
Mendapatkan kabar tentang Ars yang berada di dalam Apartemen Anna membuat hati Cristal kembali sakit.
Sakit yang kemarin belum hilang, Kini kembali lagi dengan masuknya sebuah pesan ke ponselnya yang menunjukan sebuah foto pria tengah tertidur dengan tengkurap di atas ranjang yang berantakan hanya dengan buatan selimut putih membuat Raut wajah Cristal semakin menatap datar.
Dia sudah terlalu baik lah selama ini dengan Ars ? Tidak kah pria itu tau seberapa sakitnya hantu Cristal mendapatkan foto bahwa suaminya tengah tertidur bertelanjang dada dan mungkin saja dia tidak memakai apa pun lagi di balik selimut itu.
Tau kah Ars jika hati Cristal tidak bisa menerima semua itu ?
Siap kan kamu membagi suami mu dengan ku ? Aku akan menyebutnya suami kita mulai saat ini karena sejak dulu pun Ars hanya milik ku dan kamu yang merebutnya. Maka aku akan kembali merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku.
Isi pesan tersebut membuat cengkraman di ponselnya semakin mengerat.
Bukan hanya itu saja dia juga mendapatkan satu buah foto lagi saat suaminya tidur dalam pelukan wanita itu.
Apa yang harus Cristal lakukan saat ini ? Apa dia harus memulai rencananya ?
Baik lah jika itu yang di inginkan Ars, Dia akan memainkan perannya saat ini.
Ars yang membuatnya seperti ini, Maka dia akan melakukan apa yang seharusnya dia lakukan.
Tidak ingin menunda waktu lagi, Cristal pun memilih turun untuk memasak makan malam untuk ayah mertuanya.
Dia tidak akan membiarkan ayahnya tau tentang kejadian hari ini.
Kejadian di mana Ars telah bercinta dengan kekasihnya.
Sementara di apartemen Anna, Lebih tepatnya apartemen milik Ars yang di tempati Anna, Pria bertubuh tinggi tegap gagah berotot itu baru saja terbangun dari tidurnya.
Dia merenggangkan otot-ototnya sebelum benar-benar terbangun.
Deg !
Jantung Ars berdegup kencang saat dia menyadari bahwa dia telah tertidur lama sekali hingga saat dia terbangun jam sudah menunjukan pukul 20.21 waktu setempat.
Yang membuatnya semakin kaget adalah, Saat dia menyadari bahwa dia tidak memakai apa pun lagi di balik selimut itu.
Sementara di sampingnya, Wanita itu juga sama sepertinya, Tidak memakai apa pun lagi selain selimut yang menutupi tubuh mereka.
" Sial ! aku terlambat makan malam dengan Cristal dan ayah. Bagaimana jika Cristal bertanya aku dari mana ?" Dengan segera Ars kembali memakai pakaiannya yang berceceran di lantai dan memakai nya dengan asal.
__ADS_1
Lalu Ars terburu-buru keluar dari apartemen tersebut tanpa mengatakan hal apa pun pada Anna.
Bersyukur Leo masih menunggu di sana. Ars cukup lega, Tapi ternyata yang di sana bukan Leo karena mungkin saja Leo kembali ke perusahaan dan mengirimkan supir lain untuknya.
" Cepat ! Aku harus segera sampai di rumah. " ucap Ars pada supirnya.
Mobil pun sudah melaju dan menuju rumah megah tempat di mana dia memang harus kembali.
Karena di sana ada istrinya dan juga ayahnya yang menunggu kepulangannya setiap hati.
" Cristal, Sudah lah nak. Ars mungkin sedang di jalan pulang. Makan lah lebih dulu. Kamu belum makan sejak tadi dan melewatkan jam makan malam kamu. " Cristal hanya tersenyum saja dengan apa yang di katakan ayah mertuanya.
Dia tidak bisa makan jika Ars belum sampai dan itu sudah kebiasaannya.
" Suami Cristal bilang dia akan pulang dan makan malam di rumah ayah. Lagi pula Cristal tidak akan bisa makan jika belum melihat suami Cristal ayah. " Jika begini, Ayah Frans tidak akan bisa lagi membujuk menantunya.
Yang kurang ajar dan bodoh itu anaknya sendiri.
Jika saya dia tidak sakit seperti ini, Ingin sekali dia menghantam Ars untuk melampiaskan kekesalannya.
" Mungkin suami Cristal sedang sibuk ayah, Mungkin--" Cristal melihat suaminya yang baru saja sampai di meja makan dengan penampilan yang berantakan.
Tangannya mengepal kuat menggenggam serbet yang tengah di pegangnya saat itu.
