
Sejak pagi Leo dan Sammy sudah bersiap dan merasa deg-degan dengan acara ini.
Acara di mana mereka akan mengucap janji suci di mana mereka akan menjadi suami nantinya.
Seperti saat ini, Ars berdiri di depan dua orang pria yang terlihat gigi dan gelisah.
" Menikah saja kalian bingung. Bagaimana menjalani malam pertama nanti. " Sindir Ars pada para asisten itu karena dia merasa iri.
Mereka bisa langsung melakukan itu bersama istri mereka.
Sementara dia dan Cristal dulu setelah beberapa bulan menikah baru melakukan hal itu.
Terlebih lagi Ars melakukan itu setelah dia melakukan hal itu juga terhadap Anna.
Beruntungnya Ars, Bahwa Cristal tidak meninggalkannya dan malah memaafkannya serta begitu sabar menerima semua kesalahannya di masa lalu.
" Pokoknya kalian tidak boleh cuti. " Baik Leo mau pun Sammy mereka langsung menatap pada bos yang jahat itu.
Bagaimana bisa setelah mereka menikah tidak ada cuti sama sekali.
Yang benar saja bos mereka itu.
" Aku dulu juga tidak cuti setelah menikah."
" Tapi kan itu Tuan, Kami--" Sammy tidak berani melanjutkan kata-katanya saat melihat tatapan tajam Ars yang menatap ke arah mereka berdua.
Sammy menundukkan kepalanya, Sementara Leo hanya bisa mendesah pasrah saja.
Karena dia tau bahwa saat ini Bosnya merasa iri. Jika dulu dia bahkan langsung pergi meninggalkan Cristal setelah pesta pernikahan dengan tidur di apartemen dan tidak pulang selama beberapa hari karena pergi ke luar negri untuk urusan bisnis.
Sementara mereka saat ini, Cristal memberikan mereka cuti selama seminggu untuk berbulan madu.
Tapi mereka bisa apa jika Ars sudah mengatakan hal seperti itu. Mereka tidak memiliki cuti apalagi berbulan madu.
Alasannya cuma satu. Ars merasa iri dengan mereka berdua.
__ADS_1
" Tapi tiket pesawat dan resort yang sudah di pesan Nyonya bagaimana Tuan ?" Sammy kembali memberanikan diri bertanya pada Ars karena Cristal sudah mempersiapkan segalanya.
" Aku akan menggantinya. Jadi jangan khawatirkan hal sepele seperti itu. " Ars meninggalkan mereka yang berada dir uang tunggunya.
Acara sakral itu pun di gelar. Baik Leo dan Sammy serta para wanita mereka sudah berada di altar pernikahan.
Leo menatap kagum pada Delisha yang terlihat sangat luar biasa siang ini.
Begitu juga dengan Sammy yang juga menatap penuh kagum pada Danisha yang tak kalah cantiknya dengan Delisha istrinya Leo.
Setelah mengucapkan janji suci pernikahan, Mereka sudah menjadi sepasang suami istri yang sah di mata agama dan negara.
Seperti biasa, Delisha tersipu mu setiap kali Leo menatap padanya dengan tatapan memujanya.
Sementara Sammy yang menatap Danisha hanya mendapatkan pelototan matanya saja.
" Jangan melihat ku seperti itu. Aku tidak akan tersipu seperti Delisha saat di tatap asisten dingin itu. "
" Tapi Delisha terlihat bahagia bersama Leo. Sementara aku sendiri, Menatap istri ku saja pun aku tidak boleh. " Danisha menjadi lemah setiap kali melihat Sammy seperti ini.
Dia bukan tidak suka di tatap oleh Sammy, Hanya saja dia malu dan merasa tidak biasa di tatap seperti itu.
Itu artinya Danisha menyukainya atau bahkan sudah mencintainya.
Bukan kah itu lebih baik ?
" Jadi bagaimana jika aku melakukan hal ini. "
Cup
Sammy mengecup bibir Danisha lagi setelah tadi mereka melakukan ciuman setelah resmi menjadi sepasang suami istri.
Jika tadi saja Danisha sangat malu karena banyak di lihat orang, Begitu juga dengan saat ini.
