
Ars menemani Cristal hari ini yang katanya akan bertemu dengan kakak tiri yang baru saja di ketahuinya bahwa dia memiliki saudara dan lebih parahnya lagi saudara tiri yang tiba-tiba saja muncul keberadaannya yang membuat Cristal harus menghadapinya saat ini.
" Kamu tenang oke, Aku akan selalu menemani kamu di sini melawannya. " Mendapatkan support sistem dari Ars seperti ini membuat Cristal merasa terlindungi dengan adanya sang suami.
" Aku akan memberikan beberapa rumah akit hingga resort untuk di kelolanya. Tapi tidak dengan perusahaan farmasi milik Ayah ku. Itu adalah usaha pertamanya yang bisa membuat ini semua. " Ars menggenggam tangan istrinya dan mengecupnya.
" Aku tidak masalah dengan itu semua Sayang. Bahkan aku berharap kamu meninggalkan semua ini karena aku masih sanggup menghidupi dan mencukupi kebutuhan kamu. " Cristal tidak setuju dengan apa yang di katakan suaminya karena memang dia tidak menyetujui itu semua.
Itu adalah peninggalan ayahnya, Jadi Cristal akan berusaha menjaga dan mengembangkan semua itu demi mengenang semangat ayahnya yang seorang dokter hasil lulusan terbaik saat itu.
Dan usahanya membangun semua ini berhasil maka Cristal ingin teru Mengembangkan usaha ini.
" Aku tidak bisa. " Ars maklum dan mengerti apa yang di rasakan istrinya karena memang dia paham sekali tentang istrinya yang begitu sangat mencintai profesinya sebagai dokter bahkan dia memiliki rumah akut gitaris untuk penderita kanker demi membantu banyak orang di luar sana.
Saat mereka masih saling menguatkan, Tiba-tiba datang seorang pria yang di ketahui Cristal adalah kakak tirinya.
" Langsung saja. Aku ingin sebagian harta milik ayah ku juga. Aku juga keturunan Anderson Bridge. Jadi aku berhak atas apa yang di wariskannya pada mu. " Ars tersulut emosi dengan pria yang sombong di depannya ini.
Tidak tahu kah wanita ini bahwa Cristal istrinya ?
__ADS_1
" Apa kau belum pernah merasakan bagaimana rasanya mulut terbakar dengan soda api ? Jika belum, aku bisa melakukan itu pada mu. "
" Apa aku mengenal mu ?" Sungguh sombong sekali wanita ini.
Dia benar-benar memancing emosi Ars saat ini. Apalagi saat wanita ini dengan Berani menunjuk Cristal dengan jarinya.
" Kau harus sopan pada istri ku !" Ars sudah tidak bisa lagi menahan emosinya karena wanita itu terus saja menyudutkan istrinya.
" Sayang, Sudah..."
" Jangan bermain dram lagi disini. Langsung saja aku ingin meminta hak ku. " Ucapnya lagi karena memang yang di inginkan hanya harta warisan yang memang ternyata sangat banyak.
" Aku akan memberikan itu pada Kakak. Tapi tidak semuanya. Aku akan memberikan beberapa rumah sakit dan Villa, Tapi tidak dengan perusahaan farmasi milik ayah. "
" Aku ingin di bagi rata ! Apa yang kamu miliki termasuk rumah yang kamu tempati. " Cristal tidak percaya dengan apa yang di katakan Kaka tirinya ini.
Itu adalah rumah peninggalan ayahnya, Banyak kenangannya di sana bersama ayahnya dan juga ibunya ternyata ibu tiri.
" Aku tidak bisa memberikan rumah itu karena itu milik ku. Ayah mengatakan bahwa itu milik ku. " Ucap Cristal tidak mau kalah.
__ADS_1
Dia tidak terima jika Kakaknya meminta rumah peninggalan ayahnya itu.
" Kau sudah banyak merasakan kehidupan yang mewah. Jadi apa salahnya jika memberikan rumah itu untuk ku. "
" Tapi aku yakin bahwa ayah mertua ku tidak mungkin tidak memberikan kehidupan yang mewah pada mu. Kenapa kau bisa di asingkan karena apa pasti ayah mertua juga memberikan kehidupan yang mewah untuk mu. " Ars langsung menjawab wanita sialan ini karena dia sudah tidak tahan karena sejak tadi Cristal terus di pojokan.
Namun, Saat mereka sibuk di restoran itu, Ars melihat bahwa Anna juga berada di cafe itu. Yang membuatnya penasaran adalah saat Anna memasuki Privat room.
Siapa yang di temuinya hingga masuk ke dalam privat room.
Bukan hanya Ars saja, Tapi Cristal juga melihat itu. Dia melihat Anna juga yang masuk ke dalam privat room.
" Lihat lah lebih dulu, Aku bisa sendiri. "
" Tapi Sayang kamu--"
" Percaya pada ku, Aku bisa. Lagi pula di sini ada Sammy juga. " Akhirnya Ars meninggalkan Cristal dan mengikuti Anna yang masuk ke Privat Room tadi.
...💐💐💐...
__ADS_1