
Hari ini, Ars mendapatkan hukuman dari istrinya untuk mengurus Baby Belle yang selalu di godanya hingga Cristal tidak bisa istirahat barang sebentar saja.
Karena terlalu kesal dengan suaminya, Cristal pun memilih meninggalkan suaminya dari kamarnya.
Namun saat dia keluar dari kamarnya, Dia melihat ke-dua asisten yang bekerja bersama dirinya dan juga Ars terlihat berdiri di depan pintu kamarnya dengan raut wajah yang satu datar dan yang satu tersenyum kaku.
" Jika kalian ingin membuat kepala ku pusing, Lebih baik pergi saja. Aku tidak ingin terlibat apa pun dengan kalian. " Cristal hendak meninggalkan ke-dua asisten itu namun langkahnya di cegah oleh mereka berdua.
" Sebenarnya apa yang kalian inginkan ? Aku lelah tolong jangan membuat ku berubah menjadi singa betina yang bisa saja mencabik-cabik kalian berdua nantinya. " Cristal menatap jengah pada Leo dan juga Sammy yang tengah saling menyenggol satu sama lain.
" Jika kalian tidak mau bicara aku akan-- "
" Mereka tidak mau pergi berbelanja keperluan pernikahan dengan kami Nyonya. " Ucap Leo yang langsung membuat Cristal menghela nafasnya frustasi.
" Bagaimana cara kalian membujuknya ? Apa kalian menyertakan ancaman seperti yang biasa kalian lakukan ?" Mereka kembali menunduk karena merasa tidak tau apa yang sebenarnya yang harus mereka lakukan untuk membujuk wanita.
Karena jujur saja, Mereka tidak tau harus bagaimana berinteraksi dengan wanita agar lebih dekat lagi.
Karena selama ini mereka hanya dekat dengan wanita sebatas kerja sama saja. Selebihnya ya tidak pernah lagi.
" Lalu kenapa kalian ke sini ?" Tanya Cristal pada mereka lagi dan Sammy yang menjawab kali ini.
" Mungkin jika bersama Nyonya mereka akan mau. Jadi kami datang ke sini untuk menemui Nyonya. " Dengan takut Sammy mengatakan hal itu walau dia tau bahwa saat ini Nyonya Cristal dengan tidak baik-baik saja.
" Sekarang mereka di mana ?"
" Di rumah Nyonya. " Cristal langsung mengarahkan ke-dua tangannya pada para asisten itu.
Sementara Leo dan Sammy yang tidak mengerti kode dari Cristal hanya bisa menatap aneh pada Cristal Nyonya mereka.
Sadar bahwa mereka tidak mengerti kode darinya membuatnya kembali kesal.
__ADS_1
" Kalian menyuruh ku untuk berbelanja menemani calon istri kalian tapi kalian tidak memberikan uangnya. Apa kalian ingin aku yang membelanjakan mereka berdua ?" Baik Leo maupun Sammy mereka langsung mengeluarkan dompetnya dan memberikan kartu kredit milik mereka pada Cristal.
Cristal menatap credit card milik para asistennya. Ternyata mereka tidak semiskin yang dia kira.
" Black card ? Aku jadi penasaran dengan isi yang ada di dalam kartu ini. " Sammy tersenyum miris saat melihat senyuman Cristal yang melihat ke arahnya karena selama ini dia selalu berakting susah di hadapan Cristal padahal dia juga memiliki beberapa bisnis yang cukup terbilang sukses dengan belajar dari Cristal dan juga beberapa usaha yang di berikan mendiang ayahnya Cristal untuknya saat masih di panti asuhan karena dia berprestasi saat itu.
" Itu masa depan saya Nyonya. Tolong jangan di habiskan. Kalau sampai itu habis masa depan saya akan suram. " Ucap Sammy dengan wajah yang di buat sesedih mungkin agar berharap Cristal mengasihaninya.
" Apa kau juga takut miskin ?" Tanya Cristal sambil menatap tajam pada Leo yang langsung menggelengkan kepalanya.
