RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Masalah Yang Sama


__ADS_3

Hari ini, Entah mengapa baik Ars mau pun Cristal mereka harus menghadapi masalah yang sama.


Entah kenapa asisten mereka berbuat ulah dan mereka yang harus menyelesaikannya hari ini.


Dan di sini lah mereka berempat di ruang tamu di mana Leo dan Sammy hanya bisa tertunduk lesu karena tidak berani menatap bos mereka masing-masing apalagi kini sepasang suami istri itu sudah memperlihatkan wajah masamnya yang siap menyantap mereka hidup-hidup saat itu juga.


Terdengar helaan nafas berat dari Cristal yang membuat mereka sebagai tersangka juga mendesah berat.


Mereka juga tidak menyangka bahwa ini semua bisa terjadi. Awalnya semua ini karena ajakan Sammy yang membawanya ke sebuah club' malam hingga mereka mabuk dan berakhir dengan seorang wanita yang ternyata baru pertama kali mereka temui dan yang lebih membuat mereka tidak habis pikir adalah wanita yang mereka tiduri adalah saudari kembar.


Dan hal itu membuat mereka tidak habis pikir.


" Sekarang katakan di mana wanita yang kalian tiduri ? Dan kamu Sammy, Aku tidak menyangka jika kamu bisa melakukan hal seperti ini. " Sammy hanya bisa terus tertunduk malu karena merasa bersalah dengan apa yang telah menimpa nasibnya dan juga Leo.


" Mereka ada di mobil Nyonya. " Jawab Leo pada Cristal karena Sammy tidak berani menjawabnya.


" Bawa mereka ke hadapan ku saat ini. Bagaimana pun kalian harus bertanggung jawab. "


" Bi-biar aku yang memanggilnya. " Sammy langsung meninggalkan tempat peradilan itu dan memanggil ke-dua wanita yang telah dia dan Leo tadi malam.


Setelah kepergian Sammy, Leo pun menjadi bahan peradilan oleh Ars saat ini.


" Nikahi dia. Kau harus bertanggung dengan semua ini. Jangan melakukan kesalahan yang sama yang pernah ku lakukan. Tapi wanita itu dari club'. Jangan bilang--"


" Aku yang pertama Tuan. " Jawab Leo yang membuat Cristal tidak habis pikir dengan semua itu.


" Ya Tuhan, Cobaan apa lagi ini ?" Ucapnya dengan penuh keresahan.


Bagaimana bisa Leo dan Sammy bisa terjebak dengan wanita di malam yang sama.


Itu Cristal belum mengetahui bahwa wanita itu kembar, Lalu bagaimana jika Cristal mengetahui jika mereka kembar.


Dan benar saja apa yang di khawatirkan Leo terjadi langsung saat Cristal melihat ke-dua wanita yang berjalan dengan kesusahan dan wajah mereka juga sama.

__ADS_1


" Ya Tuhan..." Cristal semakin memijat kepalanya yang terasa pusing seketika saat melihat dua orang gadis yang memiliki wajah serupa.


" Mereka kembar Leo ? "


" Benar Nyonya. "


" Astaga Sayang, Kepala ku pusing. " Ars langsung memeluk tubuh istrinya yang terlihat sangat shock dengan keadaan yang tengah di hadapi kedua asisten mereka.


Di mana Leo menjadi tanggung jawabnya dan Sammy juga menjadi tanggung jawabnya Cristal.


" Duduk !" Dengan takut mereka semua duduk di depan Ars dan juga Cristal.


Kini mereka, Ars dan Cristal sudah terlihat seperti orang tua yang mendapati anaknya berbuat salah.


" Siapa nama kalian ? Dan kenapa kalian bisa di club' ?" Tanya Ars yang terlihat begitu mengintimidasi lawan bicaranya.


Jika sudah begini, auranya memang sangat keluar dan terlihat luar biasa.


Mereka terlihat habis menangis dengan mata yang memerah dan bengkak.


" Kami bekerja di club' sudah 6 bulan Tuan. Kami hanya pelayan biasa yang bekerja untuk kehidupan kami sendiri. Kami hanya anak yatim yang sudah kehilangan orang tua kami sejak usia 14 tahun. Kami hanya pelayan biasa yang mengantarkan minuman. Dan tadi malam--"


" Jangan di lanjutkan. " Ucap Cristal yang melihat adik dari wanita yang sedang menjelaskan padanya sudah menangis di dalam pelukan sang kakak.


