahlian kan tinggal 4 hari lagi, ayah untuk pertama kalinya aku mau menghadirinya tapi jangan bilang kepada siapapun ya...bahwa aku akan hadir
"serius kamu mau hadir nak?
"Iyah ayah mulai sekarang aku tidak akan membuat ayah malu dan mulai sekarang aku akan mendengar kan apa kata ayah
"violet ku sayang makin besar kata-kata kamu makin manis ya..
ayah dan anak itupun ketawa berbahak-bahak setelah berhenti ketawa violet bilang kepada ayahnya bahwa ia ingin belajar dengan ayahnya saja dan raja bristian pun setuju karena selama ini Putri nya tak pernah meminta apapun.
3 hari berikutnya putri belajar tentang politik dan tentang kerajaan bersama ayahnya, sekarang ia mahir dalam bidang apapun tentang kerajaan, tujuan pertama nya belajar semua ini hanya untuk membantu ayahnya karena di antara semua anak ayahnya ialah paling tertua.
maka dari itu ia harus membantu kerajaan baris agar tidak kekurangan uang yang akan terjadi 2 tahun mendatang.
"nak..
__ADS_1
"Iyah apa ayah?
"sebenarnya ayah ingin memberikan sesuatu kepada mu...
"apa itu yah?
ayahnya memberikan kotak berwarna silver kepada violet dan violet pun membuka nya.
"gelang? gelang yang begitu indah ini untuk ku yah?
"Iyah sayang... dulunya gelang ini punya nenekmu, ia memberikan ini kepada ayah untuk di berikan kepada putri tetua ayah dan itu adalah kamu violet...
"tapi yah...aku belum pantas menerima gelang sebagus ini
"kamu pantas sayang, ucap ayahnya sambil tersenyum.
"baiklah aku menerima nya dan akan ku pakai di pesta nanti.
violet pun pergi ke kamarnya dan terus memandangi gelang itu
"bukankah dulu aku tak di berikan ini oleh ayah? tapi kenapa ayah tiba-tiba memberikan nya... bukankah ini aneh Lina? tanya violet kepada pelayan nya.
"dulu kan putri jarang berbicara dengan Baginda raja, dari kecil tuan putri selalu sibuk dan tak pernah menemui siapapun, jawab Lina.
"Iyah kamu betul Lina...tapi mulai sekarang aku akan melindungi keluarga ku...
"dulu karena keserakahan ku ibu dan ayah di penggal, sedangkan Vriana dan Vrili di berikan kepada prajurit untuk di jadikan mainan tapi aku tak akan melakukan hal bodoh lagi seperti dulu, ucap violet dalam hati.
Sehari sebelum pesta di mulai ia dan saudarinya pergi ke pasar untuk mengambil gaun mereka, namun di tengah perjalanan kereta yang mereka naiki rodanya rusak dan mereka harus berjalan kaki.
saat mereka berjalan violet terpisah dengan Vriana dan Vrili, violet bukannya ia mengambil jalur kanan ia malah mengambil jalur kiri dan mengikuti rombongan, ia berpikir rombongan itu akan ke pasar tapi rombongan itu malah menuju istana yang begitu megah ia menyadari bahwa dirinya tersesat, ia pun mencari jalur keluar tapi ia malah masuk ke kediaman pangeran Charles.
kediaman itu begitu sunyi jadi dengan mudahnya violet keluar, namun saat ia hendak memanjat dinding ia mendengar alunan melodi yang begitu indah yang tak pernah ia dengar sama sekali, ia pun melihat nya karena penasaran, ia melihat seorang laki-laki memainkan kecapi dengan begitu indah tapi laki-laki itu duduk di sebuah kursi roda, tak lama violet melihat ia ketahuan oleh lelaki itu dan segera memanjat dinding.
huhf... lelaki itu tak mengejarku ....tapi siapa dia? dahlah lebih baik segera pergi.
violet pun pergi ke pasar dan bertemu adik-adiknya, adiknya bertanya dari mana saja violet pergi namun violet tak menjawab ia menyuruh cepat-cepat mengambil gaun masing-masing dan segera pulang ke kerajaan, mereka pun setuju.
...----------------...
__ADS_1
Biasakan sesudah baca like, komen dan vote ya terimakasih 😊🌼