RATU YANG TERBUANG

RATU YANG TERBUANG
Sammy


__ADS_3

Jika tadi saat Leo dan Delisha terlihat sangat hangat dan ingin memulai semuanya, Lain Sammy dan Danisha yang terlihat sangat ekstrem menurut Cristal.


Bagaimana tidak ekstrem jika mereka berdua terlibat pembicaraan alot dengan saling keras dan tidak mau mengalah.


" Aku tidak ingin pesta mewah dan banyak orang. "


" Tapi aku ingin mereka tau bahwa aku ini Kaya. Aku bisa memberikan mu pernikahan mewah seperti orang di luar sana. "


" Apa kau kira aku akan tertarik dengan harta mu iya ?"


" Kau----"


" Apa ?" Tantang Danisha.


Dia berkancak pinggang di hadapan Sammy yang sejak tadi mencari masalah dengannya.


Entah mengapa juga Danisha merasa bahwa Sammy ini sangat menyebalkan sekali.


Bagaimana jika Danisha hidup bersamanya, Bisa-bisa darah tinggi Danisha akan naik setiap harinya.


Huh !


Terdengar helaan nafas dari Sammy yang membuat Danisha mengalah.


Jika mereka terus seperti ini itu tidak akan pernah selesai.


Maka dari itu, Danisha juga mengalah demi semua ini.


" Dengarkan aku Danisha, Usia ku memang tidak setua calon suami adik mu, Tapi aku tidak akan membuat hidup mu susah. Aku memang seperti ini orangnya. Aku tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan wanita lain. Aku pernah mencintai seseorang bahkan mungkin hingga saat ini. Tapi aku tidak mungkin memilikinya. " Kali ini Danisha terlihat tertarik dengan pembicaraan mereka.


Di mana masa lalu Sammy menjadi bahan yang akan mereka bicarakan saat ini.


" Kenapa ?" Danisha kembali mendengar helaan nafas berat dari Sammy yang terlihat seperti memandang perasaan besar di dalam hatinya.


" Kau benar ingin tau ? Apa kau tidak bosan ? Lebih baik ayo kita pergi ke cafe atau minum kopi saja. Aku lapar. "

__ADS_1


" Lapar itu makan ! Bukannya minum kopi. pantas saya badan mu kurus ternyata kau itu banyak mengonsumsi kafein. " Sammy menatap Danisha dengan seksama.


Dia merasa bahwa Danisha ini sangat cerewet sekali. Sangat berbeda dengan Delisha calon istrinya Leo.


" Sudah ayo makan. "


" Jawab dulu pertanyaan ku tadi. Kanapa kau tidak bisa memilikinya ? Apa jangan-jangan kau pecinta pelangi ya ?" Mata Sammy membulat sempurna saat Danisha mengatakan bahwa dia adalah kaum pelangi.


Dia cukup waras dan bahkan sangat-sangat waras. Dia memang tinggal di negara besar di kota besar seperti ini, Tapi dia masih sangat normal.


Dia bukan kaum pecinta pelangi apa lagi salah satu di antara mereka.


Sammy tidak menjudge mereka di luar sana yang menjadi kaum pelangi karena itu mungkin pilihan mereka.


Tapi Sammy tidak seperti itu. Jadi dia shock saat mendengar Danisha mengatakannya kaum pelangi.


" Hey ! Aku ini normal ya. Apa kau ingin kembali merasakan kegagahan ku iya ? Jika iya aku ke apartemen ku. Aku akan menunjukan pada mu bagaimana gagahnya aku "


Plak ! Plak ! Plak !


" Kau gila ya ?"


" Ya aku memang gila dan aku akan menyadarkan orang yang lebih gila seperti mu. " Danisha terus memukuli Sammy hingga tangannya berhasil di tangkap oleh pria itu.


Sejenak tatapan ke-duanya bertemu. Baik Sammy dan Danisha mereka sama-sama menyelami mata pasangan mereka masing-masing sampai Sammy merasa bahwa mata coklat bening milik Danisha menariknya lebih dalam untuk menyelaminya lagi.


Begitu juga dengan Danisha yang melihat mata abu-abu milik Sammy yang membuatnya begitu terpana.


Cup...