" Delisha, Jangan menangis oke. Mereka akan bertanggung jawab atas kalian. Mereka akan menikahi kalian berdua. Aku akan memastikan bahwa mereka akan bertanggung jawab pada kalian. " Perlahan wanita bernama Delisha mengangkat wajahnya dan memberanikan diri melihat ke arah Cristal yang memberikan senyuman indah padanya .


" Jangan takut oke..." Wanita mungil mengangguk dengan wajah yang masih berlinang air mata.


" Siapa yang kau tidur Leo ?" Tanya Ars pada asistennya yang telah membuatnya kecewa parah.


" Delisha Tuan. " Jawab Leo dengan tegas tanpa rasa takut sedikit pun berbeda dengan Sammy yang tidak berani menatap Ars maupun Cristal di depannya.


" Berarti Danisha yang kamu tidur Sammy ?"

__ADS_1


" I-iya Nyonya. " Merek kembali mendengar helaan nafas berat dari Cristal yang mana membuat Ars juga merasakan hal yang sama dengan istrinya.


" Tapi kami tidak ingin menikah Nyonya. Kami Belum siap menikah. Kami masih harus bekerja untuk melunasi hutang ke-dua orang tua kami yang meninggalkan begitu banyak hutang karena berjudi. " Cristal mengusap keningnya yang terasa semakin berdenyut di kepalanya.


" Kalian berdua harus melunasi hutang orang tua mereka dan segera menikahi mereka secepatnya juga ! Aku tidak mau tau dan mendengar alasan apa pun lagi dari kalian. Pikirkan benih kalian yang mungkin saja saat ini sudah berenang di dalam sana dan sampai di sel telur. Dia akan terus berkembang setiap harinya hingga menjadi Janin. Lalu bagaimana jika kalian hamil dan tidak mau menikah ? Pikirkan anak kalian. Mereka tidak berdosa hanya karena perbuatan orang tua mereka yang salah dan membuat dosa. " Delisha semakin menangis saat Cristal menyinggung soal anak yang mungkin saja bisa tumbuh di dalam hatinya saat ini.


Tapi menikah dengan pria yang berwajah datar seperti itu, Delisha takut.


Pria itu sangat dingin dan diam. Delisha takut jika harus menikah dengan pria itu. Dia takut akan di siksa atau di buang nantinya.


" Kenapa kau terus menangis ?" Tanya Ars pada wanita yang akan menikah dengan Leo.


Begitu juga dengan Leo. Melihat wanita yang di tidurinya tadi malam terus saja menangis sejak mereka bangun tadi pagi hingga saat ini.


" Saya tidak ingin menikah Tuan. Biar saja, Jika saya hamil saya akan mengurus anak saya sendiri. Tapi saya tidak ingin menikah dengan Tuan itu. "


" Tapi bagaimana bisa kau tidak ingin menikah dengan ku ? Bagaimana jika anak itu benar-benar hadir ? Aku tidak akan membiarkan anak ku kekurangan suatu apa pun selagi aku masih hidup !" Melihat wajah Leo yang terlihat marah membuat Delisha semakin menangis dan dia merasa sedih dengan kehidupannya saat ini.


" Tidak bisa kah berbicara dengan lembut Leo ? Calon istri mu itu ketakutan pada mu. Kau seharusnya mencanangkannya. Bukan malah memarahinya dan berkata kasar seperti itu !"


" Maafkan saya Nyonya. " Leo pun menyesal karena telah berkata seperti itu.


Apalagi saat Cristal langsung yang menegurnya seperti itu.


" Apa kau juga tidak ingin menikah ?" Tanya Ars lagi pada Danisha wanita yang akan menjadi istrinya Sammy.


" Benar Tuan. "


" Tapi kenapa ?" Cristal mulai jengah dengan kondisi seperti ini.


" Kami hanya orang miskin Nyonya. Kami harus bekerja untuk membayar hutang orang tua kami. Bukan menikah seperti ini. Lagi pula kami tidak ingin di katakan menjebak pria kaya agar hidup enak. "


...💐💐💐 ...

__ADS_1


__ADS_2