RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Baby Belle


__ADS_3

Ars terus saja menatap baby box milik Belle ya g tengah tertidur lelap setelah di susui oleh Cristal.


Karena Cristal memang sangat menjaga kondisi tubuhnya dan melakukan pola hidup sehat selama masa kehamilannya dan banyak mengikuti kelas hamil maka dia memiliki ASI yang begitu melimpah maka dia memilih memberikan full ASI eksklusif bagi baby Belle.


Dia menyuruhku suaminya yang memberikan nama Beauty pada putri mereka yang akan di panggil Belle.


Baby Belle lebih tepatnya.


Kelahiran Baby Belle sendiri menjadi kebahagiaan dan anugrah yang begitu luar biasa untuk Ars dan Cristal.


Lebih tepatnya untuk Ars sendiri yang merasa hidupnya sudah begitu lengkap karena memiliki Cristal sebagai istrinya dan juga Baby Belle yang semakin melengkapi kehidupan mereka.


" Kenapa terus melihat Baby Belle Sayang ? Biar kan dia tidur. " Ars hanya tersenyum sekilas pada Cristal dan kembali menatap buah cintanya bersama Cristal dengan perasaan yang begitu luar biasa.


Melihat respon suaminya yang hanya sekilas seperti itu tidak membuat Cristal marah dan merasa terasingkan karena dia merasakan apa yang di rasakan suaminya.


" Baby Belle, Hello darling..." Panggil Ars dengan lembut sambil mengusap pipi putri cantiknya yang sangat halus dan kenyal.

__ADS_1


Kulit Baby Belle sungguh luar biasa cantiknya seperti kulit milik Cristal.


" Hey Baby Belle, Wake up darling. Look at Daddy Baby..." Bisik Ars lagi yang terus berusaha membangunkan putrinya yang sama sekali tidak terganggu dengan apa yang di lakukannya.



" Sayang sudah, Jangan mengganggu Baby Belle. Biar kan dia istirahat, Aku lelah. "


" Dia menggemaskan Sayang. Aku bahkan ingin sekali mengigit pipi gembulnya ini. Aku heran, Bagaimana bisa lubang sekecil itu bisa mengeluarkan bayi sebesar Baby Belle yang memiliki bobot 4,1 kg dan itu lahir dari wanita sehebat kamu Sayang. " Cristal tersenyum mendengar apa yang di utarakan suaminya.


Memang sungguh luar biasa sekali memang perjuangannya untuk melahirkan Baby Belle.


" Jangan membahas hal itu. Walau dalam media mengatakan bahwa alat kelamin wanita itu sangat elastis, Tapi jika di pikirkan dengan nalar dan akal sehat manusia kamu tidak akan menemukan jawabannya. Karena jawabannya hanya satu, Yaitu kuasa Tuhan. " Ars setuju dengan apa yang di jelaskan Cristal karena memang Cristal sangat bisa menjelaskan hal seperti itu yang bisa di tanggap dengan akal Ars yang sama sekali buta akan bidang medis.


Beruntung Cristal bisa menjelaskannya dengan jelas.


Mendengar suara rengekan dari box bayi Baby Belle membuat Ars langsung tersenyum dan menggendong putri cantiknya yang gembul itu.

__ADS_1


" Hey, Halo darling look, Ini Daddy Sayang. " Ars terlihat sangat menyayangi putrinya hingga terus saja bercerita dengan putrinya.


Namun itu tidak bertahan lama karena Baby Belle langsung menangis dan memberikannya pada Cristal.


" Kan sudah aku katakan Sayang, Jangan mengganggunya. " Ars hanya tersenyum saja saat mendapatkan teguran dari istrinya seperti itu.


Melihat Baby Belle yang menangis membuat Ars tersenyum puas karena memang dia ingin melihat Baby Belle menangis dan melihat matanya yang begitu indah.


Matanya yang sipit dengan bola mata yang abu-abu selalu membuat Ars selalu ingin melihat mata indah itu.


" Ahhhkk ..Aku ingin mengigit pipi gembulnya Sayang. "


" Auhh...Sakit sayang. " Ucap Ars saat merasa pinggang nya di cubit oleh Cristal karena dia yang terus menganggu Baby Belle hingga mencubit pipinya.


" Jangan terus menganggu anaknya, Dia terus saja menangis hingga tidak mau meminum ASI. " Merasa istrinya sudah mulai marah membuat Ars harus berhenti menggoda anak dan istrinya saat itu juga dan bersamaan dengan itu pula Baby Belle berhenti menangis.


" Jangan berani mengganggunya lagi. Jika sampai begitu aku akan marah. "

__ADS_1


...💐💐💐...


__ADS_2