Sammy mengecup bibir Danisha hingga membuat wanita itu semakin membatu di tempatnya saat mendapatkan kecupan manis yang baru pertama kali di rasakannya.


Memang bukan yang pertama bagi Danisha karena yang pertama adalah dari Sammy juga malam itu saat kesucian miliknya di renggut oleh Sammy dengan paksa karena tragedi malam itu.


" Kau tidak perlu tau siapa wanita itu. Tapi yang pasti aku akan membuktikan pada mu bahwa aku tidak akan pernah berpaling dari mu. Malam itu memang sebuah kesalahan bagi kita berdua. Tapi mungkin Tuhan tidak salah menyatukan kita. Hanya saja caranya yang salah. " Danisha merasa sedikit melunak saat mendengar kata-kata yang baru saja keluar dari bibir pria menyebalkan ini.

__ADS_1


Jika tadi mereka terlibat pembicaraan sengit dan tidak tentu arah, Tapi kini pembicaraan mereka sangat terarah dan Danisha merasa begitu banyak perubah dari pria ini.


" Apa kau tidak ingin memakai gaun indah saat pesta pernikahan mu ? Menjadi ratu dalam sehari bersama ku ? Apa aku terlalu buruk hingga kau tidak ingin bersama ku ?" Danisha langsung menggelengkan kepalanya karena bukan seperti itu maksudnya.


Dia tidak pernah bermaksud dan berpikiran buruk pada Sammy. Hanya saja ini terlalu cepat baginya.


Hubungan mereka yang terjadi karena sebuah kesalahan membawa mereka dalam ikatan suci pernikahan.


Danisha tidak ingin hubungan terpaksa ini. Danisha tidak ingin jika nantinya suatu saat dia sudah mencintai pria ini malah pria ini akan meninggalkannya karena tidak mencintainya atau masih mencintai wanita yang di katakannya tadi.


" Aku memang tidak mencintai mu saat ini Danisha, Tapi itu tidak menutup kemungkinan bahwa aku akan mencintai mu kelak. Tidak ada yang tau bagaimana rahasia Tuhan untuk makhluknya. Jadi kita hanya bisa berserah diri dan mengikuti jalan yang telah di persiapkan Tuhan untuk kita. "


" Aku tidak ingin melakukan pernikahan ini karena dalam hidup ku, Aku hanya ingin menikah sekali dalam seumur hidup. "


" Lalu apa kau pikir aku ingin menikah berkali-kali ? Itu akan sangat merugikan bagi ku. Aku harus berkali-kali mengeluarkan banyak uang untuk pesta pernikahan. Bukan kah lebih baik menikah sekali dalam seumur hidup ? Aku akan berusaha menjadi suami yang baik untuk mu. Jika tidak sekarang aku mencintai mu bisa saja besok bukan ?" Danisha masih terdiam karena dia masih menatap dalam pada Sammy yang berbicara dengan sangat dalam padanya.


" Percaya pada ku Danisha, Aku tidak akan pernah mengkhianati mu. Bantu aku untuk bisa lepas dari bayang-bayang cinta yang bahkan tidak akan pernah sampai padanya. Dia suda menikah Danisha. Aku juga ingin menikah dan memiliki kehidupan yang bahagia bersama mu karena aku percaya bahwa Tuhan telah mempersiapkan mu untuk ku. Kau Danisha, Kau. Aku meminta mu untuk menjadi istri ku. " Tanpa Danisha duga, Sammy malah berlutut di hadapannya dan mengambil sesuatu dari dalam saku celananya.


Apa Sammy akan melamarnya ?


" Danisha Aleta, Will you marry me ?"


Deg !


Jantung Danisha seakan berhenti berdetak saat mendapatkan lamaran mendadak seperti ini dari Sammy, Pria yang sangat tengil DNS menyebalkan menurutnya.


Tapi bisa berubah seketika saat berbicara serius seperti ini padanya.


" Aku--" Danisha melihat wajah Sammy yang terlihat serius padanya dan itu sanggup menggetarkan hati Danisha.


" Aku--menerima mu. "


" Yes ! " Serunya dengan penuh kemenangan dan berteriak di sana hingga membuat Leo kesal.


" Kau kalah kak Leo ! Aku bisa melamar wanita ! Danisha menerima lamaran ku !"

__ADS_1


...💐💐💐...


__ADS_2