Dia tidak ingin di cap susah dan miskin oleh Cristal karena dia juga memiliki beberapa persen saham di perusahaan milik Ars dan juga ada beberapa toko perhiasan.
Dan Leo rasa itu cukup untuk menunjang masa depannya dan juga anak dan istrinya kelak dan Leo harap Delisha bisa menerimanya.
Karena beberapa hari ini setelah kejadian malam itu, Delisha dan kakaknya tidak akan lagi bersembunyi dan menolaknya dan juga Sammy yang memang ingin bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan malam itu.
" Bagus juga kau tidak takut miskin. Aku pergi sekarang, Di mana alamat mereka ?"
" Apa lagi Leo ?"
" Apa Nyonya ingin pergi seperti ini ? Memakai sendal jepit saja ?" Cristal menatap penampilannya dari atas hingga ke bawah karena menurutnya tidak ada yang salah dari semua itu.
Jadi di mana masalahnya ?
" Kenapa ? Mall tempat kami akan belanja itu milik suami ku. Jadi terserah ku ingin melakukan apa pun. " Leo pun membiarkan Cristal pergi begitu saja setelah mendengar apa yang menjadi jawaban dari Cristal.
Memang benar apa yang di katakan Cristal itu benar, Bahwa Mall itu milik suaminya jadi terserah dia ingin melakukan apa.
Lagi pula siapa yang berani mencubit penampilan Nyonya besar seperti Cristal ?
Jika ada yang berani mencibir Nyonya besar seperti Cristal pasti orang tidak tidak mengerti siapa Cristal dan siapa suaminya dan latar belakang keluarga bedanya.
__ADS_1
Jika mereka tau mereka tidak akan mungkin berani melakukan itu padanya.
Leo dan Sammy bisa bernafas lega karena Cristal mau membantu mereka.
Tapi saat merek hendak pergi dari rumah besar itu, Ars menghentikan langkah mereka.
" Sedang apa kalian di sini ?" Tanya Ars dengan sengit sambil menatap dua orang yang membuatnya pusing hingga membuat kepalanya sakit.
" Kami--"
" Meminta Nyonya Cristal untuk menemani calon istri kami untuk berbelanja karena mereka tidak ingin kami temani. " Leo sudah lemas ketika mendengar jawaban dari Sammy yang akan mempersulit hidup mereka berdua setelah ini.
" Apa ? " Sammy langsung menutup telinganya saat mendengar suara Ars yang meninggi dan raut wajah ya berubah menjadi kesal.
Sementara Leo, Dia hanya bisa pasrah saja setelah ini pasti mereka tidak akan baik-baik saja melihat dari raut wajah Ars yang sangat menyeramkan seperti ini.
Lebih tepatnya tidak percaya dengan apa yang di katakan Sammy tadi.
" Kau bilang apa ?" Ars sudah mencengkram kerah kemeja yang di kenakan Sammy hingga membuat lehernya sedikit tercekik karena ah Bos besarnya itu.
Suami dari Nyonya baik hati tidak sombong dan rajin menabung bernama Cristal sayana Bridge.
" Tu-an...Maafkan saya. "
" Berani sekali kau menyuruh istri ku untuk menemani wanita mu untuk berbelanja. Kau pikir kau siapa berani memerintah istri ku ?" Ars semakin menatap sengit pada Sammy namun Leo juga merasa dia terlibat di sini maka dia juga berusaha untuk menyelamatkan Sammy dari amukan Ars yang bisa saja menyakiti Sammy karena pria itu sangat mencintai istri tercintanya dan begitu cemburu buta.
" Wanita kami tidak ingin pergi bersama kamu Tuan. Jadi kami meminta tolong pada Nyonya Cristal untuk menemani mereka berbelanja perlengkapan pernikahan untuk mereka sendiri. "
" Bajingan " Ars langsung menjambak rambut Leo dan juga Sammy hingga menyebabkan dua orang asisten tersebut langsung memekik karena merasa sakit.
...💐💐💐...
__ADS_1