
Banyak sekali perubahan yang di rasakan Ars mau pun Cristal dalam hidup mereka semenjak hadirnya Baby Belle dalam hidup mereka.
Dari mulai Cristal yang tidak ingin memakai jasa Baby sitter dan memutuskan untuk merawat Baby Belle sendiri hingga Full ASI eksklusif membuat Ars semakin berdecak kagum melihat kelihaian sang istri dalam mengurus rumah tangga mereka.
Cristal bisa mengurusnya di pagi hari dan mengurus Baby Belle hingga dirinya sendiri juga.
Sungguh luar biasa sekali memang istrinya itu dan Ars benar-benar merasa bangga dengan kehebatan istrinya.
Seperti siang ini Ars yang kembali pulang ke rumah dengan alasan merindukannya beserta sang putri tercintanya.
" Jangan lagi mengganggunya Sayang. Baby Belle baru saja selesai minum susu. Dia harus tidur siang. " Ars hanya tertawa bodoh saat kedapatan oleh Cristal kembali hendak menganggu anak mereka.
" Aku tidak menganggu Baby Belle Sayang. Aku hanya--"
" Apa lagi ? Mencubit Pipinya atau apa ?" Kembali Ars merasa bodoh karena ketahuan oleh istrinya saat dia menganggu sang anak.
" Kenapa semakin hari dia semakin menggemaskan Sayang ? Jika begini terus aku tidak bisa kerja. Aku selalu ingin pulang lebih cepat untuk melihat Belle. Pikiran ku terus tertuju padanya. " Cristal menghela nafasnya berat saat mendengar alasan yang selalu sama sejak merek pulang ke rumah dan sejak saat itu juga Ars yang sering pulang siang ke rumah dan sering juga tidak mau kembali ke kantor karena ingin bermain dengan anaknya.
" Pindahkan saja kantor kamu di halaman depan rumah kita. " Ars sedikit berpikir dan langsung mengiyakan apa yang di katakan istrinya.
" Kamu mau apa ?" Tanya Cristal saat melihat suaminya yang mengambil ponsel dan terlihat sedang menghubungi seseorang dan bisa saja yang di hubunginya adalah Leo asistennya.
__ADS_1
" Leo. Aku ingin dia membuatkan Bangunan baru di depan sana untuk kantor pribadi ku dan sebuah ruangan meeting minimalis tapi mewah. Aku ingin--halo Leo buatkan janji dengan arsitek untuk membuatkan kantor di depan rumah ku. Aku ingin bangunan minimalis tapi mewah untuk ruangan kerja ku dan ruang meeting sederhana saja. "
" Tidak !" Jawab Cristal langsung mengambil alih ponsel suaminya dan berbicara dengan Leo.
Sementara Leo yang berada di sebrang sana hanya bisa terdiam dengan bingung karena sih bos mengatakan ini dan istrinya mengatakan itu.
Kenapa mereka berdua tidak bisa membiarkannya hidup dengan tenang menjalani pekerjaannya dan juga hari-harinya ?
Setidaknya biarkan Leo tidur dengan tenang di akhir pekan itu sudah lebih dari cukup untuk ya.
" Leo kau dengar aku tidak ?"
" Dengar Nyonya. "
Jika biasanya terjerat benang merah dan cinta segitiga itu hanya tiga orang, Ini mereka malam empat orang.
Jadi apa ini semua bisa di katakan kita segiempat ? atau lebih tepatnya rumus kubus ?
p × l × t dan jadi lah mereka berempat.
Di mana di dalam kubus itu ada Cristal, Ars, Leo dan juga Sammy.
__ADS_1
Menggelikan memang, Tapi apalah daya jika Tuhan sudah memberikan jalan seperti ini ?
" Jadi tunggu apa lagi ? Jemput Tuan mu dan bawa dia kembali ke kantornya. Aku pusing melihatnya di sini dan terus menganggu putri ku !" Ars menatap nanar pada Cristal yang mengusirnya untuk kembali ke kantor karena terus menganggu anak mereka sejak tadi.
Cristal sendiri yang melihat wajah sendu suaminya berusaha agar tidak lagi terpancing emosinya dan malah berbelas kasih padanya.
" Mau pergi bekerja atau aku akan marah ?" Melihat istrinya yang sudah dalam mode serius Ars pun tidak berani lagi untuk berbuat ulah dan menganggu Baby Belle.
Maka dari itu dia memilih untuk pergi dari kamar mereka dan kembali bekerja ke kantor.
Namun sebelum itu Ars kembali memohon agar Cristal mengijinkannya untuk tinggal.
" Sayang .." Rengeknya pada sang istri berharap istrinya akan seperti biasa dan membelanya
Tapi tidak, Kali ini Cristal tidak akan membiarkan Ars di rumahnya siang ini dan terus menganggu Baby Belle.
" Mau bekerja atau aku akan benar-benar marah ?" ancam Cristal lagi dan Ars pun langsung menciut seketika.
" Oke Fine. Aku pergi dan kembali bekerja. Tapi tolong biarkan aku mencium Baby Belle sekali lagi Sayang. "
" Tidak !" Tolak Cristal dengan tegas dan karena itu juga lah Ars pun memilih untuk pergi dari kamarnya dan kembali pergi bekerja di kantornya.
__ADS_1
...💐💐💐...