Sammy mengecup bibirnya dan itu membuat pipi Danisha bersemu merah dan jantungnya berdetak kencang.
__ADS_1
" Kenapa ? Apa jantung mu semakin berdetak kencang ? Coba sini biar aku dengarkan dulu. Apa benar dia berdetak sangat kencang ?" Bun sempat Sammy melakukan hal itu Danisha sudah mendorong tubuhnya lebih dulu.
Dan apa yang di lakukan Danisha padanya membuat Sammy merasa bahagia karena dia berhasil melihat wajah Danisha yang tersipu malu dengan senyuman setipis bulan sabit di bibir indahnya membuat Sammy merasa damai.
Seakan dia menemukan kebahagiaan baru bersama Danisha.
Benarkah jika Danisha adalah jodoh yang di siapkan Tuhan untuknya walau dengan cara yang salah setidaknya Sammy sangat berterima kasih pada Tuhan karena telah menghadirkan sosok istimewa seperti Danisha untuknya.
Setidaknya dengan hadirnya Danisha Sammy bisa melupakan perasaannya terhadap Cristal dan Sammy berharap banyak untuk itu agar dia dan Danisha bisa menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis bersama anak-anak mereka kelak.
Lain Sammy, Lain pula dengan Leo yang terlihat begitu bahagia dengan Delisha saat ini.
Delisha merasa sangat beruntung bisa menikah dengan Leo yang terlihat sangat dingin pada orang lain tadi bisa sehangat itu saat dengannya dan Delisha berharap hanya dia saja lah yang bisa menikmati kehangatan dari seorang Leo.
Leo sendiri yang di tatap seperti itu oleh Delisha cukup bertanya-tanya kenapa sejak tadi Delisha menatap padanya ?
" Kenapa Del, Apa ada yang salah dengan wajah ku ?" Tanya Leo dengan lembut pada istrinya.
Delisha hanya menggelengkan kepalanya dengan lucu saat menjawab pertanyaan suaminya.
Suami ? Jika mengingat kata suami Delisha masih tidak percaya dengan apa yang dia alami saat ini bahwa dia sudah sah menjadi istri dari seorang Leonardo Lenore seorang asisten yang sangat terkenal itu.
Bahkan beberapa kali saat Delisha jalan bersama Leo, Banyak orang yang menyapa mereka dengan sopan dan penuh penghormatan.
Seperti Leo ini memiliki power penting dalam dunia bisnis.
" Lalu kenapa menatap ku seperti itu ? " Tanya Leo lagi pada Delisha karena ini adalah pertama kalinya Delisha berani menatapnya lebih dari 5 detik dan itu sudah menjadi kemajuan bagi Delisha untuk Leo.
" Tidak ada, Aku hanya penasaran dengan kakak saja. Kenapa kakak bisa sangat tampan dengan jas putih ini ? " Lagi-lagi Leo hanya bisa tersenyum melihat tingkah Polos Delisha yang sangat menggemaskan baginya.
" Kak..." Panggil Delisha lagi pada Leo suaminya.
" Ya ?" Jawab Leo tak kalah lembutnya dengan sapaan Delisha.
" Boleh kah aku mencintai kakak ? Maksud ku aku ingin benar-benar membangun kehidupan rumah tangga dengan kakak. Bukan hanya karena sebuah tanggung jawab karena apa yang telah terjadi dengan kita. Tapi aku ingin mencintai kakak karena Kakak suami ku sekarang. " Ucap Delisha dengan jujur hingga membuat Leo pun merasa sangat bahagia jika Delisha ingin mencintainya seperti apa yang di katakannya tadi.
__ADS_1
" Cintailah aku Del, Begitu juga dengan aku. Aku akan berlayar dan berusaha untuk mencintai mu sebagaimana mestinya kamu yang juga mencintai ku. Maka dari itu, Mari kita sama-sama belajar mencintai satu sama lain agar kehidupan rumah tangga kita semakin baik ke depannya. " Delisha menganggukkan kepalanya pada Leo dan memeluk tubuh pria yang telah menjadi suaminya saat ini.
...💐💐💐...