" Ayah mungkin suami Cristal sibuk di luar sana. Jadi baru bisa pulang saat ini. " Ars menatap Cristal dengan tatapan tak terbaca.
Apa Cristal mengetahui segala yang dia lakukan ?
Kenapa sepertinya Cristal tengah menyindirnya saat ini ?
" Sebentar, Aku akan memanaskan makanannya, Atau ingin aku memasarkan sesuatu ? Spaghetti mungkin ?" Tawar Cristal pada suaminya.
" Ini saja. Aku sudah lapar. " Ars pun langsung duduk di kursinya dan langsung melahap makanan yang sudah di sediakan istrinya.
Melihat Ars yang makan dengan lahap seperti itu membuat hati Cristal sakit.
Apa sebegitu sibuknya kah Ars bercinta dengan kekasihnya hingga tidak sempat makan ?
" Kenapa terus melihat ku ? makan lah, Bukan kah ayah bilang kau juga belum makan ?" Cristal tersenyum mendengar penuturan suaminya.
__ADS_1
" Aku sudah kenyang. "
" Bagaimana kau bisa mengatakan bahwa kau kenyang sementara kau belum makan apa pun. " Ars marah dengan jawaban yang di berikan istrinya.
Bukan kah tadi ayahnya bilang bahwa Cristal belum makan ? jadi kenapa sekarang istrinya itu mengatakan bahwa dia sudah makan ?
" Kenap aroma mu tidak sedap Ars ? Sebenarnya apa yang kau lakukan di luar sana ? Aroma mu tercium seperti seseorang yang habis--"
" Ars bekerja di luar ayah. Jadi seperti ini lah, Lagi pula Ars meninjau proyek di luar. " Sebisa mungkin dia beralasan.
Tapi Cristal tau bahwa itu memang hanya sebuah alasan saja.
" Suami Cristal bekerja ayah. Lagi pula Cristal tidak mencium aroma yang aneh dari tubuh suami Cristal jadi ayah tidak perlu khawatir dengan apa yang di lakukan suami Cristal di luar sana. "
" Tunggu sebentar, Aku akan membuatkan kamu teh. Mau aku membawanya ke sini atau ke kamar saja ?"
" Ke kamar saja ! Aku ingin bicara dengan mu. " Cristal mengangguk dan meninggalkan meja makan untuk membuat teh hangat untuk suaminya lalu dia kembali ke kamar untuk membawa teh tersebut dan menyiapkan pakaian suaminya.
Saat Cristal keluar dari ruang ganti dia sudah melihat suaminya yang duduk di bibir ranjang mereka.
Ars hendak bicara pada Cristal, Tapi Cristal yang lebih dulu bicara pada suaminya.
" Aku baik-baik saja. Tapi tolong pastikan bahwa kamu tidak kelaparan saat pulang. " Tatapan tajam yang menusuk Ars berikan pada Cristal.
Dia susah menduga sesuatu yang ada di pikirannya saat ini.
" Apa kau mematai di luar sana ? Kau mengirimkan orang untuk melaporkan semua kegiatan ku pada mu iya ?" Ars mencengkram tangan istrinya dan masih menatap tajam pada Cristal.
Tapi kenapa istrinya masih bisa tersenyum saat dia tengah marah seperti ini ?
Ars tidak habis pikir dengan wanita ini. Apa dia tidak takut sama sekali ?
" Aku tidak perlu mencari tau apa yang kamu lakukan di luar sana. Karena mulai saat ini dan seterusnya akan ada sendiri orang yang melaporkan kegiatan kamu bersamanya. " Jawab Cristal pada suaminya dengan wajah tenang.
Tidak sedikit pun dia merasa takut dengan suaminya.
" Apa maksud mu ? " Cristal tidak menjawab tapi dia mengambil ponsel di saku gaunnya dan menunjukannya pada Ars.
" Tanpa aku minta pun dia sendiri yang membocorkan apa yang kamu lakukan dengannya. Jadi tolong, Jangan sampai berita ini sampai di telinga ayah. Bahwa putra kebanggaannya terjerumus dalam kubangan dosa. Jangan membuat ibu menangis karena melihat putranya yang telah salah memilih jalan. " Cristal melepaskan tangannya yang di cengkram Ars dan membantu membuka kemejanya.
__ADS_1
" Aku akan membuang kemeja ini. Karena aku tidak akan Sudi melihat apa yang di pakai suami ku di sentuh wanita itu. Dan satu lagi. Jangan salah kan aku jik aku akan membalas apa yang dilakukan pada ku !"
...💐💐💐 ...